
Akhirnya hari yang ditunggu pun datang juga, setelah melewati beberapa hari dengan aktivitas yang padat sehingga selama 4 hari mereka tidak bertemu. Dirumah Cindy seluruh keluarga sudah berkumpul sejak hari Sabtu sore.
Pagi ini mereka semua sudah bersiap, Cindy pun nampak cantik dengan riasan pengantin sederhana, memakai kebaya putih dan rok batik nya, dengan rambut yang di sanggul kecil.
Pukul 08:30 acara ijab qobul akan segera dimulai, karena hari ini hanya acara pernikahan tanpa adanya resepsi. Undangan yang hadir pun hanya keluarga dekat dan juga para tetangga sekitar rumah. Tampak diantara beberapa tamu yang hadir sebagai saksi ada Bella dan keluarga nya, serta Alex yang juga sudah hadir sejak tadi.
Tak lama kemudian pak penghulu pun datang 10 menit sebelum waktu yang ditentukan. Sambil menunggu datangnya keluarga Adrian, mereka berbincang-bincang. Kemudian datang lah dua buah mobil.
" wah itu mempelai pria nya sudah datang,,!" ucap Alex
Mama dan papa Cindy menyambut kedatangan besan mereka, Mereka membawa berbagai macam barang seserahan, kemudian Adrian duduk di tempat yang sudah disediakan.
" bisa panggilkan mempelai wanita nya,,?" kata penghulu
Papa Cindy segera keatas, untuk menjemput Cindy.
" sayang, ayo acara akan segera dimulai,!" ajak Leon
" baik pah,,!" jawab Cindy menggandeng lengan papa nya turun.
sesampainya dibawah Cindy pun duduk disamping Adrian.
" bisa kita mulai sekarang,,?!" tanya penghulu
" silahkan pak,,!" jawab Adrian
" setelah hentakan tangan, mas nya ikuti apa yang saya ucapkan, dengan satu kali tarikan nafas ya,,!" perintah penghulu
" insyaallah pak,,!" jawab Adrian
" Bismillahirrahmanirrahim,, saya terima nikah nya Cindy Agatha Adiputra dengan mas kawin seperangkat alat sholat serta uang sejumlah 20082008 dan cincin pernikahan emas dibayar tunai.!" ucap penghulu
Adrian mengulang perkataan penghulu setelah sekali hentakan, dan Adrian berhasil menyelesaikan tugas nya, hingga para saksi berkata sah.
" Alhamdulillah,,,!" ucap penghulu membacakan doa dan memberikan sedikit wejangan kepada mempelai.
Kemudia mereka menandatangani buku nikah. Penghulu pun berpamitan setelah sebelumnya diberikan amplop dan beberapa box makanan.
" baiklah, Alhamdulillah acara ijab qobul nya berjalan dengan lancar dengan ini Adrian dan Cindy resmi menjadi sepasang suami istri, semoga mereka bisa membina rumah tangga yang sakinah mawadah warahmah, tak juga segera diberikan momongan..aamiin,,!" ucap Windy
" untuk tamu yang hadir bisa silahkan dicicipi hidangan ala kadarnya yang sudah disiapkan.!" ucap Leon
Hingga hari beranjak siang, para tamu yang sekitar rumah sudah pulang. Tertinggal hanya keluarga dan teman dekat saja.
" wah,, akhirnya Cindy kamu menikah juga dengan Adrian,,!" ledek Bella
" iya yah mba,,!" jawab Cindy
" Cindy, mama harap kalian tidak menunda untuk memiliki momongan ya,,?!" ucap mama Adrian
" iya betul sayang, selagi Oma dan opa masih sehat kami ingin merasakan memiliki cicit,,!" jawab Oma
__ADS_1
" insyaallah Oma, anak itu kan titipan Oma, seandainya Cindy sudah dipercaya untuk menjadi seorang ibu, Cindy gak akan menolak nya ko Oma.!" ucap Cindy
" oiya, lalu apakah kalian akan segera pindah kerumah kalian,,?" tanya Windy
" entahlah, menurut kamu bagaimana mas,,?" tanya Cindy
Adrian yang dipanggil mas masih belum engeh,jika dirinya yang dipanggil. karena keluarga Adrian suku Jawa jadi Cindy akan berusaha memanggil nya mas.
Karena masih diam aja, Cindy menepuk bahunya.
" kamu dengar gak sih aku tadi tanya,,?" ucap Cindy
" oohh,, itu tadi untuk ku,, kamu panggil aku mas, ya ampun senang nya istriku mengerti statusnya..!" jawab Adrian
" terus gimana, kita mau langsung kerumah mu apa bagaimana,,?" tanya Cindy
" iya lah, nanti malam kita akan pulang kerumah ku. !" jawab Adrian
Setelah asik berbincang-bincang dan saling bertukar pikiran hingga hampir sore keluarga Bella pun pamit pulang, padahal Cindy masih ingin bermain bersama si kembar.
