
" Akhirnya selesai juga ya kita nyebar undangan nya,,!" ucap Bella
" iya mba, kita mampir cari makan dulu yuk, laper parah ini perut Cindy.!" jawab Cindy
" yuk,,kita ke Mall aja kali ya, sambil cari tempat dingin he-he-he" balas Bella
" iya sambil cuci mata kita,,!" ucap Cindy
Bella membelokkan motornya menuju sebuah Mall, mengambil tiket parkir dan masuk mencari tempat parkir setelah portal terbuka. Mereka memilih resto sushi.
****
Dirumah sakit, dokter datang ke kamar Imelda.
" permisi Bu Windy, maaf ini saya mau menyampaikan bahwa hasil tes DNA nona Cindy sudah keluar, bisa ibu mengabarkan pak Leon untuk datang ke rumah sakit..?" tanya dokter
" oh,, oke dok siap akan segera saya hubungi Leon,, dan nanti akan langsung keruangan dokter,!" jawab Windy
" baiklah saya tunggu, kalau begitu saya permisi.!" balas dokter
Dokter kembali keruangan nya.
Windy pun segera mengirim kan pesan kepada Leon.
'' Leon, tadi dokter datang dan mengatakan bahwa hasil tes DNA sudah keluar, kamu diminta untuk datang ke rumah sakit." begitu bunyi pesan Windy
Leon yang kebetulan akan keluar makan siang membuka Hp membaca pesan Windy.
' oke, aku segera kesana,!" balas Leon
Tak lama kemudian Imelda yang sudah bangun, berasa perutnya sudah lapar, Windy yang melihat segera menghampiri ranjang Imelda.
" Melda, kamu sudah bangun,,!" ucap Windy
" iya aku lapar,, aku ingin makan,!" jawab Imelda
Windy segera mengambil nampan berisi beberapa makanan yang tadi sudah diantar suster. Windy menyuapi Imelda dengan sabar dan lembut, sampai Imelda merasa kenyang.
" oiya Windy maafkan aku sudah merepotkan mu,,!" ucap Imelda
" udah, gak usah kamu pikirkan.! yang penting kamu sehat. aku akan disini menjaga mu.!" jawab Windy
__ADS_1
" aku tenang sekarang, bisa melihat kamu dan Leon bisa bertemu dan saling memaafkan kesalahpahaman masa lalu kalian. tolong jangan pergi lagi ya.!" pinta Imelda
" iya, aku tidak akan pergi, aku juga ikhlas menjadi istri kedua untuk menjaga Leon, dan juga merawat mu.." ucap Windy
" he-he-he tidak Windy, kamu akan tetap jadi yang pertama dalam hidup Leon. aku juga sudah lelah.tapi aku juga bahagia.!" gumam Imelda
Leon yang sudah tiba didepan pintu mendengar percakapan kedua wanita yang ada didalam, membuat nya tidak jadi untuk masuk. Leon beralih langsung keruangan dokter.
Tok,,Tok,,Tok
" silahkan masuk,,!" ucap dokter dari dalam
Leon membuka pintu, melangkah kan kaki kedalam,
" permisi dok,!" ucap Leon
" oh, pak Leon, mari pak silahkan duduk,,!" balas dokter
" begini pak Leon, hasil tes DNA nona Cindy sudah keluar, dan hasil yang sudah saya baca, bahwa nona Cindy benar anak biologis pak Leon..dan ini hasil nya!" ucap dokter sambil menyerahkan lembar amplop coklat.
" terimakasih dokter, atas bantuan nya. saya permisi,,!" jawab Leon dengan wajah senang
" eh sudah datang, sudah keruangan dokter kah,,?" tanya Windy
Spontan Leon pun memeluk Windy, begitu dia sampai di sofa, Windy yang kaget hanya diam saja, hingga Leon melepaskan pelukannya.
" kenapa sih,,?" tanya Windy
" terimakasih Windy, selama ini kamu berhasil menjaga Cindy anak kita dengan baik, mendidiknya menjadi gadis yang baik dan mandiri seperti dirimu. aku akan menjaga kalian dengan baik, aku akan segera menikahi mu Windy.. jangan pernah pergi lagi dariku.!" ucap Leon dengan mata berkaca-kaca
" iya, aku akan berusaha menjadi istri yang baik untukmu, akan merawat mu, dan tidak akan meninggalkan mu..!" ucap Windy
Imelda yang ternyata belum tidur mendengar pembicaraan mereka, hanya bisa diam dan meneteskan air mata bahagia.
