Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
MG-2 (A&C) Malangnya nasibku


__ADS_3

Sementara ditempat lain hari menjelang sore pasangan terlarang itu pergi setelah memberikan para media sedikit berita. "sayang bagaimana kalau kamu tinggal dirumah ku aja,,?!" kata Handoko


"aduh, gak lah sayang jangan sekarang maksudnya, itu terlalu terburu-buru,,!" jawab Stella manis


"oke, tapi kalau aku menginap di apartemen mu, boleh kan,,?"


"ya boleh dong, tapi jangan sering-sering ya, kasian istrimu dirumah kesepian,,!"


"biar aja lah dia dirumah, bosan aku punya istri tapi tidak bisa memberikan aku keturunan, aku sudah mulai tua, bagaimana bisnis ku jika aku tidak memiliki anak,,!"


"udah ah gak usah melow gitu, mau anak berapa sih aku bisa kasih ko tenang aja,,!" jawab Stella


(Stella Stella dipikir dikasih anak sama Tuhan semudah dengan kamu mengatakan nya, tidak semudah itu Ferguso🤔🤔 *pikiran author*)


"iya kamu benar,, masih ada waktu, tapi jangan lama-lama,,,!" Handoko berhenti didepan gerbang apartemen Stella, karena Stella bilang gak usah masuk.


"kamu pulang aja ya, dari semalam kan kamu gak pulang kerumah, dah sayang,,oiya makasih ya sayang udah beliin aku belanjaan sebanyak ini,,!" kata Stella mencium pipi Handoko dan turun.


Stella masuk ke apartemen milik nya, dan duduk santai di sofa menatap kejadian tadi malam..


flashback on


Setelah mereka melakukan hubungan intim Stella memeriksa dompet Handoko dan disana menemukan foto Handoko bersama Susan, tiba-tiba aja ide jahat terlintas dipikiran nya. Susan tunggu pembalasan ku, batin Stella


Stella kembali meletakan dompet di kantong celana kembali, dan tidur disamping Handoko sampai pagi menjelang. Stella yang sudah bangun dan tampil seksi mempesona terlihat sedang menyiapkan sarapan, Handoko yang melihat memeluk dari belakang mencium punggung Stella.


Mereka sarapan Handoko sempat merasa hangat dengan suasana ini, sudah lama dia tidak menikmati sarapan dirumah, "Stella apa kamu mau menikah dengan ku,,?"

__ADS_1


Stella tersenyum licik tak menyangka Handoko begitu mudah masuk jerat nya. "sayang, apa kamu sudah memiliki istri,,?!"


"ya aku sudah menikah, dan kamu bisa jadi istri kedua, aku akan adil pada kalian,,!"


"sayang, aku tidak suka berbagi, milik ku ya harus hanya aku yang memiliki.!"


"tapi aku mungkin tidak bisa menceraikan istriku, tapi aku bisa memberikan mu aset kekayaan ku lebih besar dari istriku, bagaimana,,?"


"ehmmm baiklah akan aku pertimbangkan, tapi memang berapa bagian aset istrimu,,?"


"istriku hanya mendapatkan mobil yang dia gunakan dan deposito 1miliyar,,!"


"lalu bagaimana dengan ku,?"


"kamu akan mendapatkan mobil baru, aku akan membelikan mu rumah juga, dan akan ada deposito juga yang jumlah nya sama dengan istri ku,,!"


"tentu saja,, kamu pilih dan bilang padaku,,!"


"oooo sayang kamu begitu manis deh,,!"


"tapi semua itu ada syarat nya, kamu harus bisa hamil dan melahirkan anak ku,,!"


"baiklah,,semoga yang semalam langsung jadi ya,,!"


"ya sudah aku numpang mandi ya, aku ingin mengajak mu belanja,,!"


flashback off

__ADS_1


Handoko kembali kerumah nya yang sudah ditunggu oleh istrinya, masuk kedalam dengan diam "jadi begitu kelakuan kamu diluar, kamu selingkuh dibelakang ku ya,,?!" teriak Susan


Handoko menghampiri Susan, "kenapa kamu marah, mau cerai ayo aku turuti kemauan kamu,,!"


"bukannya mikir kenapa sampai sekarang belum hamil, aku semakin tua jika tak ada anak bagaimana bisnis ku,!" ucap Handoko dan duduk disofa


"kalau alasan kamu hanya karena anak, okey aku bisa terima, tapi kenapa harus dengan wanita itu..?"


"kenapa dengan Stella, dia cantik seksi menggoda, dan aku menyukainya,,apa masalahmu,,?"


"dia musuhku,,!"


"aku tidak ada urusan dengan apa masalahmu dengan Stella tapi yang jelas mulai sekarang kamu harus bersikap baik dengan Stella, karena dia akan menjadi madu mu, akan aku jadikan istri kedua ku.!!"


"tapi kamu gak bisa mengambil keputusan tanpa bicara dengan ku,,!"


"kenapa gak bisa, suka atau tidak cepat atau lambat kamu harus menerima Stella dirumah ini,! Stella bersedia memberikan aku keturunan, sementara kamu apa,,?"


Handoko pergi ke kamar nya meninggalkan Susan yang sedih marah kecewa dengan setitik bulir air mata jatuh.


Susan tau dia tidak bisa memberikan keturunan karena semenjak keguguran dokter bilang jika rahim nya lemah dan sulit punya anak, sementara kedua orang tuanya setelah menikahkan Susan dengan Handoko sudah lepas tangan karena perusahaan keluarga Susan bangkrut jadi mau tidak mau Susan menerima pinangan Handoko waktu itu agar bisa membantu perekonomian keluarga nya.


orang tua Susan sudah tidak lagi berbisnis, mereka hanya berjualan kecil-kecil an, dan hidupnya dan keluarga nya disokong penuh oleh Handoko. Handoko sendiri bukan pengusaha sukses tapi bisnis nya selalu ada, bahkan ada gosip jika Handoko bisa kaya karena korupsi, hanya saja belum ada yang bisa membuktikan kebenaran nya.


"gak bisa aku gak bisa cerai, bagaimana nanti nasib keluarga ku kalau aku cerai, siapa yang akan membantu mereka,,!" pikir Susan


"oke Handoko, jika itu mau mu, aku turuti kemauan mu. dan kamu Stella selamat datang di Neraka,,!" gumam Susan penuh dendam.

__ADS_1


__ADS_2