
Setelah berminggu-minggu hari dipenuhi dengan hal yang menguras emosi dan tenang akhirnya suasana sudah mulai kembali normal, sekarang memasuki pertengahan bulan di bulan Juni dan tak terasa mendekati pernikahan Bella.
Disaat weekend seperti sekarang ini, memang paling enak kumpul bersama keluarga, sedang asik ngobrol santai sambil menonton TV, terdengar suara dari arah pintu.
"permisi,, ada paket,,!" teriak kurir
"iya sebentar,,," jawab Bella dari dalam sambil berjalan kedepan.
Dibuka pintu..
"ada paket untuk Bella Anindita,,!" kata kurir
"iya saya Bella, paket dari siapa pak,,?" tanya Bella
"disini tidak ada nama pengirimnya, mungkin didalam kali mba, mba terima dulu aja, lalu tanda tangan disini,,!" jawab kurir
Bella menerima paket, dan tanda tangan ditempat yang ditunjuk kurir, kemudian kurir pun pergi.
Bella memandang bungkusan plastik hitam yang ada ditangannya, tak ada nama pengirimnya,,
"apa ya ini,, dari siapa ya,,?" gumam Bella
Bella pun segera berjalan masuk kembali ke ruang TV,,
"apa itu Bella,,?" tanya nenek
"entahlah nek, kalau dilihat dari bentuknya seperti isinya amplop, tapi dari siapa ya gak ada nama pengirimnya..?" tanya Bella heran
"coba aja buka mba,, apa sih isi nya,, Cindy penasaran deh,,!" jawab Cindy
Bella segera membuka plastik luar, terlihat amplop coklat, kali ini bertuliskan kata didepan amplop.
to: Bella
kamu akan tahu seperti apa aku dengan Ariel berhubungan.
from: Cintya
Bella semakin penasaran setelah membaca tulisan singkat didepan amplop, dibuka tali pengunci amplop, diambil isi dari dalam amplop itu. Ternyata ada 3 lembar foto dan itu semua gambar Ariel dan Cintya. Ada yang saat mereka di klub Ariel yang tengah mabuk dipeluk Cintya, lalu ada saat Ariel dikasur sedang tidur dengan kemeja terbuka dan kepala Cintya bersandar di dadanya, yang terakhir dimana Ariel dan Cintya mereka sama-sama dlberada didalam selimut, yang terlihat hanya pundak Cintya seperti tidak mengenakan pakaian.
__ADS_1
Bella yang melihat foto itu sedikit bergetar hatinya, tapi cukup kuat untuk tidak emosi. Segera dia mengambil Hp, dia foto kembali dan kirim ke Ariel.
"mba Bella baik-baik aja kan,,,?" tanya Cindy
"kamu harus tenang Bella jangan emosi, ini pasti hanya karena wanita di foto itu tak suka melihat mu akan menikah dengan Ariel,,!" ucap nenek
"iya nek,, memang betul Cintya ini suka dengan Ariel, tapi Ariel tidak menyukainya, dan aku lebih percaya Ariel dari pada perempuan yang tidak aku kenal ini, dan lagi pula nek, Ariel aja bisa menerima aku apa adanya dengan keadaan ku, jadi akupun akan berusaha melupakan masa lalunya, dan menerima dia dengan sebaik-baiknya..!" jawab Bella bijak
"bagus mba Bella,, semua orang kan punya masa lalu, yang penting gimana sekarang kita menata masa depan,,!" ucap Cindy
"betul kamu Cindy, mba gak peduli dengan apa pun yang tidak penting tentang masa lalu, yang jelas mba mau fokus untuk pernikahan mba saja,," jawab Bella
Tak lama Ariel pun membalas pesannya..
"Bella, apakah kamu marah dengan foto itu,,?' bunyi pesan Ariel
"aku tidak marah, hanya sedikit kecewa, tapi itu tak akan merubahku untuk tetap mencintai mu,," balas Bella
"maafkan aku Bella, foto itu sudah lama sekali dan aku dibuat mabuk oleh Cintya, maafkan aku sayang," tulis Ariel
"semua manusia pasti punya masa lalu, kamu saja bisa menerima aku yang seperti ini, kenapa aku tidak,,? aku akan mencintaimu,?" tulis Bella
"iya aku percaya padamu sayang, sudah ya," balas Bella
"sudahlah Cindy, kamu robek-robek saja foto gak penting itu, jangan sampai ada orang lain yang melihat, bisa rusak nama baik calon suamiku..!" ucap Bella
"siap mba,!" jawab Cindy segera dia akan merobek.
