Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
Bab.62 Tamu Tak Diundang


__ADS_3

Pintu kamar VIP rumah sakit terbuka, muncul dua laki-laki sama tampan nya berjalan kearah ranjang Imelda.


"gimana sayang, sudah habis sarapan nya,,?" tanya Leon


"iya sayang aku selalu habis jika disuapi oleh Cindy,, oiya sayang tadi aku minta Cindy untuk beralih kerja dirumah kita menemani aku, karena aku tak ingin rawat inap, menurut kamu bagaimana sayang,,?" tanya Imelda


"memang nya Cindy mau, bekerja dirumah kami sebagai suster Bu Imelda,,?" tanya Leon


"ehh,, maaf pak Leon dan Bu Imelda saya mewakilkan Cindy jika memang itu bisa membantu kesehatan Bu Imelda agar cepat pulih, Cindy pasti tidak akan menolak, hanya saja kebetulan bulan Juli nanti sekertaris saya si Bella akan menikah dan setelah menikah tidak diijinkan kerja oleh suaminya, jadi saya mau menarik Cindy untuk jadi sekertaris saya,, bagaimana pak Leon boleh kah,,?" tanya Adrian


"nah,, iya begitu saja ya Cindy,, kamu kan masih lama mengganti kan Bella masih bulan Juli, jadi mulai besok kamu dipindah kerja dirumah saja ya,, bisa kan Cindy,?" tanya Leon


"ooohhh,, iya kalau begitu sih bisa pak, kenapa gak kepikiran dari tadi ya Bu he-he-he,,, tapi jam kerja nya apakah sama seperti dikantor,,?" tanya Cindy


"iya sama kamu datang pagi dan pulang sore, karena sore saya juga sudah pulang,,, akhhh saya tenang kalau seperti ini,, terimakasih Cindy, Adrian, kalian sangat membantu saya." ucap Leon


"oiya sayang,,kamu setuju gak Cindy dengan Adrian,, mereka serasi kan,,?" tanya Imelda


'ikh Bu Imelda apaan sih,,ko jadi bahas Cindy,," ucap Cindy


"ehmm,, boleh juga, tapi jangan terburu-buru lah, usia kalian juga kan masih sangat muda, pacaran boleh, tapi menikah sabar dulu lah.." ucap Leon


"Cindy setuju pak,,! tuh denger jangan buru-buru,," kata Cindy


"wah,, ucapan pak Leon gak beda jauh dengan Cindy,, pak Leon bilang jangan buru-buru, kalau Cindy bilang saya harus menunggu nya sampai dia kaya,,haduh!" jawab Adrian


"ha-ha-ha,, bagus Cindy sekalian menguji apakah Adrian sanggup menunggu kamu,?" ucap Leon


Imelda yang memandang suaminya berbicara dengan anak dan calon menantu nya, tersenyum,, suamiku secara tidak langsung kamu telah memperingatkan Adrian, yang mencintai putrimu.. pikir Imelda


"Bu Imelda, seperti hari semakin siang, kami mohon pamit karena ibu pun harus istirahat, jika kami terlalu lama disini, saya takut pak Leon akan semakin memprovokasi Cindy, ha-ha-ha,," jawab Adrian


"ha-ha-ha,, ya sudah kalian pulang lah,, hei antar Cindy sampai kerumahnya, jangan dibawa keluyuran,,!" ucap Leon


"oke pak siap,," jawab Adrian


"dan Cindy, besok kamu langsung datang kerumah kami saja ya,,tak perlu ke kantor lagi." ucap Leon

__ADS_1


"oke baik pak,, Bu Imelda Cindy pamit ya, cepat sehat besok kita bertemu dirumah ibu,, dah!" ucap Cindy


Mereka pun keluar dan berpapasan dengan dokter yang akan mengecek Imelda.


****


Adrian langsung mengantar Cindy pulang, setengah jam kemudian mereka sudah sampai, Adrian pun ikut mampir.


"hei, kalian sudah kembali,, mari masuk mba baru selesai bikin es campur mau gak,,?" tanya Bella


"wah,, pas banget cuaca panas gini minum es campur,,!" ucap Adrian


"iya mba, Cindy juga haus banget." ucap Cindy


"eh om Adrian,, sini om minum es campur seger,,," ucap Ayu


"wah iya,, enak banget,, Bella cepetan mana es campur nya,,!" teriak Adrian


"iya tunggu bawel amat sih,,!" balas Bella


Meskipun dikantor mereka atasan dan bawahan, tapi diluar kantor mereka tetap teman yang cuek. Sedang asik meneguk es campur yang segar, tiba-tiba dari luar terdengar suara pintu diketuk.


