
"Astaga,,, Bu Imelda,,!!!!!" teriak Cindy panik melihat Bu Imelda sedang duduk disamping tembok toko dengan memegangi kepalanya dengan mata terpejam.
"mba kenal dengan ibu ini,,,?" tanya pengunjung
"iya saya kenal mba,," jawab Cindy
"Baim tolong kamu panggil kan security,, bantu ibu ini kemobil nya,, cepat,,!!" perintah Cindy
"oke,,!" Baim segera berlari menuju pos security dan segera kembali ke tempat Cindy.
"Bu,, ibu Imelda,, apa ibu bisa mendengar saya,,?" teriak Cindy
"Baim tolong kamu pesen mobil online aja deh,, kita gak tau mobil Bu Imelda yang mana,,tujuan nya rumah sakit terdekat!" ucap Cindy
Baim segera mengambil Hp nya, membuka aplikasi memesan mobil online tujuan rumah sakit. menunggu dan akhirnya dapat.
Bu Imelda, dibopong oleh security menuju depan lobby utama Mall,,
"mba-mba ini tas ibu tadi,," ucap mba pegawai toko
"oke mba makasih" jawab Cindy segera berlari menyusul Baim dan yang lain.
Cindy dan Bu Imelda duduk dibelakang, dan mobil segera berjalan menuju rumah sakit. Sampai dirumah sakit,segera suster datang dengan membawa bangkar. Bu Imelda segera dibawa keruang IGD.
Cindy dan Baim tak diijinkan masuk, sehingga mereka menunggu diluar. Cindy yang terlihat sangat khawatir. Menunggu dengan gelisah, hingga dokter pun keluar. Mereka pun segera bangun dari duduk nya, menghampiri dokter.
"bagaimana dok, keadaan Bu Imelda,,?!" tanya Cindy
"apa anda anak nya,,?" tanya dokter
"bukan dok, beliau atasan saya,,," jawab Cindy
"bisa saya bertemu dengan keluarga ibu,, maaf siapa tadi,,?" tanya dokter
"ibu Imelda dok namanya, tapi maaf dok saya tidak tau keluarga beliau, setau saya suami Bu Imelda sedang tugas ke luar negeri,," jawab Cindy
"oke begini saja, sementara ini mba tolong daftarkan ibu Imelda kebagian pendaftaran, agar bisa segera dipindahkan keruang rawat,, nanti setelah Bu Imelda sadar, baru akan saya tanyakan langsung,," ucap dokter
"baiklah dok,, saya daftarkan Bu Imelda dulu,, ayo Baim ikut aku,," ucap Cindy
Mereka berjalan menuju bagian pendaftaran pasien,,,
"mba maaf saya Cindy, saya mau mendaftar kan pasien yang tadi datang bersama saya yang masuk IGD,, nama nya ibu Imelda.." ucap Cindy
"bisa saya lihat KTP ibu Imelda,,?" tanya bagian pendaftaran
"Hah,, KTP, oh iya bentar mba,," jawab Cindy mengambil dompet Bu Imelda mencari KTP, lalu menyerahkan ke bagian pendaftaran.
"mau dirawat di kamar kelas berapa mba,,?" tanya bagian pendaftaran lagi
"kelas yang bagus mba,," ucap Cindy
"VIP ya mba,, saya pilihkan kamar VIP nomor 3 ya mba,, oke sudah ya mba,, ini KTP nya saya kembalikan." ucap bagian pendaftaran
"mba mau bayar kamar full atau mau di DP dulu mba,,?" tanya bagian pendaftaran lagi
"Hah,, bayar sekarang mba,, kan belum tau harus dirawat atau gak nya,, bisa gak saya tunggu sampai ibu Imelda siuman, baru saya tanya beliau,,?" tanya Cindy
__ADS_1
"berati mba bisa DP dulu saja mba,, jika kondisi ibu Imelda, tidak harus dirawat, bisa datang kesaya dengan membawa surat dari dokter, jadi nanti akan dibatalkan kamar nya juga,,!" ucap bagian pendaftaran
Cindy membuka dompetnya, melihat uangnya ada 300ribu.
