
Selepas kedatangan orang tua Bastian semalam, Bella semakin tidak tenang takut jika ancaman itu benar terjadi, dia bukannya takut, hanya tak ingin Ayu celaka.
Ayu tetap berangkat dan pulang sekolah dengan pengawalan menggunakan mobil. Bella masih tetap bekerja sampai nanti akhir bulan Juni dia baru akan resaign. Dirumah pun Bella sedikit banyak telah mengajari Cindy tugas menjadi sekertaris.
Cindy masih bekerja dirumah Bu Imelda, sambil menunggu Cindy datang bersama bibi dihalaman menyiram bunga, pagi itu pak Leon berangkat lebih awal karena ada metting dengan Adrian.
"Nyonya,, pernah merhatiin gak sih, kalau wajah neng Cindy itu sekilas mirip Tuan deh,,?" tanya bibi
"masa sih Bi,, coba nanti saya perhatikan deh Bi,," jawab Imelda
"iya, pas lagi apa ya bibi lewat pas liat muka neng Cindy dari samping seperti liat Tuan dari samping juga,, ko bisa gitu ya Nyonya,,?" tanya bibi heran
Imelda hanya senyam-senyum aja. Tak lama Cindy pun datang turun dari ojek dan membayar ongkos nya. Dengan ceria dia masuk.
"selamat pagi Bu Imelda, bibi,,!" sapa Cindy
"selamat pagi Cindy,,!" jawab Imelda
"pagi neng Cindy,, seneng deh bibi neng Cindy tiap hari ceria terus,, ha-ha-ha,," jawab bibi
"harus dong Bi,, masih pagi itu kita harus semangat ceria, jadi sampai malam pun akan selalu di aura yang positif..", jawab Cindy
"udah yu masuk kita sarapan dulu,," ajak Cindy
****
Adrian, Leon, Alex, Bella, dan beberapa team divisi lainnya mulai melakukan metting mereka. Tak terasa metting mereka pun selesai dengan hasil yang memuaskan dan berlanjut kekontrak kerjasama.
Tinggallah diruang itu keempat manusia selain anggota divisi lain yang sudah meninggalkan ruangan kembali keruangan mereka masing-masing.
Bella yang tadi pagi sudah memberikan rekaman audio suara ibu Bastian ke Adrian dan Alex, sengaja akan membahas ini setelah meeting dengan Leon juga.
"eh pak Leon, saya pribadi mohon bantuan pak Leon,," ucap Bella
"ada apa Bella,,?" tanya Leon
Adrian segera menyerahkan Hp Bella, dan memutar rekaman audio semalam.
"sebenarnya istri saya pun sudah cerita, Cindy yang meminta bantuan ke istri saya dan saya juga untuk membantu mengatasi masalah Bella,,, kamu tenang saja Bella, saya paham kekhawatiran kamu, tapi kamu harus tenang, kamu kan calon pengantin jangan streess, biar masalah ini saya, Adrian, dan Alex yang akan mengatasi nya.!" ucap Leon
"akh,, terimakasih pak Leon, sudah bersedia membantu saya.." jawab Bella
"kamu tenang saya, saya dan Adrian tau betul bagaimana keluarga Bastian itu dalam berbisnis, dia tidak akan berani menyentuh kamu jika tau siapa yang dibelakang kamu." ucap Leon
__ADS_1
"sekali lagi saya ucapkan terimakasih pak,," jawab Bella mengangguk kan kepala.
"baiklah, kita akan sama-sama selidiki masalah Bella, sekarang karena hari hampir siang saya pamit kembali ke kantor..!" jawab Leon
"silahkan pak, Alex tolong antarkan pak Leon sampai ke mobilnya,,!" jawab Adrian
Leon dan Alex berjalan menuju lift yang akan membawa mereka kebawah.
"oiya Bella, hari ini Cindy kuliah ya,, kamu bisa antarkan dan jemput dia kan,, hari ini aku sedang tidak bisa..?" tanya Adrian
"oke tenang aja, nanti aku yang antar dan jemput Cindy kuliah,," jawab Bella
****
Siang berganti sore, waktu untuk para pekerja bersiap pulang. Sama halnya dengan Cindy yang juga bersiap akan pulang. Memesan ojek online sambil menunggu dia menemani Imelda menyiram bunga dihalaman depan. Tak lama kemudian ojek pun datang.
