
Selama dua bulan lebih Handoko melarikan diri sejak dia meninggal kan mobilnya dipinggir danau dikota X dia pergi menaiki bus menuju kota Y tempat seseorang dimana tempat itu telah kosong, tempat hecker itu beraksi. Handoko selama dua bulan ini hanya diam disana, menghabiskan uang yang dia bawa untuk makan dan merokok.
Dia masih tak menyangka jika hecker itu telah tertangkap, dia berfikir hecker itu telah kabur karena takut tertangkap.
"harusnya bulan depan Stella melahirkan,, anak ku..!" gumam Handoko lesu
"bagaimana kabar mereka,,?"
*****
Sementara pagi harinya di kantor Susan
"aduhhh perut sakit San,,!" teriak Stella
Susan yang dikamar mandi kaget, "kenapa,,?!"
"gak tau aduh sakit perut gue,, gak kuat..!" jerit Stella
Kan baru 8 bulan masa iya mau melahirkan,,? batin Susan
Tak lama bibi datang kaget "Bu Stella kenapa Bu,,?!"
Susan memencet telepon ke satpam
"pak naik, bantu saya gotong Stella,,dan cari Taxi,,!" pinta Susan
"broo Lo cari Taxi, gue mau keatas kaya nya Bu Stella mau lahiran deh..!" kata satpam pada temannya
Tok Tok Tok
"cepet masuk,,!" teriak Susan
"angkat pak,, hati-hati ya,,!" ucap Susan panik
"Bi bawa tas itu ya,,! ayo cepet ke rumah sakit kita,,!" perintah Susan
Untungnya Taxi sudah siap segera dibawa lah Stella kerumah sakit. diperjalanan Stella tak hentinya teriak kesakitan. Sampai di rumah sakit segera dibawa dengan brankar menuju ruang bersalin. Setelah menunggu beberapa jam akhirnya terdengar suara tangis bayi dari dalam.
"Bi,, bayi nya lahir...!" Susan merasa terharu
"iya Bu Alhamdulillah ya,,!"
Susan dan bibi masuk kedalam, melihat Stella yang lemas tanpa ekspresi.
"dokter apakah bayinya sehat dan normal,,?"
"iya Bu, bayi nya normal meski berat nya agak kurang mungkin beberapa hari lagi juga bertambah berat nya.!"
__ADS_1
"apa mungkin karena dilahirkan kurang bulan ya dok,,!"
"saya rasa bulan nya sudah pas, tapi mungkin karena sebelumnya Bu Stella jarang memperhatikan bayi nya jadi bayi nya agak kecil.!"
"gak ada kelainan kan dok,,?"
"mungkin Bu Stella salah hitung pertama kali periksa kehamilan, tapi sudahlah yang penting sudah lahir, dan mengenai bayi akan kami periksa lebih lanjut, jadi biarkan bayinya menginap disini, karena saya lihat juga Bu Stella agak aneh, saya takut dia tidak bisa merawat bayi nya.!" kata dokter
"iya dok, gak pa pa, lakukan yang terbaik dok.!"
dokter mengangguk, Susan menghampiri Stella "Stella kamu kenapa, anak kamu sudah lahir..!"
Stella senyum dan menangis dan tiba-tiba tertawa. "Bi jaga Stella saya mau melihat bayi dan bertemu dokter.!"
Susan melihat bayi perempuan mungil lucu itu, bayi tak berdosa, sayang ibu janji akan memberikan kamu kebahagiaan. batin Susan
Susan keluar menemui dokter umum, " dokter, saya mau minta tolong teman saya baru saja melahirkan agar diperiksa kesehatannya menyeluruh terutama pada otak nya.!"
"baik Bu, akan dipindahkan sebentar lagi.!" jawab dokter
Dua jam kemudian Stella saiap didorong pindah untuk di cek keseluruhan. diatas ranjang Stella tak henti bertanya
"Susan, anak gue laki-laki kan,,?"
"gue bakal dapat rumah dan mobil dari Handoko,,!"
Dan masih banyak lagi ocehan Stella yang aneh, dan tak dihiraukan oleh Susan. Stella masuk kedalam ruangan CT scan.
Susan diluar memberitahu Cindy tentang Stella melahirkan.
*****
Dirumah Cindy sedang duduk menyusui bayi nya mendengar Hp berbunyi membaca pesan dari Susan.
"sayang,,!" teriak Cindy
"kenapa,,?!"
"Stella udah lahiran sayang, kita liat yuk..?!"
"sayang Lani kan masih bayi masa mau kita tinggal,,?"
"yowes lah, nanti aja lah. kamu aja yang liat ya,!"
"iya nanti kalau aku sempet dan inget, aku mampir ke rumah sakit.. ya udah aku berangkat kerja dulu ya,!" Adrian mencium kening istrinya
*****
__ADS_1
Istirahat siang Adrian mengajak Alex menengok bayi Stella.
"bro nengok bayi yuk, Stella udah lahiran.!"
"ah yang bener Lo, bukannya baru 8 bulan,!"
"gak tau, kita liat aja yuk,!"
Mereka bergegas ke rumah sakit, setiba nya disana melihat Susan yang hendak keluar
"Susan,,!!" panggil Adrian
Susan menengok dan berjalan kearah Adrian yang juga berjalan kearah nya.
"kita mau nengok bayi, perintah dari Nyonya rumah San,,!" kata Adrian
"oh, Cindy. ya udah yuk. bayi nya di inkubator karena berat nya kurang, kalau Stella ada di kamar perawatan baru aja dipindahkan setelah menjalani CT scan otak nya.!"
"kenapa Stella mulai gila ya,,?!" tanya Alex
"kaya nya sih gitu, aku yang nyuruh dokter periksa Stella sekalian,!"
"hasilnya gimana ,,?"
"belum keluar,,, biar bagaimanapun aku juga kan gak bisa kalau harus mengurus ibu dan anak bersamaan, aku juga harus kerja. paling kalau Stella hasilnya buruk akan dirujuk ke rumah sakit jiwa, dan anaknya biar aku yang merawat,!"
Mereka sampai diruang inkubator melihat dari kaya satu-satunya bayi yang ada didalam inkubator bernafas teratur.
"yang sabar ya San, semua ada hikmahnya,,?"
"oiya Handoko belum ketangkep juga,,?"
"bentar lagi, udah ada titik dimana dia sembunyi..!"
"semoga cepet ketangkep deh,!"
"ya udah kita pamit ya,,!" Adrian dan Alex pergi meninggalkan rumah sakit.
******
Bagaimana kah hasil kesehatan Stella,,??
baca terus ya..
roman roman nya udah mau tamat niih 😁
jangan lupa like dan vote nya 🤗
__ADS_1
*****