
Keesokan harinya Cindy sudah bangun pagi-pagi sekali,,, tiba-tiba security datang mengetuk pintu
"ada apa pak?" tanya Cindy
"ini mba,,tadi ada mas-mas namanya Baim datang membawa bingkisan ini dan minta tolong diantar ke mba,, dan mas nya langsung pulang,," ucap security
Cindy membuka bingkisan tadi ternyata isi nya handuk, kaos dan celana panjang berikut celana dalam perempuan juga,,
"astaga Baim,, ko bisa bawain celana dalam juga sih,," ucap Cindy gak kebayang
"Oke pak,, terimakasih ya,," ucap Cindy
Berjalan kearah kamar mandi, segera mandi sebelum Bu Imelda bangun dan sebelum dokter datang. Sudah segar badannya duduk di sofa mengirim pesan untuk Baim.
"Baim, ko kamu tau ukuran badan ku,, pas Lo baju, celana, juga celana dalam nya ha-ha-ha,,, kamu nih ada-ada aja,, tapi terimakasih kamu teman yang baik,," tulis Cindy dan kirim
Tak lama Bu Imelda terbangun,, langsung Cindy berjalan mendekati ranjang.
"selamat pagi Bu,, masih pagi loh Bu ko sudah bangun,,, baru jam 6 pagi,,?" tanya Cindy
"aku sudah tidur terlalu lama Cindy,, dan aku sudah agak sehat dan jika aku mandi pagi mungkin badan ku akan semakin segar,," ucap Imelda seraya bangun dari tidurnya.
Tapi terhenti karena tiba-tiba pintu terbuka, masuklah 2 orang dokter dan suster membawa sarapan dan obat.
"selamat pagi Bu Imelda dan Cindy,,bagaimana keadaannya,,?" ucap dokter
"pagi dokter,, ko tumben hari ini banyak yang datang,,, sudah agak enakkan dok, baru saja saya ingin mandi, dokter datang." ucap Imelda
"begini Bu,, bisa saya bicara dengan ibu berdua tau tidak apa-apa jika Cindy juga tau,,?" tanya dokter
"tak apa dokter,, Cindy biar disini,," ucap Imelda
"begini Bu Imelda,, saya ini dokter umum, saya dokter Yudi, dan ini dokter Rizal dokter khusus syaraf bagian kepala, karena awal ibu datang saya tidak tau ibu sakit apa jadi saya yang tangani,, setelah tadi pagi hasil ibu sudah keluar saya langsung menuju ke ahlinya,, yaitu dokter Rizal,, silahkan dokter anda yang bisa menjelaskan,, kalau begitu saya permisi,," ucap dokter Yudi
"iya dok,, terimakasih,," jawab Cindy
"oke,,begini Bu Imelda jadi hasil rekam medis ibu kemarin sudah keluar tadi pagi sekali, dan hasil nya ibu menderita meningitis,, meningitis itu Radang selaput otak dan sumsum tulang belakang, biasanya disebabkan oleh infeksi.
Meningitis biasanya disebabkan oleh infeksi virus, tetapi juga bisa bakteri atau jamur. Vaksin dapat mencegah sebagian bentuk meningitis., jadi masih bisa ditangani karena belum terlalu parah, untuk bisa segera diketahui karena jika tidak bisa membahayakan ibu sendiri,," jelas dokter Rizal
Imelda diam mendengarkan dokter memberikan informasi yang membuat nya kaget, tapi juga pasrah.
"ibu bisa menjalani rawat jalan, jika ibu tidak ingin rawat inap,, asalkan ibu rajin untuk cek up,," ucap dokter lagi
__ADS_1
"iya dokter,, ibu Imelda pasti akan rutin cek up dok,, saya pastikan itu,," jawab Cindy karena ibu Imelda diam saja.
"oke,, hari ini ibu sudah bisa pulang, sebelum pulang ibu datang keruangan saya ya,, saya tunggu,, sarapan dimakan dan obat nya diminum ya,,saya permisi,," ucap dokter
"iya dok terimakasih,," lagi-lagi Cindy yang menjawab
Dokter dan suster segera keluar dari kamar. Cindy masih melihat Bu Imelda melamun,, mengguncang-guncangkan bahu Imelda.
"Bu,, Bu Imelda,,apa ibu baik-baik saja,, kita sarapan dulu baru setelah itu ibu mandi dan kita bisa pulang,," ucap Cindy
Cindy kembali menyuapi Bu Imelda sarapan, kali ini tidak banyak seperti semalam, tapi masih mau makan dan minum obat. Berjalan menuju kamar mandi, Cindy langsung sigap memapah Bu Imelda, menuju kamar mandi,,
"maaf Bu,, apa ibu bisa sendiri atau mau saya bantu,,?" tanya Cindy
"tak usah, saya bisa sendiri,, tolong ambilkan handuk saja,," ucap Imelda
Segera Cindy berjalan ke lemari yang disudut mengambil handuk, membawa ke kamar mandi.
"Bu,, ini handuk nya,," kata Cindy handuk diselipkan melalui pintu yang terbuka sedikit.
