
Sementara di Cafe tempat terlaksana nya meeting dengan Sus Enterprise berlangsung, Adrian dan Alex sudah lebih dulu datang dan ternyata belum ada reservasi tempat dari pihak Sus Enterprise, sehingga mereka duduk asal dipojok ruangan. Cafe pilihan Sus Enterprise sangat tidak sesuai untuk melakukan meeting, tapi mereka berusaha menghargai mungkin Sus Enterprise sudah mulai kehabisan dana untuk memesan meeting room yang layak.
Tak lama owner dan artis dari Sus Enterprise datang begitu masuk dan melihat segera mereka menghampiri Adrian dan Alex.
"maaf pak Adrian kami terlambat sedikit karena kami baru saja membooking tempat khusus untuk meeting kita..!" ucap Susan
"oh jadi bukan disini tempat meeting nya,?" tanya Alex
"bukan pak, disini terlalu sempit mari pak kita pindah ke tempat yang sudah kami pesan kan,!" kata Susan lagi
Adrian menatap kearah Alex, Alex hanya mengangkat bahu.
"oke baiklah karena ini meeting terakhir saya dengan Anda saya akan menghargai persiapan anda, mari silahkan duluan,,!" ucap Adrian
Susan diikuti Stella dan seorang pria lain berjalan mengekor, kemudian Adrian diikuti Alex ikut keluar cafe. Menaiki mobil menuju hotel Amanda yang tak jauh dari cafe tadi.
"kenapa mereka gak bilang kalau meeting nya di hotel itu,,,?" tanya Adrian didalam mobil.
"gue rasa, itu tak tik mereka deh supaya Lo ngikut karena kalau mereka bilang meeting nya di hotel Lo gak akan mau, jadi mereka alasan janjian di cafe tadi.!" jawab Alex
"okey, mari kita liat Lex apa lagi rencana mereka, dan gue yakin itu bukan rencana baik..!" balas Adrian
"siapa takut,,!" jawab Alex
Turun dari dalam mobil berjalan mengikuti mereka menuju lobby hotel, berbelok ke ruang yang tulisan di pintunya meeting room.
Susan berhenti mempersilahkan Adrian dan Alex masuk dan begitu masuk, terdengar suara musik yang keras didalam nya.
"sialan kaya nya mereka mengganti tulisan di pintu deh ruang karaoke jadi ruang meeting,, dasar culas,,!" teriak Adrian dikuping Alex
Tak lama Susan, Stella, dan satu lagi masuk ke dalam, Susan berjalan mengecilkan volume suara musik.
"silahkan pak Adrian dan pak Alex, duduk dan rilex sebelum mulai membahas meeting.maaf saya kurang suka meeting yang serius, saya suka suasana santai dengan musik,!" kata Susan
Diruangan itu hanya mereka berlima, Adrian dan Alex duduk bersebelahan didepan mereka duduk Susan Stella dan pria asing berdiri disebelah mereka.
__ADS_1
Susan menekan tombol "mas tolong antarkan pesanan saya ya,,?"
"oke kita mulai aja, saya gak punya banyak waktu!" ucap Adrian tegas
"sabar dong Ian, ini kan meeting terakhir berilah kami kesempatan untuk lebih lama dengan mu,,!" ucap Stella
"memang ini meeting terakhir, dan untuk projects terakhir juga kedepan nya akan ditangani oleh Alex langsung, saya mengikuti kalian karena saat masih menghargai kalian sebagai klien saya, jadi saya minta kalian tidak berulah yang aneh-aneh.!!" tegas Adrian
Tak lama pelayan datang membawa minuman yang itu sudah pasti alkohol, dan Adrian sudah lama tidak minum alkohol, begitu pun Alex setelah dikhianati oleh kekasihnya dia frustasi sempat mabuk-mabukan tapi begitu bertemu Adrian total berhenti minum alkohol.
"maaf saya tidak minum alkohol,,!" jawab Adrian
"saya pesan dua botol air mineral saja,,!" ucap Alex
pelayan menganggukkan kepalanya dan keluar.
