Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
Bab.72 Razia Polisi


__ADS_3

Seorang pelayan datang membawa kue ulang tahun ke meja Silvi, mereka pun dengan spontan bertepuk tangan dan menyanyikan lagu happy birthday dan lagu tiup lilin.


MC acara dari karyawan diskotik itu bicara.


"oke,, Silvi kamu bisa potong kue nya dan berikan kepada seseorang yang ada disini, orang yang kamu anggap spesial tentunya... hemmm siapa ya yang beruntung mendapatkan kue pertama Silvi,,,?!" ucap MC


Segera Silvi memotong kue nya, menengok kiri kanan dan akhirnya berjalan kearah Baim memberikan kue itu kepada Baim. Baim yang kaget hanya diam saja.


"wah,, ternyata mas ganteng ini yang mendapatkan persembahan spesial dari Silvi,,, horeeee. Silvi silahkan jika ada yang mau kamu sampaikan,,!" ucap MC


"ehmm apa yah,,, aku cuma mau bilang kalau aku ngefans sama kamu Baim,,!" ucap Silvi


"cie,,cie,, Silvi ngefans sama seorang cowok loh,, jarang banget ini terjadi,,!!" kata Jihan


"oke,, mas ganteng, silahkan diterima kue nya dan boleh kali kasih doa terbaik untuk Silvi,," ucap MC


"baiklah saya terima kue nya dan terimakasih karena saya yang mendapatkan kue potongan pertama, doa saya semoga kamu mendapatkan hidayah dan bisa mendapatkan laki-laki yang menyayangi mu dengan tulus." ucap Baim


"ha-ha-ha,,, mas ganteng nya lucu juga ya,, oke deh doanya baik sekali ya. semoga segera mendapatkan hidayah ya Silvi he-he-he,,," ucap MC


" wah kalau Silvi dapat hidayah kita gak akan hangout lagi dong,, gak ada party time lagi dong.." ucap Stella


" hemmm,,, hidayah ya,, amin aja deh." jawab Silvi


"next,, selanjutnya ada sebuah games nih, games nya gampang aja ko, dan ini ada hadiahnya lo,, wowww apa ya hadiah nya,,?!" teriak MC


"hadiahnya adalah privet room semalam dengan Silvi,, mantab gak tuh.. ayooo yang cowok-cowok ganteng,tampan maksimal, tajir melintir, boleh yuk maju agak kedepan dikit." teriak MC lagi


Baim dan Cindy memilih diam dan duduk.


"itu mas ganteng yang tadi dapat kue dari Silvi, kenapa malah duduk sini dong ikutan,,!" ajak MC sambil mendekat kearah Baim


"maaf saya tidak tertarik,,!!" jawab Baim


"yasudah lah,, oke untuk cowok-cowok yang udah antri dan maju kedepan, pasang kuping ya, tantangan nya adalah siapa yang berani lepas pakaian atas bawah dan merayu Silvi, nanti Silvi akan menilai siapa yang akan jadi pemenang..." ucap MC


Cindy melotot,,,.


"games macam apa itu,,!" teriak dikuping Baim


"ha-ha-ha gak perlu kamu liat, main Hp aja, game gak penting,,!" teriak Baim


Silvi datang dan duduk disamping Baim,,


"Baim, kenapa gak ikutan aku mau kamu yang jadi pemenang,,!" kata Silvi


"emang tadi kamu tadi gak denger aku bilang kan aku tidak tertarik,,, udah mending kamu fokus sama laki-laki mana yang bakal kamu ajak privat room,," ucap Baim


Setengah jam kemudian, terdengar suara ribut-ribut dan mendadak suasana langsung tidak kondusif.

__ADS_1


"Razia,,,!!" teriak orang


" razia,,kabur,,!!" teriak lagi


" ada polisi,, cepat pergi,,!!" teriak lagi


"polisi cepat kabur,,!" teriak


"astaga Baim,, ada apa ini,, katanya ada polisi, kita harus bagaimana,,?!" tanya Cindy ikut panik


"udah santai aja,, kamu kenapa takut emang kamu punya salah apa,,?" tanya Baim


"ya gak ada sih,, iya juga ya, ngapain aku ikutan heboh ya,," jawab Cindy


Mereka semua panik dan sibuk menyelamatkan diri masing-masing,,


"aku harus segera keluar dari sini,,!" teriak Stella berjalan keluar lewat pintu samping, sebelum polisi masuk kedalam.


Tak lama beberapa orang polisi masuk dan menggerebek juga merazia diskotik itu, belum sempat keluar polisi sudah menyergap meja tempat Silvi mengadakan ulang tahun.


"kami Polisi, diam ditempat dan jangan bergerak,,,!!" teriak polisi


Semua diam tanpa perlawanan.


