Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
Bab. 54 Datang kerumah Ariel


__ADS_3

Hari yang membuat Bella tegang pun datang juga, ya dari setelah Ariel mengajak Bella untuk berkunjung kerumahnya, membuat Bella kepikiran. Apa yang akan terjadi dirumah Ariel nanti, apakah orang tu Ariel dengan senang hati menyambut nya, atau dia malah mendapat perlakuan tidak menyenangkan.


Siang itu Bella mengenakan pakaian kasual santai yang terlihat pas dengan badannya, karena cuaca London saat itu sedang musim dingin jadilah dia memakai celana panjang, kaos kemudian dilapisi sweater dan tak lupa syal, karena ini hanya makan siang. Sedang duduk menatap langit-langit hotel dia dikagetkan dengan suara telepon.


"Bella, aku akan menuju hotel dan menjemput mu ya,, kamu bersiap-siap lah,,!" ucap Ariel


"iya" jawab Bella hanya itu


Tak lama dia menanti, Ariel sudah melepon nya lagi.


"Bella, aku sudah dilobby hotel, bisa kamu turun,,?" tanya Ariel


"oke" jawab singkat Bella


"Hah, cepat sekali dia sudah sampai,,' pikir Bella heran


Bella pun keluar dan turun ke lobby hotel, ternyata yang menunggu nya sudah duduk santai, melihat kedatangan Bella segera berdiri.


"hai,, Bella apa kabar akhirnya kita bertemu di London ya,, kamu jangan grogi tenang aja, ada aku disampingmu,,!" ucap Ariel


"Hah,, emang keliatan ya aku sedang grogi,, aku tenang ko, kamu santai aja" ucap Bella menepuk pundak Ariel


Mereka segera keluar hotel menuju mobil Ariel, segera meluncur menuju rumahnya, mobil berjalan dengan kecepatan sedang itu mulai memasuki gerbang utama kawasan perumahan mewah yang berbaris rapi, mobil pun berhenti dirumah ke-3 dari gerbang utama.


Mereka pun turun dan berjalan menuju halaman hingga ke pintu. Sampai didepan pintu masuk Bella berhenti.


"kenapa berhenti ayoo masuk,,kita sudah ditunggu didalam,,!" kata Ariel


"apa kamu yakin,,?" tanya Bella


"sudah jangan tegang,, keluarga ku baik ko,, kamu santai aja." jawab Ariel


Mereka membuka pintu dan masuk, ternyata didalam sudah ramai ada keluarga Ariel dan juga mereka kedatangan rekan bisnis papa Ariel.


"Ariel,,, !!" panggil Cintya yang sudah dari tadi menunggu kedatangan Ariel, langsung menggandeng lengan Ariel.


Ariel tak peduli, dan mengajak Bella bertemu orang tua nya.

__ADS_1


"mah,pah kenalkan ini Bella,, wanita yang Ariel cintai,," ucap Ariel


Bella langsung menoleh kearah Ariel yang bisa santai mengatakan cintanya seperti itu. Mama dan papa Ariel menatap Bella dengan senyum.


"selamat datang Bella,dirumah kami. sudah lama sekali kami ingin bertemu dengan mu," ucap mama Ariel


"terimakasih Tante, om, atas undangan makan siang nya,," jawab Bella


"ooohh,, ini yang namanya Bella,,cantik ya,," ucap Tante Ariel


"iya saya Bella Tante,, terimakasih pujian nya,," balas Bella dengan senyum


"sudah mari kita segera makan,, perut om sudah mulai lapar,," ucap papa Ariel


Mereka segera menuju ruang makan, mengambil posisi masing-masing, lagi-lagi Cintya yang ingin disamping Ariel.


"maaf, bisa gak kamu geser kesana aku mau duduk disamping Ariel,,!" kata Cintya


Tanpa banyak bicara Bella langsung bergeser ke sebelah kiri, tak lama Cintya pun duduk, kemudian Ariel pun bangkit dari bangku nya berjalan kesebelah kiri Bella dan duduk disana, membuat Cintya kesal.


Mama dan papa Ariel ternyata ramah, mereka juga menerima dirinya dengan baik. Tapi Bella tak ingin tinggi hati, karena dirinya hanya gumpalan debu.


Selesai mereka makan siang,, papa dan mama Ariel berjalan keruang keluarga diikuti orang tua Cintya.


