
" permisi pak Leon, saya sudah menaruh tas berisi baju ibu, oiya kenapa bapak ada disini,,? Bu Imelda sakit apa pak,, apa Cindy boleh tau,,?" tanya Cindy
Pak Leon yang mendengar suara Cindy, segera menoleh, dan menggeser duduknya agar Cindy bisa duduk disampingnya.
"duduklah,, akan ku ceritakan kondisi Imelda tadi,,!" jawab Leon
Cindy segera duduk,, diam menanti cerita dari pak Leon.
" kata dokter, Imelda selain menderita penyakit Meningitis dia juga menderita penyakit Myasthenia Gravis,,!" ucap Leon
" penyakit apa itu pak,,?" tanya Cindy
" semacam penyakit autoimun yang menyerang otot syaraf, makany otot tangan dan kakinya terasa lemas. ini termasuk penyakit langka, tidak bisa disembuhkan hanya bisa melakukan perawatan dengan obat-obatan, penyakit ini akan tetap ada selama Imelda masih hidup,,!" jawab Leon
Cindy kaget, tidak menyangka Bu Imelda, menderita penyakit seperti itu.
" pak Leon harus tenang, kita tidak boleh meninggalkan Bu Imelda, disaat-saat seperti ini. Cindy sendiri akan berusaha membantu pak Leon menjaga Bu Imelda,,!" ucap Cindy
" saya hanya tidak tega jika melihat wajahnya, yang berubah sedih dan lesu setelah mendengar diagnosa dokter." ucap Leon
" wajar pak, jika Bu Imelda sedih, karena dia yang mengalami dan merasakan.. tugas kita memberikan semangat." jawab Cindy
" apakah ini karma untuk saya ya Cindy,,? dulu saya menyakiti hati seorang wanita, sekarang saya merasa sakit melihat istri saya menderita seperti itu.!" ucap Leon
" pak Leon, karma memang ada tapi jangan bapak sangkut pautkan dengan penyakit Bu Imelda dengan masa lalu bapak, yang penting sekarang Bu Imelda butuh perhatian dan support dari orang-orang disekelilingnya..!" jawab Cindy
" aaahh,, andai saja saya dulu mengejarnya, bukan menyerah dan membiarkan wanita itu pergi karena pada saat itu dia sedang hamil, mungkin anak saya sama usia nya seperti kamu. tapi sepenuhnya bukan salah saya, karena wanita itu yang menyuruh saya untuk tidak mencari nya..!" ucap Leon sesal
" ehm, pak Cindy kedalam dulu ya, kasian ibu takutnya bangun dan butuh sesuatu." jawab Cindy
Meninggalkan Leon yang masih menatap langit dengan mata terpejam, entah apa selanjutnya yang dia pikirkan. Cindy berlari masuk kedalam kamar lagi, dan benar saja Imelda sudah bangun dan ingin kekamar mandi.
"Bu Imelda,, ayoo Cindy bantu,!" memapah Imelda kekamar mandi
" Cindy, kaya nya aku perlu kursi roda deh, nanti aku bilang Leon, oiya Cindy apa kamu bisa membantu ibu mandi, badan ibu sudah mulai gerah..?" tanya Imelda
" bisa Bu bisa,,, ayoo,!" ucap Cindy
__ADS_1
Mereka berdua masuk kedalam kamar mandi, setelah Cindy membawa masuk kursi kekamar mandi, Cindy membantu melepaskan pakaian yang dikenakan Bu Imelda, dan mendudukan Bu Imelda dikursi. Cindy melakukan tugasnya dengan baik, dan penuh perhatian.
Imelda yang merasakan perhatian Cindy, menatap Cindy yang masih melap badannya dengan handuk.
"Leon beruntung sekali kamu, memiliki anak gadis seperti Cindy, yang begitu penyayang dan berhati lembut, apa mungkin kelembutan hati Cindy, turunan dari mama nya,?" batin Imelda
" Leon andai kau tau gadis yang ada didepan ku ini adalah anak mu, anak Windi, wanita yang dulu pernah kau cari.!" batin Imelda lagi
Selesai Cindy memakaikan pakaian bersih kepada Imelda, pakaian yang dia bawa tadi pagi. Imelda merasa lumayan segar, dan mulai terasa lapar. Cindy memapah Imelda kembali keranjang nya.
Tak lama Leon pun masuk kedalam,, melihat Cindy yang memapah Imelda naik ke ranjang, dan disaat bersamaan dia melihat wajah Cindy dari arah samping, terlihat sekelebat bayangan Windi di wajah Cindy.
" ada apa ini,,!" gumam Leon pelan.