Nenek membuka pintu, melihat ada seorang wanita separuh baya datang sendiri kerumah Bella.


"maaf apa betul ini rumah Bella,,?" tanya wanita itu


"iya betul, saya ibu nya Bella,, ibu siapa dan ada perlu apa dengan anak saya,?!" tanya nenek


"siapa sih nek yang datang,,!!" tanya Bella sambil berjalan kedepan.


Bella yang melihat wanita itu adalah mama dari Bastian, merasa heran.Cindy, Adrian dan Ayu masih melihat dari jarak agak jauh.


"itu wanita yang kemarin bertemu di Mall,," bisik Cindy pada Adrian


"ada perlu apa anda datang kerumah saya,,?!" tanya Bella


"siapa dia Bella,,?" tanya nenek

__ADS_1


"dia wanita yang dulu pernah memberikan Bella uang nek,,!" ucap Bella


"ooohh,, ada keperluan apa datang kemari,?" tanya nenek lagi


"langsung saja,, apakah gadis kecil itu cucu ku,,?" tanya wanita itu


"bukan,,!! Ayu bukan cucu anda, sekarang anda bisa pulang, kami mau istirahat..!!" tegas Bella


"oke baiklah,, saya akan tetap memastikan apa benar dia cucu ku atau bukan,, jika benar aku akan mengambil nya dari kalian,,!" ucap wanita itu lalu pergi


Bella yang kaget langsung lemas, jika sampai mereka tau Ayu cucu mereka, aku harus bagaimana..? pikir Bella


"kamu tenang saja Bella, aku kenal dengan wanita tadi, berikut keluarga nya, mereka terkenal licik untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, tapi mereka tidak pernah bisa mendapatkan kerjasama apapun dari ku,,aku juga pegang kartu As mereka, selagi mereka tidak mengganggu ku, akan ku simpan kartu As itu, tapi jika mereka berani menyentuh Ayu, aku akan bertindak dan untuk keamanan Ayu aku akan kirim pengawalan ketat yang memantau Ayu.." ucap Adrian


Cindy yang menatap Adrian kagum dengan jiwa pertemanan dan kekeluargaan Adrian, dirumah Bella Adrian bukan orang lain, Adrian sudah seperti keluarga, buat nenek Adrian orang yang berjasa.


Bella masih diam.


"sudah Bella kamu tenang saja, tidak perlu risau kamu dengar kan kata Adrian tadi, dia akan membantu kita untuk menjaga Ayu,," ucap nenek


Cindy masih menatap Adrian..


"udah kali ngeliatnya,, aku emang tampan ko,,?" ucap Adrian


"astaga,, siapa juga yang ngeliatin kamu,, aku tuh gak nyangka aja ternyata kamu itu punya uban juga ya, ha-ha-ha,," ucap Cindy sambil berlalu malu


"Hah, serius kamu Cindy, rambutku ada uban nya, cabutin dong, malu nih kalau nanti dilihat orang,,!" rengek Adrian mengejar Cindy keluar


"ha-ha-ha,, aku bohong weeekkkkk,,," ucap Cindy sambil menjulurkan lidahnya


Adrian menjitak kepala Cindy, sambil tertawa-tawa.


"kamu serius kan dengan ucapan kamu tadi tentang pengawalan untuk Ayu,,?" tanya Cindy


"iya lah,, besok akan ada 2 orang yang mengawal Ayu setiap hari nya, tapi agak tidak mencolok mereka mendampingi Ayu tidak dari jarak dekat, tapi mereka masih bisa memantau Ayu,," ucap Adrian


"Pokoknya kamu tenang aja, Ayu tetap bersama kita dan Bella, aku juga tak sudi keluarga jahat itu mengambil Ayu." kata Adrian lagi

__ADS_1


Didalam Bella sudah mengirimkan pesan kepada Ariel, tentang pertemuan nya dengan keluarga Bastian, dan juga menceritakan tadi ibu Bastian datang dan mengancam.


__ADS_2