Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
Bab.35 Cerita Bella Anindita


__ADS_3

"Cindy!!" ucap Bella yang sudah mematikan telepon nya, segera berjalan mendekati Cindy membantu nya berdiri.


"kenapa kamu keluar, gak tidur?!" tanya Bella


"ha-ha-ha,, aku lapar mba, jadi aku berubah jadi tikus yang mencari makanan di dapur, lagi enak-enak nya makan, eh aku denger suara perempuan menangis, aku pikir kuntilanak, sebenernya aku tadi takut mba, tapi penasaran juga, makanya aku lihat keruang tamu, maaf ya mba aku liat mba menangis,, tapi aku gak denger ko mba percakapan mba,, bener deh!!" jawab Cindy


"dan kaya nya aku masih ngantuk deh mba,gak liat ada kursi disitu, lagian siapa yang mindahin kursi disitu ya mba, aku jadi kesandung.. he-he-he" ucap Cindy lagi


"kamu ada-ada aja, dari dulu emang kursi nya kan ada disitu.. wah jadi kamu mikir nya tadi kuntilanak yang sedang nangis?!" tanya Bella sambil matanya mendelik


"ha-ha-ha,,," jawab Cindy malah ketawa


"mba baik-baik aja kan?" tanya Cindy lagi


"kamu masih ngantuk,,?" tanya Bella


"kenapa mba,,?" tanya Cindy


"sini deh mba mau cerita,, apa kamu keberatan?" ucap Bella


Berjalan mengikuti Bella ke ruang tamu,,


"tadi itu mba habis berbicara dengan Ariel dan sesudah Ariel menelepon tak lama ayah nya Ayu pun menelepon," ucap Bella


'Dulu 9 tahun yang lalu, sebelum mba bertemu dan bekerja di perusahaan Adrian, mba bekerja sebagai pelayan pengantar minuman di salah satu diskotik yang berada di dalam hotel terkenal,berjalan hampir satu tahun." Bella diam menarik nafas.


Bella sudah masuk ke masa lalu nya,,


Malam itu tepat hari ulang tahun Bella diusia 24 tahun, tak ada yang memperlakukan nya spesial dihari itu, sama


seperti biasa Bella memulai pekerjaan nya yang selalu dipandang negatif oleh beberapa tetangga dirumah nya, karena walaupun yang kita kerjakan disana baik dan benar tetap saja anak gadis yang pergi kerja malam dan pulang menjelang pagi sangatlah tidak pantas.


Hingga malam itu datang beberapa teman saat Bella masih sekolah, teman-teman Bella tidak menyangka jika dia bisa kembali dengan temannya, sampai Bella diajak untuk bergabung dengan mereka, karena salah satu dari mereka ada yang mengingat jika hari ini ulang tahun Bella,,


"ayooo, Bella sini gabung dengan kita sekalian merayakan hari ini kamu ulang tahun kan,,?" tanya Silvi


Tiba-tiba Cindy ingat jika dia juga punya teman kuliah yang bernama Silvi, wanita yang menurut Cindy modis dan fashionable dan juga agak sedikit nakal, pikir Cindy


"aduh maaf tapi aku gak bisa, karena aku sedang bekerja,," tolak Bella ramah


"bagaimana jika aku yang meminta ijin kepada atasan mu, pasti diijinkan!" ucap Silvi pantang menyerah

__ADS_1


Bangkit berjalan menuju ruang Bartender, untuk bertemu dengan pemilik diskotik, setelah itu Silvi kembali ke meja nya.


Tak lama pemilik itu berjalan diikuti Bella dibelakang nya,,


"silahkan jika kalian ingin merayakan ulang tahun Bella,, saya bebaskan Bella untuk malam ini,," ucap pemilik diskotik matanya melirik kearah Silvi


"Bella kamu bergabung lah, dengan teman-teman mu, mereka hanya ingin merayakan ulang tahun mu, jangan mengecewakan mereka,," ucap pemilik diskotik lagi


Pemilik itu pun kembali ketempat nya,,


Bella sudah bergabung dengan teman-teman yang menurut Bella mereka tidak pernah akrab saat sekolah, Duduk Bella disebelah laki-laki yang dia tidak kenal seingat nya tidak pernah punya teman laki-laki itu, karena di ruangan VIP itu ada 9 orang dan hanya 4 orang yang Bella kenal, dia Silvi, Siska, Febi, dan Dian.


Tapi Bella tidak mengenal 5 laki-laki yang duduk bersebelahan dengan mereka. Bella pun didudukan oleh Silvi didekat pria yang sedang menyendiri, mereka makan dan minum termasuk Bella yang tidak terbiasa minum alkohol hingga akhirnya dia mabuk, lalu dibawa oleh laki-laki yang duduk bersama nya, menuju kamar hotel.


Sampai kejadian yang seharusnya tidak terjadi dialami Bella yang malang, sampai keesokan harinya Bella bangun kaget, melihat dirinya berselimut tanpa mengenakan pakaian sehelai pun, dan disampingnya masih tertidur laki-laki yang juga tak berpakaian.