"eh pak Leon, dari tadi ya berdiri didepan pintu, ko gak masuk pak,,?" tanya Cindy
" ehm Cindy, saya ada urusan diluar sebentar, saya pergi dulu,kamu tolong jaga Imelda ya.." ucap Leon
" baik pak,, Cindy akan menjaga dan merawat Bu Imelda dengan baik,," jawab Cindy
" sayang, aku pergi dulu ya, baru ingat aku ada keperluan diluar.!" kata Leon
****
Diparkiran mobil rumah sakit, Leon nampak sedang menelepon seseorang dengan serius. Tak lama dia pun masuk kedalam mobil dan pergi.
****
Pak, nanti siang apakah bapak berkenan untuk menjenguk Bu Imelda, dirumah sakit,,?" tanya Bella
" Bu Imelda, masuk rumah sakit lagi,,! oke oke nanti siang kita akan menjenguk nya, siapkan buket bunga untuk dibawa nanti.!" jawab Adrian
" baik pak, akan saya siapkan segera,,!" ucap Bella
****
Leon yang bingung karena pikiran nya yang tiba-tiba teringat kembali dengan Windy, membuat Leon menyetir mobil tak tentu arah tujuan. Tak lama Hp nya berbunyi tanda ada pesan masuk. Leon segera menepikan mobil nya, disusul kemudian suara dering Hp.
__ADS_1
" ya,, bagaimana hasilnya apa yang kamu dapatkan,,?" tanya Leon
" oh,, akhirnya oke, baiklah terimakasih atas kerja mu.!" kata Leon lagi
Leon pun segera membuka pesan yang sudah masuk dari tadi di Hp nya.
# Alamat rumah ibu Windy Agatha di Bandung :
Jl.Surigunting No.1 Kec.Andir Bandung #
" Akhirnya Windy setelah 21 tahun berlalu, baru kali ini aku bisa melacak keberadaan mu.," gumam Leon
"Baiklah aku tidak ingin membuang waktuku, aku akan segera kerumah nya..!" ucap Leon lagi
Leon kembali menjalankan mobilnya menuju alamat yang tadi sudah dia dapatkan, dengan hati tegang dan juga rindu yang tak terbendung, dia melajukan mobil nya dengan cepat. Hingga tak butuh waktu lama dia sudah masuk Tol dan kemudian keluar Tol, lalu berbelok ke jalan masuk yang bertuliskan " Selamat Datang di Kab. Bandung " Setelah berputar-putar dia memutuskan untuk bertanya saja, dia menepikan mobil nya dan turun.
" permisi pak, maaf mau tanya Jl.Surigunting kec. Andir dimana ya..?" tanya Leon
" kalau Jl.Surigunting saya tidak hafal pak, tapi kalau kec.Andir ada di tikungan kedua arah ke Utara sana, itu sudah masuk kec.Andir pak,,, selanjutnya bisa bapak tanyakan alamat tadi disana,,!" jawab penjual gorengan
" oh iya,, terimakasih pak..permisi,!" jawab Leon
Leon segera menjalankan mobilnya lagi menuju arah Utara melewati dua tikungan yang ditunjukan mamang gorengan tadi. Sekitar 15 menit, untuk sampai ditikungan kedua. Leon menepikan mobil dan turun untuk bertanya lagi.
" permisi bu, apa benar ini kecamatan Andir,,?" tanya Leon
" iya betul pak,,kenapa pak,?" jawab ibu pemilik toko kelontong
" ini Bu, tau gak alamat Jl.Surigunting no.1 kec. Andir dimana ya..?" tanya Leon
"ooohh,, Jl.surigunting no.1 itu ada diujung jalan ketiga di sana pak,,rumah nya ibu Windy kalau gak salah itu,,!" jawab si ibu
" iya betul,, saya mencari rumah ibu Windy,, Alhamdulillah akhirnya ketemu juga,, terimakasih ya Bu,,?" jawab Leon
" memang bapak ini, siapa nya ibu Windy,, pacar nya ya,, ha-ha-ha,!! ibu Windy kan setiap hari menitipkan kue buatan nya ditoko saya, dulu anaknya yang antar tapi karena anaknya di Jakarta, jadi pembantu saya yang ambil kerumah Bu Windy,, !" jawab ibu malah curhat
" ya sudah bu, terimakasih banyak atas informasinya, saya permisi dulu,,!!" jawab Leon
__ADS_1
Leon kembali masuk kedalam mobil, dan segera menjalankan mobil nya ke jalan rumah Windy, entah kenapa dia sangat tegang, deg deg an tapi juga ada perasaan senang.