
Cindy yang melihat raut wajah Bella mendadak berubah setelah bertemu dengan kedua orang tadi di supermarket, semakin yakin jika itu adalah laki-laki yang dulu telah merenggut kesucian nya dan itu ibu yang pernah menyuruh Bella pergi dari kehidupan anak nya dengan memberi Bella uang.
Sampai dirumah Cindy segera melihat Hp nya, tadi dia tidak membawa Hp nya karena sedang di cash. Dibuka pesan chat nya banyak sekali ada dari Adrian, grup cleaning servis, mama.
Cindy membuka pesan dari mama dulu,, bunyinya mama oke akan mengatur waktu untuk datang ke pesta Bella bersama Yon.
Cindy membuka pesan kedua dari Adrian,, isinya kalau Adrian rindu dengan nya, mulai Senin dia akan antar jemput Cindy kuliah.
Cindy juga membuka pesan grup cleaning servis sudah ramai sekali ada beberapa yang menanyakan nya dimana,, dan kabar yang paling mengejutkan tentang Bu Imelda yang masuk rumah sakit lagi.
Cindy langsung membalas chat grup teman-temannya,, mengajak mereka untuk menengok Bu Imelda besok hari Minggu, karena jika Senin sudah pasti sibuk, dan teman yang lain setuju, dan berencana langsung bertemu di rumah sakit.
Cindy membalas pesan Adrian,, mengatakan kalau dia setuju diantar jemput oleh Adrian, juga tak lupa Cindy menginfokan besok ingin menengok Bu Imelda bos nya di rumah sakit.
Selesai membalas pesan, Cindy bersiap memasak makan malam didapur, asik memasak muncul Bella yang langsung membantu Cindy.
"kamu mau masak apa untuk makan malam,,?" tanya Bella
"aku mau bikin ayam rica-rica aja mba,, makan sama kerupuk,, gak pa pa kan,," jawab Cindy
"iya mba sih oke ajah,, oiya cindy kamu gak kepo yang ketemu kita di Mall tadi,,?" tanya Bella
"gak akh mba,, Cindy udah tau dia laki-laki plin plan dan ibu nya yang sok kaya dan sombong kan,,!" jawab Cindy
"iya betul, mba gak nyangka setelah bertahun-tahun malah sekarang ketemu,, tapi kenapa setelah pertemuan tadi ko mba ada rasa khawatir ya,,?" tanya Bella
"khawatir kenapa mba,,udahlah gak usah dipikirin, semai itu cuma kebetulan aja, dan kalau mereka berulah macam-macam mba Bella tenang aja ada Cindy, ada keluarga mas Ariel, ada Adrian, juga ada bos Cindy yang pasti mau membantu mba jika kita minta tolong,,!" jawab Cindy
"iya Cindy terimakasih,, udah yuk lanjut masak habis itu mandi terus makan baru tidur deh,, besok kan masih libur kamu ada acara kemana,,?" tanya Bella
"besok Cindy mau ijin, nengok bos Cindy yang masuk rumah sakit ya mba sama temen-temen kerja Cindy,," ucap Cindy
"Hah,, sakit apa?" tanya Bella
"Cindy juga gak tau mba,," jawab Cindy
Mereka diam melanjutkan memasak nya. selesai masak ditata dimeja makan lalu segera mandi. Selesai bersih-bersih Cindy melihat Hp nya lagi ada pesan balasan dari Adrian,, dibuka dan dibaca isi nya dia akan menjemput Cindy dan akan ikut ke rumah sakit juga.
****
Keesokan harinya,, Cindy sudah bangun sudah mencuci piring bekas semalam, sambil masak nasi juga menyiapkan masakan untuk mba Bella, Ayu, dan nenek. Karena dia akan pergi ke rumah sakit.
Cindy mengirimkan pesan ke grup teman kerja nya, dan menyuruh yang lain langsung kerumah sakit dan tidak usah menunggu nya.
Karena Cindy tak tahu akan dijemput jam berapa oleh Adrian.
Memasak selesai, untung kemarin belanja bahan masakan jadi tak perlu kepasar lagi, Cindy telah menata masakan nya dimeja makan, dan segera mandi. Selesai mandi dan rapi, tak lama Adrian pun datang.
__ADS_1
"eh, pak Adrian!" ucap Bella
"pak, pak , emang saya bapak kamu apa, Cindy mana,,!" ucap Adrian
"he-he-he,, ayoo masuk nak Adrian kita sarapan bersama, pas banget Cindy masak nya sudah selesai,," ajak nenek yang muncul dari dalam
"wah nenek,, iya nek oke," ucap Adrian sopan dan masuk kedalam.
Segera mengikuti nenek kemeja makan, Cindy pun keluar dari kamar langsung kedapur, duduk dan makan bersama, sudah ada Ayu yang stanbay dari tadi. Mereka sarapan dengan nikmat, karena memang masakan Cindy enak.
****
Rumah sakit
Imelda sudah siuman dari tidur efek obat kemarin.
"sayang kamu sudah sadar,,apa yang kamu perlukan kamu haus, lapar?" tanya Leon
"gak sayang,, ko gak ada yang datang jenguk aku ya,,?" tanya Imelda
"kamu kenapa gak cerita sama aku, kalau kamu sedang sakit,, sampai aku harus menemukan mu dalam keadaan pingsan,,?" tanya Leon
"aku hanya tak mau membebani pikiran mu, jadi aku merahasiakan nya, lagi pula kau pun sering melamun memikirkan apa, aku pun tidak diberitahu,,?" ucap Imelda
"jadi karena itu kamu merahasiakan penyakit mu,, sayang aku melamun memikirkan pekerjaan dan beberapa hal tak penting lainnya,, makanya aku tak ingin kau tau karena tidak penting,, tapi ini penyakit mu itu sangat penting aku harus tau,!" ucap Leon
Tak lama datang dokter Rizal dan suster untuk mengecek kondisi Imelda setelan sadar.