"kalau saya DP 300ribu dulu bisa gak mba,,?" tanya Cindy
"bisa mba,," ucap bagian pendaftaran
Cindy menyerahkan uang di dompet nya,, lalu dia menerima kuitansi pembayaran. Baim dari awal memperhatikan apa yang dilakukan Cindy, betapa pedulinya dia dengan orang yang bukan siapa-siapa baginya,, gadis yang baik,,pikir Baim
Selesai urusan dengan bagian pendaftaran, Cindy dan Baim kembali keruang IGD, dan ibu Imelda sudah sadar, suster jaga didalam ruangan itu segera memanggil dokter dengan memencet tombol langsung ke bagian dokter. Tak lama dokter pun datang masuk kedalam, memeriksa Bu Imelda.
"Bu Imelda, selamat malam anda sudah siuman,, bagaimana keadaan anda,,?" tanya dokter
"ko bau nya seperti di rumah sakit,," tanya Imelda
"iya apa yang ibu ingat,," tanya dokter
"yang saya ingat saya sedang pergi ke Mall sendiri, tiba-tiba kepala saya sakit, dan saya tidak kuat hingga saya harus duduk bersender di dinding toko sambil memejamkan mata,, sepertinya banyak mata melihat saya, saya tetap fokus merem, tapi kuping saya yang mendengar suara-suara panik orang semakin membuat saya pusing,, dan saya tak ingat lagi dok,," ucap Imelda
"apa dokter sudah memeriksa keseluruhan tentang saya,,?" tanya Imelda
" nanti saya jawab ya,, tapi sekarang saya akan mengantar ibu keruang perawatan agar ibu tidak stress di ruang IGD,," jawab dokter
"Hah,,, saya masuk IGD dok,, haduh saya sakit apa sih dok,,?" tanya Imelda lagi
Bangker pun dibawa keluar oleh suster, pintu terbuka..
"ibu Imelda,, apa ibu sudah sehat,,?" tanya Cindy
"loh Cindy, ko kamu bisa disini,,?" tanya Imelda
"oke bu Imelda,, ibu dibawa kesini oleh mba dan mas ini tadi dalam keadaan pingsan, karena kita tidak tau apa sebabnya, makanya ibu dimasukkan ke IGD, untuk diperiksa menyeluruh, dan mereka juga yang sudah memesan kan kamar perawatan ini untuk ibu,," ucap dokter
"jadi begini Bu Imelda,, untuk sementara saya belum bisa memberitahu ibu sakit apa, karena hasil rekam medis nya belum keluar,, besok baru keluar, jadi sementara ibu masih dalam pantauan kami saja disini, gak pa pa kan Bu Imelda,,?" ucap dokter lagi
"iya dok gak pa pa,, terimakasih,," ucap Imelda
"kalau begitu saya permisi dulu, jika ibu perlu sesuatu bisa memanggil suster dengan memencet tombol diatas kepala ibu itu ya,," ucap dokter
Dokter keluar dari kamar itu, meninggalkan mereka bertiga.
" Cindy lagi dan lagi kamu yang menolong saya, terimakasih sudah membantu saya,, maaf merepotkan kamu,," ucap Imelda
"saya sekali gak merepotkan ko Bu,, justru Cindy tadi terlihat panik dan khawatir sekali saat tau yang tadi di Mall itu ibu,," jawab Baim
"oiya bu,, ini tas ibu mohon diperiksa, jika ada barang berharga ibu yang hilang,, saya mendapat kan itu dari pegawai toko di Mall,," ucap Cindy
"terimakasih nak Cindy dan mas nya,, mas nya pacarnya Cindy ya,,?" tanya Imelda
"bukan ko Bu,, Baim ini teman kuliah saya,, bagaimana kepala ibu,, apa masih sakit,, apa boleh kalau malam ini saya menemani ibu disini,,?" tanya Cindy
"Baim,, kamu bisa tolong kerumah nenek kan, kasih tau nenek aku malam ini tidak pulang, foto aku dengan bos ku ini dulu sebagai bukti ke nenek,,," ucap Cindy
Baim memfoto Cindy dan Imelda.
"oke baiklah,, apa kamu ingin aku bawakan baju ganti untuk mu kerja besok,,?" tanya Baim
__ADS_1
"tidak usah Baim,, kamu kembalilah ke Mall tadi saja untuk mengambil motor mu,,lalu istirahat lah." ucap Cindy
"nak Baim, terimakasih sudah menolong ibu,," ucap Imelda
"sama-sama Bu,, saya permisi,," ucap Baim berjalan keluar kamar.