"Bu, sarapan ibu Cindy makan lagi ya,,boleh gak?" tanya Cindy
"iya kamu habiskan saja,," jawab Imelda
Segera Cindy menghabiskan sarapan dengan lahap,, sambil menunggu Imelda selesai mandi, Cindy selesai sarapan Imelda pun selesai mandi.
Mereka pun pergi keluar kamar menuju ruangan dokter Rizal,, setelah mengetuk pintu dan masuk, didalam dokter Rizal kembali menjelaskan sakit Bu Imelda, menanyakan perawatan apa yang ingin dijalani.
"saya pilih rawat jalan saja dok,," jawab Imelda
"oke ini hasil rekam medis ibu, didalam nya sudah saya berikan jadwal untuk ibu cek up, juga pola makan dan hidup sehat untuk ibu, bisa ibu pahami nanti,, untuk obat akan diberikan setiap ibu datang cek up.." kata dokter Rizal
"apakah saya bisa sembuh dok,,?" tanya Imelda
"percaya lah dengan Tuhan, asalkan ibu mau mengikuti apa yang saya sarankan,,". jawab Dokter Rizal
"resep ini ibu tebus di apotik,," kata dokter Rizal lagi
"terimakasih dok,," ucap Imelda
Mereka segera meninggalkan ruangan dokter Rizal,, untuk ke apotik menebus obat yang sudah diresepkan.
"ibu Imelda,, apa ibu ingin sembuh,,?" tanya Cindy
__ADS_1
"ya mau lah,, kamu ini aneh aja pertanyaan nya,," jawab Imelda
"berati ibu harus ikutin apa yang tadi sudah dijelaskan dokter,," kata Cindy
"iya Cindy bawel,, he-he-he " jawab Imelda
Mereka sampai diapotik dan memberikan resep obat untuk ditebus,, menunggu hingga tak lama namanya dipanggil, obat diambil dan berjalan menuju kasir.
"Ibu Imelda ya,, obat ini total nya 500ribu rupiah ditambah biaya IGD, visit dokter, biaya kamar, visit suster, dan perawatan semua nya Rp 5.800.000 dan kemarin baru di DP oleh mba yang disebelah ibu 300ribu rupiah,, kurang nya Rp 5.500.000" ucap bagian kasir
"oke,, apa bisa bayar dengan kartu,,?" tanya Imelda sambil menengok kearah Cindy
"bisa Bu,," jawab bagian kasir
Imelda menyerahkan kartu debit nya,, kembali menatap Cindy,,,
"jadi dia kehabisan uang untuk bayar DP rumah sakit ini,, Cindy Cindy,," pikir Imelda
Selesai sudah transaksi mereka, dan segera meninggalkan rumah sakit,,
"kita harus kembali ke Mall kemarin, karena mobil ibu masih disana,, kita naik mobil online aja yukk,," ucap Imelda
Cindy langsung mengeluarkan Hp nya memesan mobil online,, menunggu di depan rumah sakit, tak lama mobil pun datang mereka segera naik, menuju rumah Imelda yang kemarin dia sempat lihat alamat nya dari KTP.
"Bu maaf,, ini Cindy harus bekerja,,, gimana ya Bu, tapi Cindy masih khawatir dengan ibu yang pulang sendirian,, apa ibu bisa pulang sendiri?" tanya Cindy
"apa kamu mau menemani ibu, untuk hari ini,,?" tanya Imelda sambil menatap wajah Cindy yang mirip dengan wajah suaminya.
"ada yang ingin ibu tanyakan dengan mu,, gak pa pa kan ikut ibu kerumah, temani ibu?" tanya Imelda lagi
"iya Bu baiklah,, tapi saya jangan dipecat ya Bu,, saya kan anak baru tapi udah bolos,," jawab Cindy
"ha-ha-ha,, kamu nih kan saya bos nya,, kamu lupa ya,," ucap Imelda
"oh iya yah ha-ha-ha,,," jawab Cindy
Mobil segera berjalan kerumah Imelda,,
"maaf ya Bu,, tadi di aplikasi tujuan nya langsung kerumah ibu,, soalnya kalau ibu bawa mobil sendiri terus tiba-tiba sakit kepala lagi kan bahaya,, terus saya juga gak bisa bawa mobil nanti malah jadi ribet,, saya pikir langsung kerumah ibu aja, nanti mobil ibu biar diambil supir ibu,, he-he-he" jawab Cindy
"pinter juga kamu,,tapi dari mana kamu tau alamat rumah saya" jawab Imelda
"kan ibu pernah bilang kalau saya pinter,,, tapi maaf waktu saya daftarkan ibu dirumah sakit,, mba-mba minta lihat KTP ibu, jadi dengan terpaksa saya ambil dari dompet ibu,, tapi aya jamin uang ibu aman ko Bu,, gak saya ambil," jawab Cindy
__ADS_1
"ha-ha-ha,,, Cindy Cindy kamu itu betul-betul polos dan baik ya,, andaikan saya bisa punya anak seperti kamu,, saya pasti bangga." ucap Imelda
Mobil terus melaju,, memasuki perumahan mewah,, hingga tiba dirumah bercat biru, mereka pun turun.