****
Selesai makan mereka pun pamitan untuk pergi kerumah sakit. Disepanjang perjalanan mereka ngobrol.
"aduh,, aku mulai pusing nih, siapa ya yang nanti bakal gantiin Bella, setelah dia menikah,,? kamu aja ya Cin, jadi sekertaris aku, mau kan?" tanya Adrian
"Hah,,aku,,?! aku gak ada basic sekertaris,,!" jawab Cindy
"Kamu kan bisa belajar dari Bella, apa saja tugas sekertaris,, yah mau ya,, soalny kalau orang baru aku kadang suka ribet sendiri nantinya,gimana,?" tanya Adrian
"ya udah nanti aku pikir-pikir dulu ya,, nanti aku diskusi dengan mama dan mba Bella juga,,nanti aku kabarin." ucap Cindy
"oiya, kamu tau gak kemarin waktu aku, Ayu dan mba Bella ke Mall kami bertemu dengan laki-laki beserta ibu dari laki-laki itu,, kamu tau gak kisah nya Ayu,,?" tanya Cindy
"iya aku tau, nenek yang cerita waktu pertama kali aku ketemu Bella di minimarket aku belanja tapi lupa tak bawa uang cash disitu aku bertemu Bella dengan perut besar nya, membayar minuman yang sudah aku minum lalu aku antar pulang kerumahnya, disitu neneknya cerita saat aku melihat tak ada satupun foto pernikahan Bella. dan dari situ juga aku menawarkan Bella pekerjaan pertama jadi staf kantor biasa, hingga ada jabatan sekretaris untuk mengganti sekertaris lama yang berhenti, Bella mengikuti tes dan lulus sampai sekarang. memang nya kenapa siapa laki-laki itu?" tanya Adrian
"iya laki-laki itu ayah nya Ayu dan juga Oma nya Ayu,, tapi saat mereka menegur mba Bella, mba Bella tak menjawab dan malah pergi meninggalkan mereka, cuma mba Bella jadi ada rasa takut,, tapi gak tau takut karena apa,!" jawab Cindy
"itu mungkin hanya perasaan Bella aja, karena bertahun-tahun tak bertemu eh gak nyangka malah bertemu lagi,, eh kita udah sampai nih,, ayoo turun,," ucap Adrian
__ADS_1
Mereka pun turun dari mobil berjalan menuju resepsionis, dari turun mobil semua mata perempuan memandang Adrian,, membuat Cindy risih yang berjalan disamping nya, segera mempercepat langkahnya.
"biasa aja kali emang cakep banget apa si Adrian, ampe semua cewek ngeliat nya gak ngedip," gumam Cindy
Padahal menurut nya penampilan Adrian kali ini biasa aja cuma pakai celana bahan dan kaos lengan pendek dengan warna senada yaitu hitam.
"mba, ruangan ibu Imelda dimana ya,,?" tanya Cindy
"diruangan VIP nomor 3 mba," jawab resepsionis
Itu kan ruangan dulu aku mengantar Bu Imelda,, oke aku tahu pikir Cindy segera berjalan menuju ruangan VIP diikuti oleh Adrian.
"kamu gak bisa ya jalan pelan-pelan ajah,, udah kaya ngejar bus aja," kata Adrian
Yang dipanggil malah cuek aja terus jalan sedikit berlari juga sih, hingga sampai di ruang VIP, segera mengetuk pintu, dan dibuka oleh pak Leon
"selamat pagi pak Leon,," ucap Cindy
Adrian yang muncul dibelakang ikut menunduk.
"selamat pagi pak Leon,," ucap Adrian juga
"boleh kami menengok Bu Imelda,,?" tanya Cindy
"ya silahkan masuk mari-mari,," ucap Leon
Mereka pun masuk dan langsung bertemu dengan Bu Imelda yang kali ini tampak sedikit agak pucat menurut Cindy.
"selamat pagi Bu Imelda,, bagaimana keadaan ibu,, kenapa ibu bisa tidur disini lagi sih,,?!" ucap Cindy
"ha-ha-ha Cindy Selamat pagi,, ibu kangen deh sama kamu,," jawab Imelda
" ko kalian bisa saling kenal sih,,?" tanya Leon
"iya pak Leon, kami ini teman dari kecil, Cindy ini satu-satunya gadis yang saya sukai pak ha-ha-ha," jawab Adrian
Imelda yang memang sudah tau tentang mama Cindy dan Oma Adrian, tapi dia tidak tau jika Cindy dan Adrian juga teman masa kecil, hanya senyam-senyum.
"Cindy, ibu lapar deh,, kamu suapi ibu makan ya,, nanti kamu boleh ko habiskan makanan nya,, he-he-he,," ucap Imelda sambil meledek
"akh ibu Imelda apaan sih,, jangan bahas itu bu malu Cindy,,sini Cindy suapin" jawab Cindy
"sayang kamu juga carilah sarapan nanti aku sakit kamu juga ikutan sakit lagi,, Nak Adrian tolong ajak Leon cari sarapan ya, saya mau ngobrol soal wanita sama Cindy..!" ucap Imelda
Para laki-laki itu pun meninggalkan kamar.
__ADS_1