"oh iya maaf aku lupa kalau kamu gak suka alkohol ya,, tapi ini sudah dipesan apa kamu tidak mau menghargai pihak kami,,!" tanya Susan
"sudah cukup banyak toleransi saya kepada kalian, jadi maaf saya tidak bisa memberi kalian toleransi lagi,!" tegas Adrian
"jadi bagaimana bisa kita mulai,,?" tanya Alex
"oke,,!" jawab Susan
Alex menjelaskan pembahasan meeting dengan Susan, Stella berjalan mendekati Adrian disisi sebelahnya dan duduk disana dengan manja bergelayut dilengan Adrian. Stella yang saat itu mengenakan rok mini, dan atasan dengan kerah v sehingga terlihat jelas gundukan dada nya.
Adrian yang cuek memperhatikan Alex tanpa menghiraukan Stella yang sudah mulai bermain-main dengan tangannya mengusap-usap punggung nya. Sementara Susan yang walaupun berusaha fokus tapi melihat tingkah Stella emosi nya agak sedikit terpancing,, sialan tuh cewek gatel, gue ajak meeting malah enak-enak kan ngusap-ngusao punggung Adrian, tau gitu gak usah gue ajak aja tuh cewek,, harus nya gue yang bermain dengan Adrian disana. tapi emang enak Adrian nya cuek aja, rasain Lo !" batin Susan
Stella tak pantang menyerah, tak berhasil di punggung dia beralih ke tengkuk Adrian, Adrian sama sekali tidak bereaksi walau sebenarnya sebagai laki-laki normal dia agak sedikit geli mendapatkan sentuhan wanita, tapi karena paham dengan sorot mata Susan yang menatap Stella dengan tatapan benci, Adrian merasa berhasil mengadu domba kedua wanita ****** itu.
terus aja Stella, karena habis ini bukan gue yang akan ngeberesin Lo, tapi Susan, gue mah enak aja,, wajar cowok normal bro,, batin Adrian
Susan semakin memanas dan menatap Stella benci dan Stella tak menyadari itu, yang di kepalanya hanya lah keinginan nya menggoda Adrian, Stella Lo liat habis ini, gue gak akan bikin Lo tidak akan pernah hidup di dunia entertainment sekalipun sebagai peran pembantu,, cuihhh!" batin Susan
"oke pak Alex, saya mengerti terimakasih atas kehadiran pak Adrian dan pak Alex, maaf tidak bisa memberikan ruang khusus,,!" ucap Susan tiba-tiba.
__ADS_1
"loh, Bu Susan saya belum menjelaskan point terakhir Bu, tapi ya sudahlah kalau Bu Susan sudah mengerti apa yang akan ibu lakukan,,!" jawab Alex sambil memancing hati Susan yang panas.
Alex pun sudah menyadari perubahan wajah Susan, setelah Stella pindah duduk.
"oh itu jelas, saya tau apa yang harus saya lakukan, sekali lagi terimakasih..!"
"baiklah kami permisi,,!" ucap Alex
Adrian bangun berjalan keluar diikuti Alex, keluar dari hotel itu menuju parkiran.
"gimana bro rasanya,,?" tanya Alex iseng
"geli geli gimana gitu,, makanya cepet nikah biar tau gimana rasanya,,!" jawab Adrian
"kira-kira didalam sana Stella diapain ya sama Susan,,?" tanya Alex
"bodo amat bukan urusan gue,, balik yuk, jadi kangen ama Cindy,,!"
"haduh,,, nasib jomblo,,!"
Sementara didalam ruang karaoke,
"heh siapa yang nyuruh Lo pindah tempat duduk,,?" tanya Susan
"gak ada gue yang pengen deket Adrian, kenapa gak suka?!" tantang Stella
"iya dan Lo udah berani nantang gue ya,,? oke Lo denger ya,,!" jawab Susan
*****
**wih panas nih kayanya,, apa ya yang akan dilakukan Susan sama Stella,,?
pengen tau kelanjutannya baca terus ya...
jangan lupa like and vote nya 🤗🙏**
__ADS_1