"bagaimana jeng,, kapan Ariel dan Cintya akan melangsungkan pernikahan,,?" tanya mama Cintya


"apa jeng,, menikah,,!! kapan ya saya menyetujui Ariel dan Cintya menikah,,?" tanya mama Ariel


"tadi kan sewaktu kita ngobrol jeng senyam-senyum kita membicarakan tentang perjodohan anak kita,, bukankah itu artinya setuju jeng,,?" tanya mama Cintya


"ooohhh,, saya senyam-senyum itu bukan karena saya setuju tentang perjodohan, tapi saya teringat Ariel yang dari kemarin gak bisa tidur karena ingin membawa Bella,," ucap mama Ariel


"kalau untuk pernikahan, saya hanya ikut campur sebatas orang tua dan penyelenggaraan nya saja,, tapi untuk pasangan Ariel, saya serahkan kepada Ariel seutuhnya, biar dia yang memilih calon istrinya sendiri, karena yang akan menjalani dia buka kami orang tua nya,!" jawab mama Ariel lagi


"tapi kita kan sudah melakukan kontrak kerjasama pak,, anda sudah setuju melakukan kerjasama dengan perusahaan saya kan,, juga dengan pernikahan anak kita,,!" tanya pap Cintya


"coba anda periksa lagi kontrak kerjasama nya,, apakah sudah saya tandatangani atau belum,,?!" tanya papa Ariel

__ADS_1


"karena saya pribadi tidak suka hubungan kerjasama dibumbui dengan embel-embel perjodohan,,"kata pap Ariel lagi


"baiklah kalau begitu,, kerjasama ini kita batalkan, kami permisi,,!" ucap papa Cintya


"oke,," jawab papa Ariel


"ayoo mah, Cintya kita pulang,,!!" kata papa Cintya segera berjalan keluar.


"ingat kamu Bella,, aku tidak akan berhenti sampai disini,,!!" ucap Cintya dikuping Bella


"oke,,, Bella kamu keliatan nya tegang sekali,, santai saja," jawab papa Ariel


"jadi bagaimana perasaan kamu dengan Ariel,,?" tanya mama Ariel


"jujur Tante, kalau untuk perasaan hati saya terhadap Ariel, sampai kemarin saya masih berusaha untuk tidak berharap lebih, karena saya tau siapa dan bagaimana keadaan saya saat ini,, tapi sekarang hari ini,, semua saya serahkan kepada Ariel dan om juga Tante,," jawab Bella


"kamu cinta apa tidak dengan anak om,,!" tanya papa Ariel


"saya takut jatuh om, jika saya mencintai Ariel dengan terlalu dalam, tanpa mikir siapa saya saat ini saya akan semakin sedih,, jadi saya hanya membuat hati saya suka yang tidak terlalu besar.." jawab Bella


"Tante paham, dengan maksud ucapan mu,, jika Tante ada diposisi mu mungkin Tante akan melakukan hal yang sama,," jawab mama Ariel


"sejujurnya Ariel,, jauh sebelum kamu cerita tentang Bella ke kami,, mama dan papa sudah lebih dulu mencari informasi tentang Bella dengan detail, dari awal kamu mengantarkan Bella pulang saat dia dipecat dari pekerjaannya di diskotik,, hingga Bella yang dikerjai temannya sampai hamil dan melahirkan Ayu, mama dan papa sudah tau,, mama mengikuti perjalanan hidup Bella, bagaimana dia berjuang mencari pekerjaan dalam kondisi hamil, dengan cemooh dan cacian dari tetangga sekitar, tapi dia tetap kuat dan bisa membesar kan anak dan merawat ibu nya seorang diri. kami salut sama kamu Bella,," ucap mama Ariel


Ariel dan Bella bengong,, diam tak bisa menjawab apa-apa, karena memang kaget bahwa apa yang Ariel ceritakan sudah diketahui orang tua nya lebih dulu.


"kamu kan tau papa dan mama dari dulu tidak pernah peduli apa kata orang, dari kami sudah hingga sukses seperti sekarang kami berjuang dari nol, jadi apapun perkataan orang yang iri dan niat jelek tak berarti apa-apa buat kami,, yang penting kami tidak pernah mengganggu mereka. sama seperti hal ini,, kamu mencintai Bella dengan segala kekurangan Bella, dan Bella juga tidak berani berharap lebih untuk cintanya karena keadaan nya, itu membuat mama bisa menilai seperti apa Bella,," jelas papa Ariel


" kalo mama sih yesss ha-ha-ha kalau papa gimana,,,?" jawab mama Ariel


"papa juga yesss dong,,senang lagi bisa dapet sepaket mantu dan cucu, nanti tinggal nambah cucu lagi deh,, ha-ha-ha," jawab papa Ariel


Itu membuat Bella malu tapi juga senang,, begitu juga Ariel yang tidak menyangka orang tua nya akan merestui mereka.


"Terimakasih Tuhan,, ini sangat indah,," ucap Bella tak terasa air matanya menetes


Mama Ariel yang melihat langsung memeluk Bella hangat..

__ADS_1


__ADS_2