Sepeninggalan Baim, Cindy duduk disamping ranjang Imelda, Tak lama suster jaga datang membawa makanan dan obat.
"selamat malam Bu Imelda, dimakan ya makanan nya dan diminum juga obat nya,, tolong dibantu ya mba,," kata suster menoleh ke Cindy
"jika ingin menaikan atau menurunkan ranjang ini mba nya bisa menekan tombol dibawah sini,, seperti ini," ucap suster lagi sambil mencontohkan
"iya suster terimakasih,," ucap Imelda
"baik suster,," jawab Cindy
Setelah suster keluar ruangan, Cindy langsung memencet tombol agar posisi kasur naik,, lalu mengambil nampan.
"ibu Imelda,, ingin makan dengan lauk yang mana,, ada sayur bayam jagung, sayur sop, ayam goreng, juga telor mata sapi,perkedel kentang,buah juga ada pisang, jeruk, apel, ada kue juga lagi,, wah wah banyak juga ya menu nya,," ucap Cindy
"perasaan dulu Cindy pernah nengok temen sakit, makanan nya cuma 1 macam aja he-he-he,, kelas VIP emang beda ya ha-ha-ha,," ucap Cindy lagi
" ayoo ibu mau makan dengan menu apa,,?" tanya Cindy
" ha-ha-ha,, kamu lucu sekali Cindy,, ibu senang tidak sendirian dikamar yang besar ini,, apa kamu yang memilih kamar ini,,?" tanya Imelda
"iya lah Bu,, masa si Baim,, abis Cindy bingung waktu ditanya mau kamar kelas berapa,, Cindy bilang aja kamar yang paling bagus,, jadi mba nya bilang VIP, Cindy baru kali ini loh Bu, masuk kamar rumah sakit yang bagus gini, ada tv, sofa, kamar mandi, kulkas mini, AC, kaya yang Cindy tonton di sinetron ha-ha-ha,," jawab Cindy
"ha-ha-ha,,, Cindy Cindy,, ibu sekarang terasa lapar nih, pengen makan pakai sayur sop dan perkedel kentang aja,," ucap Imelda
"oke bu siap,, Cindy suapin ya,," ucap Cindy
Lumayan habis banyak ibu Imelda makan malam itu, mungkin karena dia memang lapar,,
"nah makan udah, sekarang makan obat nya,, lalu ibu istirahat,," ucap Cindy sambil menyodorkan beberapa obat ke Imelda dan meminum nya.
"oiya bu Imelda,, maaf ini makanan nya apakah masih ingin ibu makan lagi nanti,,?" tanya Cindy
"tidak perutku sudah kenyang,, kenapa?" tanya Imelda
"boleh gak kalau Cindy makan Bu,, Cindy juga lapar,,, kan sayang Bu kalau dibuang atau dikembalikan he-he-he,, soalnya Cindy gak pegang uang untuk beli makanan Bu,," tanya Cindy
"memang gak pa pa, itu kan bekas makan ibu,, tapi kalau memang kamu mau silahkan makan lah,, habiskan,,ibu sudah berada mengantuk,," jawab Imelda lalu memejamkan matanya
Cindy pun makan makanan yang belum disentuh Bu Imelda,, sayur bayam, ayam goreng, telor dan buah juga cake,, tanpa nasi juga sudah kenyang. Selesai makan dokter pun masuk untuk memeriksa Imelda lagi.
"gimana tadi makan nya,, obat nya diminum kan,, syukurlah ibu Imelda ada yang menemani,," ucap dokter
"iya dokter,, tadi beliau lapar dan makan lumayan banyak,, obat juga diminum makanya langsung ngantuk,," jawab Cindy
"baiklah saya permisi jika ada apa-apa panggil saja,," ucap dokter seraya keluar.
****
Baim, sampai dirumah nenek, segera mengetuk pintu, kebetulan dibuka langsung boleh nenek. Baim pun menceritakan kejadian tadi di Mall. dan menunjukkan foto saat dirumah sakit,,
"ya Allah Gusti,, semoga bos nya bisa segera sembuh,,"ucap nenek
__ADS_1
Baim pun segera pamit pulang.