
Adrian sudah kembali ke hotel,, "sayang aku pulang,,!" teriak Adrian
Sementara Cindy ternyata ada dikamar mandi jadi tak menjawab panggilan Adrian.
"sayang kamu dimana,,!" panggil Adrian
"aku di kamar mandi,, lagi setoran sayang, kamu udah pulang ya,,?" jawab Cindy
Adrian memilih duduk di sofa, setelah menanggalkan Jas nya. Tak lam kemudia Cindy pun keluar sambil memegang perut nya.
"perut mu kenapa,,?"
"gak tau nih tadi pagi sakit, mungkin kebanyakan jajan kemarin kali atau emang udah waktunya setoran aja sayang, gimana meeting nya sukses,,,?!"
Cindy menghampiri Adrian dan ikut duduk disebelah nya, sesaat mencium aroma parfum wanita dari Jas yang di sandarkan Adrian di sofa.
"kamu masih inget gak sayang, sama cewek yang dulu pernah dijodohin sama aku yang namanya Susan..?"
"Susan, cewek yang dulu pernah ketemu di toko kue nya kak Yon ya,, aduh kak Yon jadi kangen deh,, kak Yon apa kabar ya,,?!" jawab Cindy sambil menerawang
"mulai deh kangen kangen cowok lain ya,,,?" cemburu
"yah sayang, gak usah cemburu kali, aku dah anggap kak Yon itu kakak ku sendiri tau, dia cowok baik, mana mungkin aku gak kangen dia,, kapan-kapan kita ke Bandung yukk,,!" Cindy mulai heboh
"sayang kita ini mau ngebahas Susan bukan Yon,,!"
"oiya,, oke Susan aku pernah ketemu terus kenapa,, dia godain kamu lagi,,?!"
"kalau dia godain aku gimana, kamu cemburu gak,,?!" tanya Adrian mancing
"tergantung, kalau kamu nya terpancing dan mau digodain bukan cemburu lagi namanya, tapi udah naik tinggal jadi medusa,,! tapi aku yakin ko kamu gak akan terpancing lah, hanya dengan seorang Susan, ya kan,,?!"
"ah, kata siapa,,, tadi Susan makin cantik loh, makin seksi pula, begitu aku lihat dia masuk dengan jalan nya yang anggun dan mempesona widih,,!" Adrian melirik ekspresi wajah Cindy
"ko muka kamu biasa aja sih,,, aku lagi ceritain perempuan lain loh, kenapa kamu tenang-tenang aja sih,, kalau nanti aku diambil sama Susan gimana,,?"
"aku tanya kamu nya mau gak dibawa sama dia,,,?!"
__ADS_1
"ya gak mau sih,,!"
"ya udah ngapain juga aku pusing, karena apa,,,?" tanya Cindy
"apa !"
"karena aku percaya sama kamu, lagian kan kamu yang di goda,, bukan kamu yang sengaja menggoda kan. kalau kamu di goda dan hampir tergoda, aku sebagai istri mu wajib melindungi keutuhan rumah tangga ku, kecuali kamu yang mulai bermain api mencoba menggoda perempuan lain di luar sana, nah itu lain cerita nya, gak ada istilah A,B,C langsung aku tinggalin,,!" jelas Cindy
"ooooohhh,,,iya sayang aku gak akan macam-macam ko sama kamu,, masa udah susah payah aku dapatkan, masa mau aku lepas hanya demi godaan wanita,,!"
"jangan cuma janji di mulut,, janji dihati, dan janji dengan Tuhan,,!"
"iya iya,, kenapa jadi dapet kultum sih,,?! aku tuh mau bilang kalau klien aku tadi Susan itu,!"
"oh Sus Enterprise itu punya dia,, apa dia sekarang sudah menikah,,?" tanya cindy
"entahlah, terakhir aku ketemu dengan nya saat dia datang kekantor ku dia cerita kalau dia hamil saat itu, dan tadi dia gak bilang apa-apa dan aku juga males untuk kepo, cuma dia bilang udah gak minat lagi sama aku,,!"
"yah sedih dong,,!" ledek Cindy
"sedih kenapa senang lah, bebas satu gangguan,,! terus tadi dia mau kerjasama untuk show dia dengan memakan perhiasan dari tempat ku.!"
"aku bilang aku mau kerjasama asalkan kamu, istri ku yang cantik dan pintar ini jadi Brand di show itu, aku mau mengenalkan pada publik kalau kamu istriku,,!"
"wah,,, pasti Susan nolak deh,,!"
"dia sih sempet mikir lama tuh, tapi ujung-ujungnya oke juga,,!"
"oh ya udah deh,,, karena kamu pakai aku jadi Brand berati aku dapat komisi dong,,!"
"pasti dapet dong,,, komisi nya mau sekarang apa nanti malam,,?!" tanya Adrian
"nanti malam aja lah,,!"
"dua kali deh sekarang dan nanti malam,, he-he-he,, biar cepet jadi dede bayi "
"terserah kamu lah,,!"
__ADS_1
"tunggu bentar aku ke toilet dulu,,!"
Cindy mengambil jas Adrian dan menggantung di gantungan, mata nya tertuju pada sebuah ceplakan bentuk bibir yang tergambar samar oleh lipstik.
"huh,, trik kuno masih pakai model kaya gini rupanya,, dia pikir aku gak tau, norak banget sih tuh cewek, Susan semoga kamu cepat sadar ya, kasian kamu,," gumam Cindy
Adrian keluar dari kamar mandi, "sayang coba kamu lihat ini apa,,?" Cindy menunjukkan tanda lipstik bentuk bibir di jas
Seketika Adrian langsung ingat saat hendak keluar Susan sempat tersandung, dan menubruknya oh jadi untuk ini.
"sayang maaf, ini aku bisa jelasin ko, jangan marah ya,,?!" Adrian mulai panik
Melihat muka takut Adrian membuat Cindy ingin menjahilinya,
"oke jadi mau jelasin apa,,?"
"jadi gini aku betul-betul gak tau kalau maksud Susan tersandung itu karena dia ingin membuat tanda ini,,!"
"oke, dan aku harus percaya,,?"
"ya iya lah,, emang kejadian nya seperti itu,,!"
"oke,, karena kamu maksa aku akan menghukum kamu,, cepat naik kekasur,,!" teriak Cindy sambil mendorong Adrian hingga terjatuh dikasur
Dengan gaya cat women, diiringi Auman kecil Cindy seolah-olah ingin menerkam Adrian.
"sayang, jadi ini hukuman nya,, ooooohhh aku mau dihukum setiap hari sayang,,,!"
Dan ciattttt hup Cindy spontan meloncat duduk diatas perut Adrian, dan dengan manja khas kucing Cindy menciumi muka Adrian hingga bibir mereka bertemu dan ciuman panas pun terjadi, kali ini Cindy yang akan memimpin permainan.
Hingga mereka kelelahan bersama, "sayang aku gak nyangka deh, kamu begitu liar,,Eeerrr,,,!!!" Adrian meledek dengan cakar ditangannya.
****
Sementara di Cafe, Susan masih menerawang jika Cindy tau dan lihat bekas lipstik itu ha-ha-ha,,,
"aku jadi penasaran sepert apa pertengkaran mereka saat ini setelah melihat lipstik yang ku buat tadi, kasian kamu Cindy, baru menikmati pernikahan eh sudah mulai terjadi keributan,,,!" gumam Susan
__ADS_1
"kita kembali ke kantor sekarang,,,!"