Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
Bab.59 Ketahuan


__ADS_3

Sebenarnya bibi ragu ingin mengucapkan tapi dia ucapkan mungkin bisa membantu..


"tuan maaf,, dulu bibi pernah liat Nyonya menyimpan sesuatu didalam lemari pajangan diruang bawah, saat pulang pagi bersama gadis yang kalau gak salah itu namany Cindy,," ucap bibi


"sesuatu apa bi,, coba kamu ambil sekarang,,!" ucap Leon


Bibi segera turun dan mengambil amplop coklat besar, dan membawanya kembali keatas, memberikan kepada Leon.


Leon membaca tulisan didepan nya bertuliskan Rumah Sakit Harapan Kita. dibuka isi didalam amplop itu dan dibaca walaupun tidak mengerti tapi dia tau itu hasil rekam medis atas nama istrinya. Segera Leon membopong tubuh istrinya kebawah.


"bi,, ikut saya, bawakan amplop itu sekarang..!" ucap Leon


Leon sudah di depan mobil nya memasukan Imelda ke bangku depan penumpang, Leon pun masuk ke kursi supir. Segera dia menjalankan mobilnya menuju rumah sakit yang tertera diamplop.


Sampai di rumah sakit, segera perawat datang membawa bankar setelah melihat Leon menggotong istrinya, lagi- lagi dibawa keruangan IGD. Seorang perawat yang masih mengenali Imelda.


"lho ibu Imelda,, langsung bawa ke IGD, bapak silahkan kebagian pendaftaran ya. disini sudah ada dokter yang menangani." ucap perawat.


Leon segera berjalan menuju pendaftaran, dengan pikiran yang bingung apa yang terjadi dengan istrinya, kenapa perawat itu kenal dengan istrinya, dan siapa gadis yang dibilang bibi tadi namanya Cindy apa dia Cindy cleaning servis yang bekerja dikantor ku... pikir Leon


Saat Leon ingin mendaftarkan istrinya, dia lupa tidak membawa KTP istrinya.


"bisa saya lihat KTP istrinya pak,,?" jawab si mba nya


"maaf karena tadi buru-buru saya tidak sempat membawa dompet istri saya.. kalau untuk nama itu Imelda Larasati untuk alamat pakai KTP saya saja.." ucap Leon


"ooh,, sebentar pak,, kita coba input nama dulu ya pak, jika sudah pernah berobat disini akan otomatis muncul,, oh ibu Imelda iya pak sudah ada data nya disini, tidak perlu KTP pak,, mau pilih kamar yang sama seperti dulu atau mau ganti,,?" tanya si mba lagi


"seperti dulu,,?? istri saya salah satu pasien disini mba,,? sama kan saja seperti dulu..!" ucap Leon bingung


"oke pak,sudah bapak mau bayar semua atau mau DP,,?" tanya mba nya lagi


"saya DP dulu mba, karena saya tidak tau berapa lama istri saya akan disini..!" ucap Leon memberikan uang 500ribu


"silahkan bapak bisa kembali ke ruangan tadi dan menunggu dokter Rizal," jawab mba pendaftaran


Leon segera berjalan ke IGD, duduk di bangku dekat ruangan itu, menunggu dokter keluar. Tak lama kemudian dokter pun keluar, mencari gadis yang membawa Imelda. Leon yang melihat dokter keluar segera menghampiri.


"dokter,, bagaimana keadaan istri saya,,?" tanya Leon


"aaaahh,, syukurlah sekarang suaminya sendiri yang mengantarkan, tapi sayangnya mengantarkan nya dalam keadaan pingsan lagi." ucap dokter Rizal geleng-geleng


"suster pindahkan Bu Imelda kekamar perawatan ya,, mari silahkan pak keruangan saya,," ajak dokter Leon


Leon dan dokter segera berjalan menuju ruangan dokter Rizal,,Leon pun segera duduk.

__ADS_1


"akhirnya kita bisa bertemu ya pak,, saya dokter Rizal," ucap dokter


"iya dok, saya Leon, istri saya sakit apa ya dok,,?" tanya Leon


" loh, jadi setelah pulang dari sini pertama kali belum memberi tahu pak Leon,, baiklah saya ceritakan, jadi dulu Bu Imelda pertama kali datang kesini juga dalam keadaan pingsan, dibawa oleh sepasang anak muda yang laki saya tidak tahu tapi yang perempuan bernama Cindy, kalau gak salah gadis itu karyawan Bu Imelda, dulu saya pernah ingin bertemu dengan keluarga Bu Imelda, tapi dijawab oleh gadis itu jika pak Leon sedang diluar negeri dan gadis itu mengaku jika Bu Imelda itu bos nya. Jadi begini pak, ibu Imelda itu menderita meningitis atau radang selaput otak, sakit kepala yang kadang sering muncul kadang hilang, itu penyebab nya. harusnya Bu Imelda itu setelah pulang dari sini kemarin dia wajib cek up atau rawat jalan seperti yang diminta Bu Imelda sendiri, dia tak ingin dirawat. tapi saya tunggu Bu Imelda tidak juga datang, harusnya sudah masuk 2x kunjungan dan saya yakin obat ibu Imelda sudah habis. obat yang diminum Bu Imelda hanya bisa meringankan sakit kepala nya, tapi karena Bu Imelda lama tidak meminum obat nya jadi kambuh lagi dan sampai pingsan lagi." ucap dokter Rizal


