Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
MG-2 (A&C) Adrian Jail


__ADS_3

Mereka kedalam, Cindy menyiapkan alat makan dan minum, mereka menikmati nasi goreng nya..


Disela-sela makan mereka diam dan kadang saling beradu pandang, dengan pikiran mereka masing-masing.


"aku masih gak nyangka deh, ternyata aku menikah dengan kamu,,?" Cindy memulai obrolan


"ah,!! kalau aku sih bukan gak nyangka tapi emang niat ingin menikahi kamu, jadi aku happy banget ini terwujud.!"


"oiya mulai besok aku akan cari pembantu rumah melalui yayasan, jadi ada yang menemani kamu juga dirumah..!" ucap Adrian


"maksudnya,,? menemani aku dirumah,,?! kaya nya gak mungkin deh, aku harus kerja.!" Cindy bersikeras


"jadi kamu masih ingin kerja,,kenapa gak menunggu ku dirumah aja,,?"


"kamu tau kan, dari dulu aku tuh sudah terbiasa dengan aktivitas diluar seperti bekerja, meskipun sekarang kita sudah menikah tapi kan kita belum memiliki anak, kalau aku dirumah aku akan mati bosan..!"


"oke,, aku ijinkan kamu kerja, aku gak mau kamu mati bosan,, aku mau nya kamu mati kelelahan bersama ku he-he-he,,!"


"apaan sih,, gak jelas,,!" Cindy merona lalu berdiri membereskan piring membawa ke wastafel.


Adrian pun menyusul istrinya membawa piringnya, berdiri dibelakang Cindy, lalu meniup tengkuk Cindy, hingga membuat Cindy bergidik.


"Adrian, aku lagi cuci piring jangan sampai aku menjatuhkan piring ini,,!"


"iya iya, ini piring ku, aku harap setelah ini kamu langsung naik keatas ya, aku tunggu dikamar..!" Adrian bersiap berbalik badan sebelumnya mengedipkan sebelah matanya


Cindy masih fokus dengan piringnya, tapi di hati nya mulai berdegup sejak Adrian meniup tengkuk nya, semangkin memperlama mencuci piring.


"aduh,, apa harus malam ini,,!! sakit gak ya,,?! jadi malas naik keatas deh,,gimana yah,,!!" Cindy mulai takut, gelisah


Meskipun Cindy galau, tapi dia tetap melangkah berjalan kearah tangga, masih dibawah tangga dia mendongak menatap ke atas lalu menelan air liur nya dengan wajah takut.


"oke Cindy, tenang tenang, hanya sakit sebentar, kata mba Bella malam pertama itu endull walau harus sakit diawal,,!"


Cindy mulai menaiki anak tangga dengan pelan berharap kaki nya berhenti diam, tapi nyatanya kaki nya tetap terus melangkah naik, sampai akhirnya dia sampai didepan pintu kamar, jantung nya semakin kencang.


"masuk jangan masuk jangan,, kalau aku masuk pasti aku langsung diterkam macan, kalau aku gak masuk aku pasti durhaka,, haduh... masuk gak nih guyssss,,, tolong ngapa tolong,,?!!!"


Cindy siap dengan tangan memegang gagang pintu siap menekan kebawah lalu pintu terbuka, tapi kenapa pintunya gak terbuka, berulang kali Cindy mencoba membuka tetap tak terbuka.

__ADS_1


Tak lama dari kamar sebelah pintu terbuka muncullah Adrian dari kamar itu dengan mengenakan handuk mandi, menatap Cindy aneh.


"kamu ngapain dikamar itu,,?!"


Cindy yang mendengar suara menoleh melihat Adrian berdiri, Cindy pun hanya menyengir malu sudah salah kamar.


"ah,, gak ko. cuma iseng aja pengen tau aja didalam kamar ini ada apa,, he-he-he,,!"


"ya udah sini, kamar kita disini, mau sampai kapan kamu berdiri disitu,, masih ada yang harus kita kerjakan didalam sini,,!" Adrian mulai iseng


dia gak boleh tau aku grogi gila,, bisa malu aku. tapi ya ampun dia berdiri disitu, udah pasti aku gak akan bisa kabur ini mah, tapi kenapa dia pakai handuk mandi gitu sih, katanya disini sudah ada pakaian, untuk aku bawa pakaian dari rumah jadi aku gak perlu ikutan pakai handuk mandi,, batin Cindy


Cindy berjalan mendekati kamar kedua, sementara Adrian sudah lebih dulu masuk kedalam kamar lalu duduk di sofa menanti istri tercinta masuk kedalam, tapi Cindy sampai didepan pintu lama sekali gak juga masuk kedalam.


"Cindy,,, cepat masuk, jangan sampai aku yang memaksa mu,,!"