"ehh,, tunggu nenek juga mau robek satu,,,!" ucap nenek
Cindy memberikan satu lembar foto ke nenek dan mereka merobek bersama.
Tiba-tiba dari arah luar pintu terdengar seperti diketuk..
"biar mba aja yang buka,," ucap Bella
Bella berjalan menuju pintu dan membuka nya. Terlihat seorang wanita cantik, tinggi, putih, kalau diperhatikan usianya hampir sama dengan ku,,tapi bukan Cintya ini siapa ya,,? batin Bella
"maaf mba nya cari siapa ya,,,?" tanya Bella
__ADS_1
" apa betul Cindy tinggal dirumah ini,,?" jawab wanita itu
"iya betul, Cindy ada disini, mba nya siapa dan ada perlu apa dengan Cindy,? silahkan masuk akan saya panggilkan Cindy,,,!" ucap Bella
Wanita itu masuk mengikuti Bella keruang tamu, dan duduk disalah satu bangku disana. Bella pun berjalan kedalam untuk memanggil Cindy.
"Cindy, ada wanita cantik mencarimu didepan,, mba baru melihat dia, coba kamu temui.!" ucap Bella
Cindy langsung berjalan kedepan. Begitu sampai didepan Cindy pun merasa tak mengenal wanita itu.
"saya Cindy mba,, ada apa ya ingin bertemu saya..?" tanya Cindy
"oohh,, hai Cindy, kenalkan saya Meisya, saya calon tunangan Baim.!" jawab Meisya
'cantik sih, tapi ko kelihatan nya usianya seumur mba Bella kali ya,,' batin Bella
"kedatangan saya kesini untuk meminta tolong kepada mu, supaya kamu mau membujuk Baim, untuk kembali pulang karena orang tuanya sendiri pun tidak bisa membujuk Baim untuk pulang, saya juga tidak berhasil menyuruhnya pulang.!" ucap Meisya
"pulang kemana,,, memang orang tua nya ada dimana,,?" kata Cindy mulai kumat kepo nya
"jadi kamu gak tau, Baim itu anak konglomerat terkenal di Jerman,, orang tua kami menjodohkan aku dengan nya, aku sendiri pun sudah berteman baik dengan kakak perempuan Baim., bisa kamu bantu aku..?" tanya Meisya
"ooohh,, kamu tunangan nya Baim, wah asikkk akhirnya aku bisa ada alasan untuk menolak Baim he-he-he,,,!" jawab Cindy
"Hah apa kamu bilang, menolak Baim, apa Baim pernah menyatakan perasaannya padamu,,?!" tanya Meisya
"iya Baim pernah bilang suka padaku, tapi tidak aku tolak dan juga tidak aku terima. tapi mba nya tenang aja, karena sudah tau mba tunangan mu Baim, jadi aku bisa mendapatkan alasan untuk menolak nya.!" jelas Cindy
"ehmm,, Cindy sebenarnya aku datang ke Indonesia atas negosiasi antara aku dengan Angelina kakak Baim, tanpa sepengetahuan orang tua nya, aku sebenarnya sudah memiliki kekasih pilihan ku sendiri Cindy, tapi karena kerjasama antara orang tua aku menyetujui perjodohan ini. jadi aku bernego jika aku bisa mengajak Baim kembali, Angelina akan meyakinkan orang tua mereka agar melepaskan aku dari perjodohan ini.. bisa bantu aku kan Cindy,,?" jelas Meisya
"ooooohhh,,, apa yang kau katakan itu benar adanya ataukah hanya tipu daya mu saja,,?" ucap Cindy
Meisya segera mengambil Hp nya, memperlihatkan beberapa foto dirinya bersama seorang pria yang wajahnya lebih tua dari nya, tapi malah jadi terlihat cocok, sedang berfoto mesra.
Meisya juga memperlihatkan chat antara dirinya dengan Angelina pula dan Cindy membacanya.
"okelah,, aku akan berusaha membujuk Baim, tapi kalau memang Baim nya gak mau jangan suruh aku lagi ya..!" ucap Cindy
"iya,,, terimakasih Cindy. kalau begitu aku permisi dulu." jawab Meisya
__ADS_1
Keluar meninggalkan rumah Bella