"apakah istri saya bisa sembuh dok,,?" tanya Leon


"saya tidak bisa mendahului kekuasaan Tuhan pak, saya juga hanya manusia biasa, saya hanya bisa memberikan resep obat untuk menghilangkan rasa sakit nya, tapi untuk menyembuhkan itu sudah menjadi kuasa Tuhan pak," jawab dokter


"apa yang sebaiknya dilakukan dok,,?" tanya Leon


"dari dulu saran saya rawat inap,karena bisa terpantau oleh suster disini, tapi rawat jalan pun tidak masalah asalkan rajin datang untuk cek up." jawab dokter


"baiklah dok,, terimakasih atas penjelasannya, apakah saya bisa bertemu dengan istri saya sekarang,,?" tanya Leon


"silahkan pak, istri bapak ada diruang sama di VIP kamar no 3, semoga bapak bisa membujuk istrinya." ucap dokter


Segera Leon mencari kamar VIP itu, dan masuk melihat istrinya masih tidur karena efek obat.


"ya ampun Imelda,,kenapa kamu rahasia kan masalah ini dariku," ucap Leon yang duduk disamping ranjang istrinya dan memegang tangan nya.


****


"iya Cindy aamiin,, ya udah gimana kalau sekarang kita jalan-jalan yuk sebentar ke Mall,,kita nge dessert yang waktu itu pernah kamu beli dibawa pulang itu loh,,!" ajak Bella


"oke yukk,,asik traktir ya,," ucap Cindy


"asikkk,,, Ayu juga mau tahu tempatnya dimana dessert enak itu,,!" ucap Ayu


"beres tenang aja, kamu makan sepuasnya, dan kita beli untuk dirumah juga,," jawab Bella


Mereka pun langsung menuju ke Mall,, mereka pun sampai dan mencari tempat parkir untuk motornya. Lalu kemudian berjalan masuk kedalam Mall.


Mereka berjalan bertiga dengan senang, langsung menuju tempat yang dicari, yang menjadi tujuan mereka. Saat mereka memasuki Cafe tersebut, Cindy melihat Baim sedang duduk dengan beberapa orang dengan pembicaraan serius.


Bella memanggil pelayan,,


"mba mau pesan ini, ini, ini, sama ini ya,, Ayu mau apa nak,,kamu apa Cindy,?" tanya Bella


"Ayu pengen yang ini, sama ini, sama ini juga,," jawab Ayu


"kalau mba nya mau pesan apa,,?" tanya pelayan


"mba,, mau tanya dong mas-mas yang duduk disana itu siapa ya,,kenal gak?" tanya Cindy

__ADS_1


"ooohh, ya kenal dong, dia kan bos saya mba, terus itu kedua orang tua nya yang baru datang dari Jerman,," ucap pelayan


"Hah,, Jerman,, jauh juga ya mba,, ha-ha-ha,, oke mba saya pesan ini, ini, ini, sama ini ya.." jawab Cindy


Baik, silahkan ditunggu, pelayan itu berbalik. Tak lama pelayan itu kembali lagi dengan membawa baki berisi beberapa cake pesenan mereka. Mereka asik melahap dan mata Cindy dari tadi tak lepas memandang kearah Baim, tidak menyangka kalau ternyata Baim pemilik Cafe yang dia sukai ini.


Mereka pun selesai menghabiskan, tak tak lupa memesan untuk dibawa pulang untuk nenek, dan karena enak mereka pun memesan lagi untuk mereka makan dirumah. Mereka segera keluar dari Cafe itu, berjalan menuju supermarket karena Bella sekalian ingin berbelanja.


"waktu nya khilaf,,, ha-ha-ha,," ucap Bella


"horeeee,,," sorak Cindy dan Ayu bersamaan


Mereka mendorong troli dari lorong satu ke lorong yang lain dengan semangat dan khilaf tentunya, mengambil ini itu aneka camilan, ayam, sayur, daging, nugget, telur, dan lainnya.


"gantian Ayu sini yang dorong troli nya,," kata Ayu


"emang kamu kuat bawa nya,,? udah Tante Cindy aja,,!" jawab Cindy


"ya udah, biarin aja Ayu coba dorong, paling juga gak lama udah capek,,!" jawab Bella


Ayu segera mendorong troli mengikuti ibu dan tantenya dengan berjalan dibelakang mereka. Tiba-tiba tak sengaja troli Ayu menyenggol troli milik orang lain, yang pemilik menoleh.


"eh,, maaf Tante Ayu gak sengaja,," ucap Ayu


Cindy yang ingin menaruh belanjaan menengok kebelakang, melihat ayu jauh tertinggal.


"mba,, Ayu jauh banget dibelakang kita,, itu dia kenapa,,?" ucap Cindy langsung berjalan kearah Ayu diikuti Bella


"maaf ini anak saya,, apa anak saya buat masalah,,?" tanya Bella


"akh gak ko mba, cuma adik ini mau jalan roda troli ny tersangkut dengan roda troli saya." ucap wanita itu


Tak lama muncul seorang ibu dan laki-laki yang seperti nya anaknya, datang menghampiri wanita tadi. Ibu dan anak laki-laki nya juga Bella sama-sama terkejut, tak menyangka mereka bisa bertemu lagi.


"Bella,," ucap laki-laki itu


"apa ini anak kamu,,?" tanya wanita separuh baya tadi


Bella diam dan segera mengajak mereka pergi.


Bella tidak menjawab pertanyaan dari kedua orang tadi segera berkata ke Cindy


"kita sudah selesai, mari kita ke kasir,," ajak Bella berjalan ke kasir


Menunggu belanjaan mereka selesai dihitung, dan segera pergi.

__ADS_1


__ADS_2