Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
Bonus Spesial : (Y&R) Malam Pertama


__ADS_3

Selesai acara pernikahan dan tamu juga sudah pulang, Yon menunggu pelayan untuk mengantarkan nya ke kamar hotel.


"Rere istri ku, terimakasih sudah mau menerimanya ku dengan segala kekurangan ku.!" ucap Yon


"iya aku pun bersyukur mendapatkan suami yang baik dan mau menerima aku dan ibu ku.!"


Yon memegang pundak Rere saling menatap dengan kepala bergerak pelan tapi pasti maju ke depan tapi sayangnya...


"ehmmm maaf pak permisi mari saya antar ke kamar bapak dan ibu.!" ucap pelayan mengagetkan


Yon spontan melepaskan baju Rere dan berbisik "sayang kita lanjutkan nanti di kamar ya he-he-he,,!"


Rere dengan malu menundukan kepala takut Yon melihat rona merah di wajahnya.


Sampai di depan pintu kamar "silahkan pak ini kamar nya jika bapak dan ibu membutuhkan sesuatu bisa menelepon kami." ucap pelayan


"oke, terimakasih!" mereka masuk kedalam



Rere menatap takjub begitu masuk "mewah amat, berapa ya ini sewa per malam nya..?" batin Rere


"kamu suka sayang,,?" tanya Yon


"suka sih, tapi ini kamar bagus banget pasti mahal deh sewa nya, kenapa kita gak langsung pulang ke kontrakan aja sih sayang tau uang nya.!" jawab Rere


Yon tertegun "sayang hari ini kan hari bersejarah kita boleh lah kalau hari ini kita memanjakan diri kita.!"


Rere tak menanggapi dia sudah berjalan menuju jendela, menatap suasana malam hari yang begitu indah dengan banyak nya cahaya lampu.Yon berjalan mendekati Rere yang sedang asik melamun.


"aku atau kamu yang mandi duluan,,? apa kamu mau kita mandi bersama,,,?!" tanya Yon dengan meniup tengkuk Rere


Rere bergidik geli "eh kamu aja duluan..!" jawab Rere cepat


Yon sudah mulai memeluk Rere dari belakang, membuat Rere terkesima dengan sentuhan intim dari Yon.


"ingat ya malam ini kamu adalah istri ku,,!" ucap Yon lembut dan mencium tengkuk Rere lalu melepaskan dan berjalan ke kamar mandi.


Rere tak berani berbalik "aw aw aw,, oke Rere tenang kata Bu Cindy malam pertama itu endull, kamu harus tenang Rere, dan yang pasti harus siap.!" batin Rere

__ADS_1


Rere kembali membuang jauh ketakutan nya tentang malam pertama, dan kembali menatap lampu malam dari jendala. Yon keluar dari kamar mandi dan melihat Rere masih saja tak beranjak dari sana, Yon kembali berjalan menghampiri Rere.


"sayang, gih sana mandi aku udah.!" Yon menepuk pundak Rere. Membuat Rere terlonjak kaget dan spontan berbalik badan.


Hingga mereka berhadapan Rere kembali tersipu malu melihat laki-laki yang kini berdiri dihadapan nya yang sekarang telah menjadi suaminya hanya mengenakan handuk kecil untuk menutupi bagian bawah tubuhnya. Rere dengan mata telanjang nya menatap dada bidang suaminya yang tanpa sadar dia melenan saliva nya.


"oke aku mandi sekarang,,!" Rere segera berjalan melewati Yon ke kamar mandi.


Yon melihat perubahan wajah Rere tersenyum dan geleng-geleng kepala.


"aku harus cek nih, masa iya hotel sebagus ini gak ada jubah mandi,!" gumam Rere berada didalam kamar mandi berjalan mencari jubah mandi.


"nah ini ada, kenapa juga dia cuma pakai handuk kecil gitu sih, bikin aku jadi salah tingkah aja, modus nih kaya nya.!" gumam Rere lagi


Tok Tok Tokk


"Re,, kamu didalam gak tidur kan, ko gak ada suara air sih..?" teriak Yon dari luar


"iya iya, aku lagi setoran.!" jawab Rere


"oke, aku pesan makan malam dulu ya.!" balas Yon


"sini sayang, kita makan dulu mumpung masih hangat!" ajak Yon


Rere berjalan mendekat dan duduk disebelah Yon, "sayang lupa ya kita kan gak bawa pakaian gimana dong,?" tanya Rere panik


"ya gak gimana-gimana biarin aja, kan masih ada jubah ini.!" jawab Yon


Rere membuka mulutnya dan bengong, Yon refleks menaikan dagu Rere agar mulut nya tertutup sambil tertawa.