Bella menangis pelan, menuju kamar mandi untuk bersih-bersih, menyalakan air agar bunyinya menutupi suara tangis Bella yang sudah terisak-isak, sambil menggosok seluruh badan nya dengan perasaan jijik,


Diluar sana laki-laki itu pun sudah bangun melihat bercak darah di kasur yang ditiduri Bella, kemudian bangkit dan duduk dipinggir ranjang, menanti kedatangan gadis yang dikamar mandi.


Bella pun keluar sudah dengan berpakaian seragam pelayan yang semalam dia pakai.


Berjalan kearah pintu hendak keluar, tapi dipanggil..


Bella masih diam, hingga laki-laki itu berjalan kearah nya menarik tangan nya untuk duduk.


Terpaksa Bella mengikuti nya.


"perkenalkan aku Bastian, maaf kan aku, seharusnya kejadian itu tidak terjadi, mungkin karena efek alkohol aku pun sampai diluar kendali ku!" ucap laki-laki itu


"aku akan bertanggung jawab dengan dirimu" ucap Bastian


"dimana rumah mu biar aku antar kau pulang" kata Bastian lagi


"saya bisa mengatasi masalah saya sendiri, semoga setelah ini kita tidak akan pernah bertemu" ucap Bella


Mendengar jawaban Bella yang sok kuat, refleks dia meraih Bella dan memeluk nya, sampai Bella tak kuat dan menangis, karena Bella kuat didepan tapi rapuh didalam.


Laki-laki itu pun, berencana untuk membawa Bella kepada orang tua nya, dan ingin menikahi Bella.


Setelah perasaan Bella mulai tenang, dia kembali menjadi Bella yang sok kuat,,,

__ADS_1


"maaf saya permisi ingin berganti pakaian dan mengambil tas saya," ucap Bella


"kalau begitu saya antar dan menunggu mu diluar hotel" jawab Bastian


Mereka berjalan keluar, menuju diskotik yang tutup, laki-laki itu menunggu Bella diluar hotel, Bella masuk kedalam diskotik melalui pintu samping, langsung menuju loker nya berganti pakaian dan mengambil tas nya lalu keluar.


Disaat bersamaan dia melihat Silvi keluar dari ruangan pemilik diskotik, tapi dia tidak ingin menegur nya bergegas keluar.


Sampai diluar dia ditunggu oleh laki-laki itu,,


"ayooo ikut aku,,!" ucap Bastian


"mau kemana,,?" tanya Bella


Menarik tangan Bella dan masuk ke mobil, bergerak mobil kerumah Bastian. Sampai dirumahnya mereka masuk, disambut orang tua Bastian yang kaget melihat anaknya pulang membawa seorang wanita.


"mah, pah, aku ingin menikahi bella" ucap Bastian


Kedua orang tua nya semakin kaget, sambil memandang merendahkan Bella.


"siapa wanita ini Bastian,,?" tanya mama Bastian


"dia Bella, wanita yang secara tidak sengaja sudah tidur dengan ku,," jawab Bastian


"ooohh tidak sengaja,," ucap mama Bastian


"ya sudah sekarang kamu, mandi dulu bersih-bersih, karena badan mu sangat bau aneh,," ucap mama Bastian


Walaupun Bastian harusnya sebagai laki-laki sudah bisa memilih jalan hidup, tapi pada kenyataannya didepan orang tuanya dia bisa berubah seperti kerbau yang dicocok hidungnya, sangat menuruti apa yang diperintahkan orang tua nya.


Berjalan meninggalkan Bella, menuju kamarnya, tanpa menoleh ke Bella sedikit pun, membuat Bella merasa sudah dibodohi.


Berjalan mama Bastian kearah Bella,,


"boleh aku minta nomor rekening mu,, aku akan kirimkan sejumlah uang sebagai ganti rugi apa yang sudah dilakukan anakku,," ucap mama Bastian pelan tapi menyakitkan


Bella masih diam, dan berfikir, aku sudah tidak perawan lagi karena anaknya yang plin plan itu, dan lagi orang tua nya seperti menyepelekan dirinya,, baiklah gak ada salah nya aku menerima uang dari wanita sombong ini, persetan dengan harga diriku, harga diriku sudah hilang tadi malam..pikir Bella


Segera Bella mengeluarkan telepon genggam nya, mencari nomor rekening yang dia simpan dikontak telepon, ditunjukan kearah wanita sombong itu. Wanita itu pun segera memencet angka yang ditunjukkan Bella,, Tak lama masuk pesan ditelepon Bella, pemberitahuan jika direkening nya masuk sejumlah uang yang nominalnya lumayan besar, menurut Bella.


"apa segitu cukup?" tanya mama Bastian

__ADS_1


"saya minta dengan kamu, untuk pergi menjauh, jangan pernah menampakkan dirimu didepan anak ku..!" ucap mama Bastian


"baiklah, saya pastikan tidak akan pernah bertemu dengan anak anda Nyonya,,"jawab Bella, berjalan keluar sampai gerbang, terus berjalan hinggal keluar dari perumahan itu, dan bersumpah tidak akan pernah datang lagi.


__ADS_2