"jangan sekarang Tuhan, biarkan aku melihat mereka bersanding di pelaminan.. setelah itu aku ikhlas..!" batin Imelda
" nanti sore sepulang kerja, akan aku jemput lalu kita kerumah mama, untuk mengabarkan berita ini.. nanti biar bibi yang menemani Imelda, sebentar.!" ucap Leon
" terserah kamu saja," jawab Windy
" oiya, apa kamu sudah makan,, temani aku makan di kantin bisa,,?!" tanya Leon
__ADS_1
" belum,, ayoo aku juga lapar, tapi Imelda..!" balas Windy
" biarkan dia sedang tidur, kita hanya makan sebentar saja.." jawab Leon
Mereka keluar kamar menuju ke kantin.
****
" gila,,ini enak banget mba, Cindy belum pernah lo makan sushi, soalnya pastikan mahal.. makasih ya mba." ucap Cindy
" iya sama-sama, belum tentu nanti setelah mba menikah kita bisa kaya gini,, lagian sekarang kan udah pasti berubah dong, kamu kan anak pengusaha sukses kedua setelah Adrian,, jadi mau makan apa juga bisa.. he-he-he,,!" balas Bella
" iya juga sih ha-ha-ha,,tapi Cindy masih gak nyangka kalau papa Cindy itu bos Cindy sendiri hi-hi-hi,,, mana papa kaya lagi, duh rasa nya gimana gitu." jawab Cindy
" oiya, nanti setelah menikah mba Bella tinggal dimana,,? waduh berati Cindy harus pindah dong.." ucap Cindy
" mba udah ngomong ke nenek, nenek sih pengen nya rumah itu diperbaiki lalu di kontrakan, karena nenek gak mau kehilangan memori tentang rumah itu. tapi kalau pendapat mba, kalau dikontrakkan itu kan agak riskan, iya kalau yang ngontrak orang nya apik bisa ngerawat rumah, kalau jorok kan kasian rumah nya, udah direnov bagus-bagus eh dikontrak malah jadi ancur.. menurut kamu gimana,,?" tanya Bella
" iya bener tuh mba, kita gak tau namanya orang ngontrak itu karakternya kaya gimana, saran aku kalau mau dikontrak ya udah rumah nya gak usah dibetulin, tapi kalau mau dijual boleh tuh rumahnya agak direnovasi dikit biar menarik minat pembeli.." jawab Cindy
" iya nanti mba coba ngomong lagi sama nenek,,, oiya terus mama sama papa kamu gima kelanjutan nya..?" tanya Bella
" kemarin, waktu aku, mama diajak papa kerumah Oma, mereka terlihat yang senang, terus meminta Cindy melakukan tes DNA agar semuanya jelas, terus menyuruh papa segera menikah mama,,itu sih !" jawab Cindy
" terus perasaan kamu gimana,,?" tanya Bella
" ya Cindy sih seneng denger nya, karena Cindy juga tau dari cerita mama kalau papa itu pria yang baik pada masa lalu, hanya saja mama yang memilih meninggalkan papa, karena tak ingin menambah masalah baru, padahal kalau aja dulu mama minta papa tanggung jawab, pasti gak akan seperti ini keadaannya..!" jawab Cindy
" ya udah, semua kan udah kehendak Allah, mungkin memang harus seperti ini jalannya, gak ada yang perlu disesali, karena sekarang kan semua sudah kembali ke sisi yang seharusnya, mama mu kembali ke papa, mba juga mendapatkan laki-laki yang bisa menerima mba, begitu juga dengan kamu,, harus menemukan kebahagiaan mu.. bersama Adrian atau Baim,,,!" ucap Bella
" haduh,,, Cindy mah nanti dulu deh, sekarang Cindy mau lihat mba Bella, perempuan yang udah Cindy anggap kakak Cindy, menikah dan bahagia. kemudian melihat mama dan papa juga menikah dan bersatu, baru deh Cindy mikirin hidup Cindy,, inget mba Cindy masih muda tau,,,!!" jawab Cindy
" ha-ha-ha,,,!!!! iya iya tau, masih muda tapi jangan lama-lama, kasian Adrian ataupun Baim, jangan digantung tentukan pilihanmu, jangan sampai malah kamu yang kehilangan keduanya,,!" balas Bella
" ha-ha-ha,,,!! mba Bella kaya host di tv aja, lagian Cindy gak pernah ngegantungin mereka mba, Cindy percaya kalau jodoh Cindy udah ada, sekarang Cindy hanya bisa menjalani aja kehidupan setiap hari nya, sampai jodoh itu datang pada waktunya, Cindy gak mau buru-buru mba, jodoh mah gak kemana,,!" jawab Cindy
Pas banget resto tersebut sedang memutar lagu "Selow nya Wahyu,,!"
" udah yuk mba,, makan sushi nya cepet ini ngegosip nya yang lama.. pulang yuk,!" ajak Cindy
Bella memanggil pelayan membayar pesanan mereka, lalu keluar.
__ADS_1