
Cindy masuk mobil Adrian dengan canggung. Adrian langsung menjalankan mobil nya pulang ku kerumah Bella.
'gimana kuliah kamu tadi?" tanya Adrian memulai obrolan
"seru,, ko kamu bisa ada disini, siapa yang nyuruh kamu kesini?" tanya Cindy
"siapa yang berani nyuruh aku,,,"tanya Adrian
"oh iya lupa,, kamu kan bos nya" jawab Cindy
"kamu kenapa gak mau kerja dikantor aku,,?" tanya Adrian
"aku gak mau disuruh-suruh sama kamu,," jawab Cindy asal
"ha-ha-ha,,,,!!!" Adrian tertawa
'kenapa ketawa emang ada yang lucu,,?!" tanya Cindy
"jawaban kamu lucu" ucap Adrian
"tadi di kampus sudah dapat teman baru?" tanya Adrian lagi
"ya sudah lah,," jawab Cindy
"Cin,, jangan pergi lagi ya,, aku gak bisa dicuekin sama kamu " ucap Adrian lagi
Degh,,, hati Cindy bunyi 😁
"apa hubungannya jangan pergi sama dicuekin,,aneh?" tanya Cindy
"iya yah,, apa hubungannya,,!" jawab Adrian
Dari dulu Adrian selalu tidak pernah menang debat dengan Cindy, bahkan sampai sekarang pun masih sama, tapi seperti nya sekarang Adrian hanya mengalah.
"terus kapan kamu mau ganti rugi biaya perbaikan mobil aku yang pernah kamu tabrak itu,,?!" tanya Adrian sengaja pengen liat reaksi nya.
"kamu tenang aja besok aku udah mulai kerja ko, kamu kasih tau aja,berapa biaya kerusakan mobil kamu kemarin,, nanti aku cicil setiap bulan nya" ucap Cindy datar
"kamu yakin mau kerja jadi cleaning servis,,?" tanya Adrian
"kamu tau dari mba Bella pasti kan,,emang nya kenapa dengan pekerjaan cleaning servis?" tanya Cindy
"aku yang menyuruh Bella lowspeaker waktu menelepon kamu,, gak ko gak salah, ya gak pa pa sih, cuma kan kalau kamu kerja ditempat aku kamu bisa jadi staf dikantor aku." jawab Adrian
"kan tadi aku udah bilang,, aku gak mau disuruh-suruh sama kamu." balas Cindy
"kita makan dulu yukk, pasti kalau sampai rumah kamu gak makan dan langsung tidur deh,," ajak Adrian
"Halah,, sok tau kamu,," balas Cindy
"kamu kabarin Bella agar dia gak khawatir menunggu kamu,, kasih tau dia jika kamu makan dulu sama saya, pasti diijinkan," ucap Adrian
"ikh,, kepedean amat kamu, emang aku udah bilang mau diajak makan sama kamu,, malah nyuruh aku kasih tau mba Bella segala, siapa juga yang mau makan sama kamu,, dirumah mba Bella juga ada makanan,," balas Cindy
"ternyata kamu tuh masih aja bawel ya,dulu udah bawel sekarang makin bawel,," jawab Adrian
Adrian melajukan mobil nya memasuki Cafe dekat kantor nya, memarkir mobil,,
__ADS_1
"ayoo turun" ucap Adrian
"aku gak mau disuruh-suruh,,," bentak Cindy
"ya sudah kalau gak mau turun, diam aja di dalem ya,jangan keluar,,"ucap Adrian
"iiikkh nyebelin banget sih,," teriak Cindy Akhirnya dia pun turun dan mengikuti langkah Adrian.
Adrian memanggil pelayan,,, saat Adrian sedang menyebutkan makanan yang ingin dia makan,, tiba-tiba
"Cindy ,,!!" pundak Cindy ditepuk dari belakang. Cindy pun menoleh.
"Baim,, hai sendiri aja?" tanya Cindy
"iya,,aku udah selesai, aku duluan ya, sampai ketemu besok,," ucap Baim
"oh iya,," ucap Cindy
Cindy kaget dan heran, tadi dikelas cowok itu acuh dan cuek banget, tapi kenapa diluar ramah banget, mana tampan lagi,,, pikir Cindy sambil tersenyum
Adrian yang melihat kejadian singkat itu, bengong ko bisa ada cowok tampan memanggil Cindy akrab seperti itu, pikir nya.
"wah ini gak bisa dibiarkan," gumam Adrian
"ngomong apa kamu barusan,," tanya Cindy
"gak,,itu ada nyamuk ngomong dikuping kamu,," jawab Adrian asal
Cindy mengeluarkan telepon genggam miliknya, dan mengetik pesan untuk Bella.
