
Di apartemen Caca mulai galau kepikiran mobilnya.
"kayanya aku harus ambil mobil deh, kalau gak gimana nanti aku berangkat kerja,,!" gumam Caca
"tapi itu sama aja aku harus bertemu dengan si Alex dong, haduh males banget deh,!"
"ya udah lah, datang minta kunci dan bawa pulang deh,,! beres,"
Caca mulai mandi, begitu selesai dia mulai memesan mobil online sambil menunggu Caca berpakaian santai dengan tas selempang kecil. Tak lama mobil online pun datang. Caca segera mengunci pintu dan turun kebawah.
Setelah 1jam perjalanan karena macet Caca pun sampai di apartemen Alex. "aduh kamar nya Alex dilantai berapa ya,,?" gumam Caca
Caca berjalan mendekati pos satpam "permisi pak, mau tanya pak Alex tinggal di lantai berapa ya,,?"
"oh pak Alex, dilantai 10 mba, kamar ke tiga setelah keluar lift, nomornya kalau gak salah itu nomor 10 juga deh,!"
"oke,,makasih ya pak, saya ada perlu dengan pak Alex, misi pak,,!" pamit Caca
"eh mba tunggu, mba siapa nya pak Alex,,? pacar nya ya,,!?" tanya satpam
"bukan pak, saya pembantu nya,,!" jawab Caca asal
"eh mba,,,!" satpam berusaha memanggil Caca tapi Caca keburu kabur.
Caca berlari kedalam mencari lift memencet angka 10, dan tak lama Ting pintu lift terbuka Caca keluar, berjalan mencari kamar nomor 10 ketiga setelah keluar lift dan langsung ketemu. Caca mengintip di lubang pintu kosong, mengetuk pintu beberapa kali tak ada yang membuka.
"pergi kali ya,,ko gak ada yang buka in sih,, aku tunggu aja deh,,!" Caca berjongkok menunggu
Sementara setelah 15menit berlalu Alex baru kembali ke apartemen nya.
"pak Alex tadi ada perempuan nyariin pak Alex, saya mau bilang kalau pak Alex gak ada eh dia udah kabur duluan,,!" ucap satpam
"oke makasih ya pak,,!?"
__ADS_1
"pacar nya ya pak,, manis juga,,!" kepo satpam
"bukan pembantu saya,,!" jawab Alex lalu memasukkan mobil Caca ke garasi basement apartemen
Segera Alex masuk ke lift dan tak lama keluar terlihat seorang wanita sedang berjongkok, Alex berjalan menghampiri. Caca mendongak menatap Alex.
"udah lama,ayo masuk,,!" tanya Alex
Caca yang masih diam merasakan kaki nya kesemutan tak bisa langsung berdiri. Alex yang sudah masuk harus keluar melihat Caca meringis menahan kaki nya. menghampiri dengan sigap lalu mengangkat Caca masuk kedalam.
"eh,,eh,, mau ngapain turunin cepat,,!"
Alex menurunkan Caca disofa tamu menarik kaki Caca diluruskan dan diurut pelan-pelan, Caca hanya diam dengan pipi yang merona.
"kenapa gak telepon dulu kalau mau datang,?!"
"emang kita pernah tukeran nomor Hp ya,,!" jawab Caca
"ha-ha-ha iya juga ya, mana ada cowok yang minta nomor Hp cewek galak,,!"
"ya kan aku bisa antar kamu ke tempat kerja,,!"
"gak perlu,!" potong Caca ketus.
Alex memberikan kunci mobil Caca "oiya maaf tadi mobil kamu aku pakai lagi, soalnya mobil ku masih di rumah Adrian.!" ucap Alex sambil berdiri berjalan kedapur dan kembali membawa segelas air putih.
Caca diam, kalau mobil nya aku bawa besok dia ke kantor pakai apa dong,,?! batin Caca
ah biarin aja lah, mau naik apa kek bukan urusan ku, batin Caca lagi
"minum dulu, kalau mau bawa ya udah bawa aja, hati-hati dijalan.!"
Caca menerima kunci mobilnya kembali dirundung rasa galau, tapi karena gengsi nya terlalu besar dan tertutup dengan ego Caca memilih pamit dan pergi.
__ADS_1
*****
Cindy dan Adrian sudah didalam mobil bersiap ke Supermarket belanja bulanan, disana mereka mengisi perut dan beberapa camilan pencuci mulut pesanan Cindy.
Mulai mendorong troli mengambil berbagai kebutuhan yang sudah di catat oleh Meli, terakhir mengambil beberapa keperluan mereka sampai tak terasa troli mereka sudah penuh. Berjalan ke bagian elektronik melihat kulkas mini dan membeli satu dan akan diantar kerumah nanti.
"sayang kita ke kasir yuk, udah banyak banget ini,,!" ajak Cindy
Adrian mendorong troli Cindy mengikuti dibelakang nya dan tak sengaja Cindy bersenggolan dengan seorang wanita.
"maaf mba saya gak sengaja,,!" ucap wanita itu
"oh gak pa pa mba, saya juga gak liat depan,,!" jawab Cindy
Adrian muncul "kenapa sayang,,?"
"gak pa pa, hanya bersenggolan dengan mba ini,!" jawab Cindy
"mba lain kali hati-hati ya, istri saya sedang hamil,,!" kata Adrian
"iya maaf mas, lain kali saya pasti hati-hati,, permisi,,!" jawab wanita itu dan kabur
Cindy dan Adrian kembali ke kasir karena belanjaan mereka sedang dihitung.
Sementara di lorong lain wanita tadi terus memperhatikan Adrian yang merangkul pundak Cindy. Wanita itu menelepon seseorang,,
*****
**Aduh,, siapa lagi sih wanita itu,? niat jahat atau baik ya dia,,? eh dia sedang menelepon seseorang, siapa ya seseorang itu,,?
masih penasaran kan,,
baca terus ya
__ADS_1
jangan lupa like and vote nya 🤗**