"semua ikut,, cepat jalan,!!" teriak polisi


"ya ampun mimpi apa aku semalam,,bisa ada dikantor polisi gini,,!" ucap Cindy


"pantes aja dari tadi aku udah heran ko tumben masih sore tapi udah ramai, ternyata yang ramai itu beberapa orang polisi menyamar,, haduh,,!" jawab Baim


"jangan sampe mba Bella tau ini,, bisa gawat kalau sampai tau.." gumam Cindy


Mereka semua disuruh tes urine, menunggu toilet berganti, juga menunggu hasil tes urine bergantian juga, lumayan lama juga sampai 2 jam mereka dikantor polisi. Jam pun menunjukan pukul 1 pagi.


Tak lama datang lagi beberapa orang yang dibawa oleh polisi, ternyata ada Stella juga ikut ditangkap dan entah itu berita kapan menyebarnya tapi udah banyak wartawan yang meliput diluar kantor. Untung saat Cindy masuk wartawan belum ada.


"mba Stella,, bisa jelaskan kejadian nya,,!" ucap wartawan


"mba Stella, apa benar pakai narkoba,,?" tanya wartawan lain


Stella menghiraukan pertanyaan wartawan dan masuk kedalam kantor. Cindy yang mengintip dari dalam, melihat Stella menunduk kan kepala menggunakan topi melindungi wajahnya.


Didalam mereka pun bertemu,


"hah,, ketangkep juga Lo, gue kira udah berhasil kabur ha-ha-ha,,,!" tawa Silvi


"****** dah gua kali ini,,!" ucap Stella


****

__ADS_1


"Bella, ko Cindy belum pulang juga ya,, nenek khawatir perasaan nenek gak enak,,!" ucap nenek


" iya ya nek,, ko tumben udah jam 1 dini hari,tadi kan bilang nya akan pulang sebelum jam 12,, aku coba telepon Cindy nek,,!" jawab Bella


Segera menelepon Cindy,, tersambung tidak diangkat, ulangi lagi dan akhirnya diangkat..


"haloo Cindy,, kenapa kamu belum juga pulang, kamu dimana?" tanya Bella


"haloo mba Bella, iya mba maaf aku ada sedikit masalah ini, tunggu ya mba sebentar lagi aku akan pulang mba, mba jangan menghawatirkan aku, aku baik-baik saja.!" jawab Cindy


"mba Cindy dan mas Baim,,bisa ikut saya kedalam,,!!!" panggil polisi


Cindy yang merasa namany dipanggil menoleh kearah pak polisi yang memanggil,,,


"iya pak sebentar,,!" jawab Cindy


"mba udah dulu ya, pokonya mba dirumah aja tunggu sampai Cindy kembali,,oke Cindy baik-baik aja,," ucap Cindy


"oke,,, mba aka tunggu sampai kamu pulang,, tapi jawab dulu kamu sedang dimana,,?" tanya Bella


"udah ya mba, Cindy dipanggil sama pak polisi..!" jawab Cindy tidak sadar sudah keceplosan.


Telepon pun dimatikan oleh Cindy.


"nek,, Bella gak salah dengar kan ini, masa tadi katanya Cindy ada dikantor polisi nek,, aduhh ada apa ya nek,,?!" tanya Bella panik


"ya ampun Cindy,, ada masalah apa sampai ada dikantor polisi,,?" tanya nenek


"apa kamu gak sebaiknya telepon Adrian, minta lah bantuan dari nya,,!" tanya nenek


"sepertinya tidak perlu nek, tadi Cindy bilang kalau dia baik-baik saja, dan kita tak perlu khawatir, kita tunggu saja sampai Cindy kembali,,!" ucap Bella


"baiklah semoga masalah nya cepat selesai,,!" ucap nenek


****


"mba Cindy dan mas Baim, dari hasil tes urine kalian dinyatakan negatif narkoba, jadi kalian bisa kembali pulang, jika nanti kalian diminta jadi saksi, saya harap kalian bersedia..!" ucap polisi


"Alhamdulillah,,, akhirnya aku boleh pulang, kita boleh pulang Baim,,akh senangnya, yuk yuk cepetan,,!" ucap Cindy gak sabar


"terimakasih pak,, kami bersedia menjadi saksi kapanpun bapak minta,,!" jawab Baim


Mereka segera keluar dari ruangan, berjalan keluar dan bertemu Silvi, Jihan, dan Stella.


"Baim,, tolong tunggu aku,,!" rengek Silvi


"maaf Silvi, jika kamu tidak salah, santai lah jangan panik, aku tidak bisa bantu ataupun menunggu mu,, permisi,!" jawab Baim


Berjalan pergi keluar meninggalkan kantor polisi.

__ADS_1


__ADS_2