'bu Cindy pulang ya,, besok Cindy datang lagi,?" ucap Cindy sambil mencium tangan Imelda
"iya sayang hati-hati ya,," jawab Imelda
Cindy segera naik dan ojek pun segera keluar dari perumahan itu. Sekitar 30 menit Cindy baru sampai dirumah, karena sore itu jalanan cukup ramai.
"mba Bella,, ngapain sore-sore duduk di depan,,?" tanya Cindy
"mba Bella kalau capek gak usah, Cindy naik ojek aja.." jawab Cindy
Walaupun hari itu perasaan hati Bella merasa aneh, tapi selalu ditepis dan tak ingin berfikir macam-macam.
Usai makan malam, Bella sudah siap dengan motor nya menunggu Cindy. Tak lama Cindy pun keluar dan menutup pintu yang langsung dikunci oleh nenek. Segera Bella melajukan motornya menuju kampus Cindy.
Tiba dikampus, Cindy pun segera turun, saat hendak berbalik menuju kelas nya.
"Bella,,!" sapa Silvi bersama Jihan dibelakang nya
"iya bener kamu Bella kan,,? Wowwww,,, lama tak bertemu, kamu apa kabar,,? sepertinya kamu udah banyak berubah ya,," ucap Silvi
Bella yang masih tak menyangka akan bertemu Silvi dan Jihan dikampus Cindy.
"Cindy, ko Lo bengong sih, heran ya gue bisa kenal Bella,,?" tanya Silvi
"gue, Silvi, dan Bella kita emang kenal gak deket sih yah kenal lah, oiya Cindy kapan-kapan kamu ikut aku dan Jihan ya,, kamu juga Bella kita hangout lagi kaya dulu.." jawab Jihan
"ngomong-ngomong sekarang Lo kerja dimana Bella,, Lo masih kerja apa udah jadi simpenan Om,,?" tanya Silvi
__ADS_1
Bella yang hanya diam, kembali bayangan buruk masa lalu terlintas di kepala nya, karena ulah wanita didepan nya ini, dia sampai kehilangan masa depannya, ingin rasanya menjambak rambut nya.
"Cindy, sudah ya mba pulang nanti mba jemput kamu, kamu segera masuk, dan jangan kemana-mana sampai mba datang, jangan pernah kamu pergi dengan mereka ini,, kamu mengerti,,!!" tegas Bella
'oke mba siap,,!" jawab Cindy berbalik berjalan menuju kelasnya
Bella pun memutar motornya dan kembali pulang.
"Cindy tunggu,,!" Silvi dan Jihan berlari mengejar
Cindy yang melihat mereka mengejar segera berlari,masuk kekelas nya. Kedua wanita yang ikut berlari terlihat lelah, langsung duduk di bangkunya, untungnya tak lama dosen pun datang.
"kamu ko lari-larian sih,, ada apa,,?" tanya Baim
"ha-ha-ha aku habis dikejar mba kunti,, daripada digigit ya aku lari aja,,!" jawab Cindy
"nanti kamu dijemput sama cowok galak gak,,?" tanya Baim lagi
"gak tadi aku diantar mba Bella,, dan pulang nya juga dijemput mba Bella,,!" jawab Cindy
"oh,, yasudah kalau begitu,," jawab Baim
Dosen menerangkan pelajaran sampai kepala Cindy tuing-tuing, untuk jam pelajaran pun usai. Dosen segera meninggalkan kelas dan menyuruh mahasiswa semua pulang, dan jangan ada yang main petasan 😁
Silvi dan Jihan sudah nongol dimeja Cindy,,
"halooo semua,, dengar dulu deh bentar, ada informasi penting ternyata Cindy ini punya kakak yang jadi simpenan Om-Om,, iiikkkhh jangan-jangan Cindy juga simpenan ya,,?!" teriak Silvi
Sekelas heboh,, bisik-bisik kasak-kusuk gak jelas kaya orang kumur-kumur.
Cindy yang gak peduli dengan ocehan Silvi, segera berdiri dan berjalan keluar diikuti Baim. Tangan Baim langsung ditarik oleh Silvi.
"Baim, aku nebeng kamu ya,, aku gak bawa mobil,,?" tanya Silvi manja
"boleh, tapi kamu bantu dorong ya, soalnya bensin motor habis, mau cari pom bensin dulu,, gimana?" jawab Baim santai
Cindy yang mendengar jawaban Baim, menoleh dah tertawa.
"ha-ha-ha,,,,!!!! Baim-Baim,,, ha-ha-ha,,," teriak Cindy
Silvi yang mendengar Cindy tertawa, merasa kesal..
"liat aja Lo nanti,,!" gumam Silvi
__ADS_1