Cindy memesan nasi goreng dan es teh manis. Pesan Cindy dibalas,,,
"Hah kamu diculik, ya udah gak pa pa, bilang sama penculik nya, mba bawain martabak manis gitu ya,,," bunyi tulisan Bella
"astaga mba Bella,," jerit Cindy pelan
"kenapa,,,?" tanya Adrian
"masa minta martabak manis," jawab Cindy
"ya udah beliin aja,,"ucap Adrian santai
"ya kamu lah yang beliin, kalau bukan karena kamu aku gak mungkin telat sampai rumah, dan gak mungkin juga mba Bella minta martabak ke aku,," jawab Cindy
"iya iya nanti dibeliin,, udah sekarang dimakan nasi goreng nya,," balas Adrian
"gitu donk,,bos harus baik sama karyawan nya,," ucap Cindy asal
"aku emang baik ko, sama semua karyawan ku,,, Eh tapi kan kamu bukan karyawan aku, jadi nasi goreng nya bayar sendiri ya,, he-he-he,," ucap Adrian
"oke,, lagian juga siapa yang minta bayarin,, untung aku gak kerja ditempat kamu,, ternyata bos nya pelit ha-ha-ha,," balas Cindy
"kamu bilang aku pelit,, oke besok aku gak mau jemput kamu lagi,," jawab Adrian
"Alhamdulillah,,bagus deh" balas Cindy
"iya seneng kan, jadi kamu bisa pulang bareng sama siapa tadi nama nya,,, Na'im,,?" ucap Adrian kesel
__ADS_1
"Baim kali,,bukan Na'im," ucap Cindy
Selalu seperti itu,, mereka dari dulu seperti itu, saling balas satu sama lain, hanya Adrian yang sering mengalah karena kehabisan kata-kata, membalas ocehan Cindy.
Kali ini Cindy yang memanggil pelayan,,
" nasi goreng dan es teh manis saya berapa,,,?" tanya Cindy
"maaf mba bill nya sudah total semua nya,,," jawab pelayan itu
"ya udah mba sebutin aja harga menu makan saya nanti saya hitung pakai kalkulator,," balas Cindy
"soalnya cowok didepan saya ini pelit, dia bilang gak mau bayarin makanan yang tadi saya pesen,, jadi saya harus bayar sendiri,,gitu!" ucap Cindy santai
Adrian malu banget diliatin pelayan yang kebetulan perempuan, pelayan itu langsung mendadak mengerutkan kening, pasti saat ini dia sedang berfikir 'ko ada ya cowok ganteng tapi pelit, cewek cuma makan nasi goreng sama es teh manis aja, disuruh bayar sendiri'
"eh,, gak mba bukan-bukan, jangan percaya mba,, berapa semua nya?" tanya Adrian malu
"total nya 65.000 mas,,"jawab pelayan itu
Adrian mengeluarkan selembar seratus ribuan, Cindy pun langsung berjalan keluar.
"nah gitu dong mas, masa cakep-cakep pelit sih,,!" ucap pelayan saat mengantar kembalian
Adrian langsung menyusul Cindy,, bener-bener ya kamu Cindy, pikir Adrian
Diluar Cindy ketawa senang,,
"ha-ha-ha 😂 😂" tawa Cindy
"udah seneng sekarang,,puas ngerjain aku barusan,," jawab Adrian
"siapa yang ngerjain kamu, aku cuma ngomong apa ada nya ko,, ha-ha-ha 😂" balas Cindy
Untung disebelah Cafe tadi ada tukang martabak,langsung mereka menuju tukang martabak. Martabak manis siap, dan kembali ke parkiran untuk pulang.
"Cindy,, mau gak jadi kekasih ku,,?" tanya Adrian
"gak usah becanda lagi, nanti kalau aku balas kamu malu lagi,," jawab Cindy santai
"aku serius,,aku suka kamu dari dulu, cuma kamu yang bikin aku nyaman,," ucap Adrian lagi
"tunggu aku sampai jadi orang kaya, baru kamu tembak aku lagi, gimana?" tanya Cindy
"Hah,,, nunggu kamu sampai jadi orang kaya,, kapan, besok aja masih kerja cleaning servis, lama dong,,!" jawab Adrian
"jangan mentang-mentang kamu bos, terus kamu meremehkan pekerjaan seseorang,,," ucap Cindy
"kalau kamu serius kamu harusnya bisa dan mau menunggu,,," kata Cindy lagi
"tapi kalau kamu gak mau nunggu,, ya udah jangan memaksakan diri, kamu cari aja perempuan yang udah kaya dari lahir, seperti perempuan yang pernah kamu bawa dulu" ucap Cindy
"jadi aku belum diterima nih,,?!" tanya Adrian
"belum,,, kalau mau tunggu aku sampai jadi orang kaya," jawab Cindy
Sampai lah mobil didepan rumah Bella. Turun dari mobil,, Adrian tak mampir karena sudah malam.
__ADS_1