" yah, ko pulang sih Aunty kan masih kangen sama si kembar,,!" ucap Cindy
" kapan-kapan kita akan datang kerumah kalian deh.. boleh kan,,?" tanya Bella
" ya boleh dong, gak perlu ijin kali mba,,!" jawab Cindy
Akhirnya mereka pamit dan pulang, karena mereka meninggalkan nenek yang sedang sakit bersama Ayu. sekarang Ayu sudah lebih dewasa dari usianya, tidak manja lebih ngalah dengan kedua adiknya, terlebih lagi dia sekarang tidak pernah mau diajak pergi orang tua nya, karena nenek sudah tidak bisa ikut pergi karena sudah tua, dan Ayu lebih memilih menemani nenek.
" Ian, gua pamit ya, udah sore hampir malam malah, urusan kantor biar gua yang handle, lu nikmati aja pengantin baru nya he-he-he,,,!" ledek Alex
" wah,, lu emang sohib gua yang pengertian banget dah,,, siap kalau gitu, gua akan tetap kerja dari rumah Lex, dan kalau ada berkas yang harus gua tanda tangani sore segera lu antar kerumah gua ya.!" ucap Adrian
" oke siap,, om Tante saya permisi,, selamat malam..!" jawab Alex keluar ditemani Adrian
Sampai didepan pintu lagi-lagi Alex meledek Adrian.
" bro,, selamat ya untuk pernikahan lu, semoga langgeng. dan semoga berhasil gol kan gawang nya,, ha-ha-ha,,!!!!" kata Alex
" oke tenang aja,,!" jawab Adrian
Alex pun masuk kemobil dan berlalu pergi. Adrian kembali masuk kedalam dilihat orang tua nya serta Oma nya pun sudah bersiap untuk pulang.
" mama dan Oma juga mau pulang sekarang,,?" tanya Adrian
" iya lah, besok kan harus kerja, emang nya kamu..!" jawab Oma
" ya udah hati-hati ya,,!" jawab Adrian
" mobil dibawa semua ya,, karena kasian mama mu kalau harus mengantar Oma ke Bandung. kamu bisa bawa mobil Cindy kan. iya kan Cindy,,?" ucap Oma
" iya dong Oma,,!" jawab Cindy
__ADS_1
Mereka berpelukan dan berpamitan, lalu pergi dengan arah yang berbeda.
Karena sudah pukul 22:00 Cindy mengajak Adrian kekamar nya untuk membantu merapikan pakaian yang akan dibawa.
" gak usah bawa pakaian dari sini, aku sudah siapkan semua pakaian untuk mu dirumah. biar gak repot,,!" ucap Adrian
Tapi Cindy kekeh, dia ingin membawa beberapa potong pakaian karena dia tidak mau jadi orang-orangan sawah lagi, karena dia belum tau pakaian apa yang disiapkan Adrian.
" ya udah, biar aja itu aku cuma bawa dikit aja ko.." jawab Cindy berlari kekamar
Tak lama Cindy sudah turun menentang tas, juga dia menaruh buku nikah didalamnya. Setelah berpamitan dengan kedua orangtuanya, mereka segera masuk ke mobil menuju rumah Adrian.
Ditengah perjalanan,,,
" mas, kamu lapar gak sih,,?" tanya Cindy
" kenapa kamu lapar ya,, ya udah kita beli nasi goreng aja yuk,,!" ajak Adrian
Mereka mencari tukang nasi goreng yang tak jauh dari rumah Adrian dan itu pun langganan nya, memesan 3 bungkus nasi goreng.
Sesampainya dirumah mereka segera masuk dan turun dari mobil, Cindy menyerahkan sebungkus nasi goreng untuk satpam.
" pak, ini ada nasi goreng,,!" ucap Cindy
" wah Terimakasih mba Cindy, oiya pak Adrian mba Cindy selamat atas pernikahan nya,, saya ikut senang.semoga langgeng sampai kakek nenek dan segera mendapatkan momongan.!" jawab satpam
" sama-sama pak,, terimakasih doanya.kami permisi kedalam ya pak, mau makan juga he-he-he!" jawab Cindy dan Adrian
Mereka kedalam, Cindy menyiapkan alat makan dan minum, mereka menikmati nasi goreng nya..
Disela-sela makan mereka diam dan kadang saling beradu pandang, dengan pikiran mereka masing-masing.
*
**
***
****
*****
*Nb: Hai para pembaca Mencari Gadisku, novel Mencari Gadisku sudah tamat ya.
Karena gadis yang dicari sudah ditemukan semua, sudah memiliki pasangan masing-masing..
Akan ada novel sambungan yang khusus menceritakan tentang Adrian dan Cindy setelah Meraka menikah yang pasti lebih lucu, lebih romantis, lebih bikin deg-degan dengan beberapa kelakuan mereka nantinya.
*** Kalau pembaca ada yang setuju,,, komen ya. kalau gak ada yang komen berati Author lanjut ke novel lain nya.***
Terimakasih sudah berkenan membaca. salam sayang selalu.
__ADS_1
Lope you 🍅😘*