"udah itu gak usah dipikirin kita makan yuk,,!" Yon sudah mulai menikmati makanan nya. Rere pun segera mengikuti karena dia pun sudah merasakan lapar.


Mereka duduk bersantai setelah makan malam diiringi obrolan ringan, yang terkadang membuat Rere tersipu malu dengan wajah merona.


"istriku Rere, apakah kamu bersedia memberikan dirimu sepenuhnya padaku..?" tanya Yon


"apa seperti itu harus bertanya,?"


"bagiku harus, karena aku tidak ingin kamu melakukan nya dengan setengah hati apalagi terpaksa.!"

__ADS_1


Rere diam memandangi wajah suaminya "iya suamiku aku milikmu sepenuhnya,!"


Selesai Rere mengatakan itu Yon langsung mengangkat tubuh Rere ala bridal style menuju ranjang hotel yang sebentar lagi akan menjadi saksi bisu pergulatan panjang mereka. Wajah Rere kembali memerah "suamiku romantis sekali,,!" batin Rere


Sampai diatas ranjang Yon menurunkan Rere dengan pelan dan Yon duduk disamping ranjang menatap lekat wajah manis Rere, "aku berat kan,?" tanya Rere mencoba bertanya agar Yon tidak terus memandangnya.


"sama sekali tidak,!" jawab Yon sambil membelai kepala Rere.


Yon mulai mencium kening Rere turun ke hidung nya terus ke pipinya dan berakhir di bibir mungil Rere dan mulai mengetuk bibir Rere agar membuka untuk membiarkan lidah nya masuk dan mereka bersatu, sesekali terdengar suara erangan dari Rere, Sementara tangan Yon sudah mulai melepaskan tali yang mengikat jubah Rere hingga terlepas sudah. Tangan nakal Yon mulai beraksi meraba gundukan bagian depan Rere, kembali terdengar erangan Rere.


Yon melepaskan ciuman nya menatap lembut wajah malu Rere yang sudah merona, lalu Yon mengangguk kan kepala "boleh kan sayang,?!"


Rere tersenyum dan membalas nya dengan anggukan kepala juga. Yon mulai melancarkan aksi nya, membuka jubah Rere juga jubah nya hingga kini mereka berdua sama-sama polos. Malam itu Yon memandikan Rere seperti kucing dengan menjilati nya, hingga Rere meringis kesakitan dan menuju puncak bersama. olahraga malam itu terus dilakukan berkali-kali hingga mereka terkulai lemas bersama dan berpelukan.


*****


Keesokan paginya Yon sudah bangun dengan menatap detail wajah istrinya, lelah terlihat di wajah Rere, tak lama Yon memilih bangun dan melihat adanya bercak noda merah di bawah Rere saat bersamaan Rere berbalik badan.


"terimakasih sayang, kamu menjaga nya untuk ku!" gumam Yon mencium kening Rere dan turun..


Beberapa jam kemudian Rere mulai menggeliat meraba kasur disebelah nya 'kosong' mata Rere terbuka menatap sekeliling dan melihat laki-laki yang dia cintai duduk di sofa sambil mencecap kopi nya. Rere bangun dari ranjang ingin ke kamar mandi "aduh aku kesiangan, kak Yon udah bangun lebih dulu."


Rere berjalan dengan jalan sedikit terpincang dan merasakan sakit di sekitar area sensitif nya, Yon memperhatikan dari sofa tersenyum tapi juga sedih melihat Rere kesakitan. Apalagi semalam Rere sampai menangis menahan sakit saat Yon berusaha menembusnya.


"sayang mau aku gendong ke kamar mandi,,?"


"Hah,, gendong gak usah emang nya aku lumpuh,?"


"ya udah aku tunggu ya, kita sarapan baru kita pulang ke kontrakan kamu beres-beres barang dan kita langsung pindah ke Bandung.!"


"iya iya, udah sana.!"


Yon kembali ke sofa setelah semalam bermain Yon bernegosiasi mengajak Rere dan ibunya pindah ke Bandung.


End,,,


*******


Siapa yang mau next episode nya anak-anak mereka..????

__ADS_1


lope you 🍅😘


__ADS_2