Cindy yang mendengar agak takut tapi dia tetap melangkah masuk, begitu masuk kedalam kamar yang luas dengan kasur berukuran king size dengan sprei serta bantal berwarna putih, ini dirumah apa dihotel sih kasur sprei warna putih gitu, biarin besok aku ganti dengan motif hello Kitty,,


Cindy masih menatap isi dalam kamar itu, tak ada warna atau benda berbau perempuan, semua khas pria. Tak ada meja rias, lemari pakaian berwarna hitam, jam dinding bentuk bulat hitam, semua hitam.


oke besok aku akan rubah kamar ini, he-he-he,,!! Cindy berangan-angan sambil tersenyum


"Cindy, sebaiknya kamu mandi dulu, seharian badan pasti lengket kan,,?!"


"eh,, iya betul, aku mau mandi, apa kamu bisa keluar sebentar saat aku mandi,,!?"


"oke baiklah,,! tapi jangan lama-lama ya,, aku sudah gak sabar ha-ha-ha,,!" Adrian berkata membuat Cindy kembali bergidik


Adrian pun bangun berjalan keluar, dengan segera Cindy menutup pintu kamar lalu menguncinya. he-he-he akhirnya aku aman untuk malam ini,, aku bisa mandi dan istirahat dengan tenang xixixi''


Adrian yang melihat pintu ditutup, hanya bisa tersenyum penuh rahasia.


Cindy tak menyadari jika tas yang dia bawa masih didalam mobil, masih asik nya mandi sehingga tak ingat dengan tas pakaian nya, begitu selesai dengan menggunakan handuk mandi yang hanya menutupi dada sampai paha, dia keluar dari kamar mandi memutar kepala mencari tas nya.


"astaga,, tas nya masih di mobil lagi, aduh gimana ini ya, masa aku turun dengan pakai handuk kaya gini sih,,! apa minta tolong Adrian ambilkan aja ya,,? aduh ko bisa gak ingat sih,, kenapa jubah mandinya cuma satu sih,,?!" Cindy uring-uringan


Diam cukup lama, Cindy berfikir tapi tetap tidak menemukan solusi, hanya ada satu jalan meminta tolong pada Adrian.


"huft,, ya sudahlah mau gak mau deh,,!"

__ADS_1


Cindy membuka pintu kamar, melongok tapi tak ada siapapun,, 'adrian kemana ya, aku suruh tunggu diluar ko malah menghilang sih,,?"


Cindy makin bingung deh "masa iya turun kebawah pakai handuk kaya gini,?"


Tiba-tiba Ting Cindy mendapatkan ide,,, dia masuk lagi kedalam kamar, membuka lemari pakaian Adrian, niat nya ingin meminjam kemeja Adrian tapi ternyata begitu pintu lemari terbuka didalamnya hanya terdapat lingerie dengan berbagai macam model.


"astaga,, gila,, ini lemari Adrian kan, ko isinya lingerie seksi cewek sih, Adrian normal kan,, atau jangan-jangan itu pakaian yang Adrian bilang. oh Noooo,,,!!!" Cindy langsung menutup pintu lemari


Cindy masih penasaran dengan isi pintu lemari satunya, dibuka lagi isi nya hanya ada boxer pria, CD pria. Dibuka lagi bawahnya ada beberapa bra dan CD wanita dan semua itu masih baru.


"kenapa ini ada CD m bra cewek, punya siapa ya,, masih baru lagi? gak mungkin buatku kan, mana mungkin dia tau ukuran bra ku,,!" Cindy masih saja ngoceh sendiri.


Adrian pun masuk kedalam kamar, dengan pelan dia melihat Cindy yang terheran-heran dengan isi lemari pakaian.


"mau sampai kapan kamu bengong didepan lemari itu, udah pilih mau pakai yang mana,,?!" Adrian mengedipkan matanya


"anu itu, aku mau pakai baju ku sendiri, bisa tolong ambilkan di mobil,,?!" Cindy memohon


"ih males ah,, siapa yang suruh kamu bawa pakaian,,? aku dah bilang disini sudah ada pakaian untuk mu,,!"


"maksud kamu, aku pakai lingerie ini,,itu sama aja aku gak pakai baju kali,,!"


"ya udah gak usah pakai baju aja,, lebih gampang.!"


Cindy mendelik, Adrian yang gemas dengan Cindy yang lama sekali, dia pun bangun dan berjalan mendekati Cindy.


******


***Halooo,,,


Sudah mulai nih lanjutan MG-2 (A&C) dibaca yah jangan lupa di like, dan di vote dong biar author nya semangat ini.


Tadinya mau dibuatkan novel terpisah, tapi setelah dipikir-pikir aku sambung aja deh.


Terimakasih untuk ide kalian sungguh sangat luar biasa, memberikan dan membantu aku berkhayal*** 😁.


Pengumuman 5 yang beruntung akhir Juli ya,,,


lope you 🍅😘

__ADS_1


__ADS_2