Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
Bab.73 Ungkapan Hati Baim


__ADS_3

" gimana ya,,,?!" gumam Baim


"apa nya,,?" tanya Cindy


"ini, mobil ku kan masih di diskotik itu, jaraknya sih gak terlalu jauh dari cuma masalah udah menjelang pagi nih,, apa kita jalan kaki aja ambil mobilnya,, kamu mau,,?" tanya Baim


"ya gak pa pa Baim, mobil kamu kan harus diambil, dan aku gak mau ditinggal sendirian dikantor polisi ini,, hiii bikin merinding tau, aku ikut kamu lah,,!" jawab Cindy


"ya udah yukk, kita ambil mobilnya,,!" ajak Baim


Mereka pun berjalan bersebelahan,,,


"aduhh, gak lagi-lagi deh aku datang ketempat seperti ini, ujung-ujungnya bikin ngeri.. tadi kenapa banyak datang polisi sih,,?" tanya Cindy


"ya namanya tempat hiburan malam seperti diskotik itu, rawan dengan namany narkoba, jadi selalu jadi pantauan polisi, dan saat polisi mendapat info jika ditempat tersebut ada transaksi atau pun yang memakai narkoba pasti polisi langsung menyergap seperti tadi gitu..!" jelas Baim


"berati polisi itu punya mata-mata ya didalam sana atau polisi itu sendiri menyamar sebagai tamu dan masuk kesana,,?" tanya Cindy


"bisa dua-duanya, karena polisi itu kan pintar apa lagi untuk menangani kasus narkoba polisi harus jeli mana yang pemakai, mana yang bandar, mana yang hanya jadi pengedar,,,!" jawab Baim


"untung kita gak sentuh benda-benda aneh disana ya,, dan tes urine kita tadi negatif,," ucap Cindy


"iya untungnya,,, tapi jika kita pergi ketempat seperti itu lagi, kita harus bisa waspada kalau perlu curiga kepada setiap orang yang datang mendekati kita, karena meskipun kita tidak menyentuh apalagi menggunakan,, kita tetap bisa jadi tersangka jika di saku atau tas kita ada terdapat benda haram itu, bisa aja orang lain ingin memfitnah kita lalu menaruh benda itu ditas kita tanpa kita sadari, dan saat tertangkap digeledah, ketemu deh kalau kita menyimpan benda itu,,, sama aja kan ngeri juga,,!" jelas Baim


" iya juga ya,,, akh pokoknya mah, ini terakhir kalinya aku masuk ketempat seperti itu, ogah,,!!!" jawab Cindy


"tapi ko kamu tau banyak hal sih tentang hal-hal seperti ini,,,?" tanya Cindy


"oohh,, dulu aku juga pernahlah nakal, tapi aku memang bukan pemakai narkoba paling hanya minum-minum alkohol aja, dan aku tau saat razia ada seorang teman ku yang memfitnah ku, seperti yang diceritakan, disaat aku mabuk dia menaruh benda itu disaku baju ku,, dan akhirnya aku harus mendekam di penjara sampai keluarga ku datang membebaskan aku dengan membawa rekaman cctv saat kejadian.. begitu lah ceritanya,,!" jawab Baim


Mereka sampai diparkiran diskotik yang kini sudah sepi pengunjung, karena info cepat menyebar ada nya polisi datang membuat mereka yang ingin datang memilih pulang.


"ayoo Cindy masuk,, aku antar kamu pulang,,!" ajak Baim


Cindy masuk kedalam mobil, dengan segera mobil keluar dari parkir diskotik.

__ADS_1


"oiya Baim, apa nanti Silvi, Jihan ,dan Stella akan dipenjara,,?" tanya Cindy


"mungkin,,, memangnya kenapa,,?" jawa Baim sambil bertanya


"siapa yang akan menjenguk mereka,, karena ku dengar Silvi tinggal berdua saja dengan Jihan di apartemen, walaupun Jihan memiliki keluarga tapi sepertinya dia sendiri yang memilih pergi dari keluarga nya.. aku hanya sedikit iba,," ucap Cindy


"tadi itu banyak sekali ya wartawan diluar, saat Stella datang, ha-ha-ha Stella kan artis, wah bakal jadi topik di tv nanti.." kata Cindy lagi


"ya udah biarin aja lah, itukan pilihan mereka sendiri, mereka yang menjalani dan mereka yang harusnya tahu konsekuensi nya,, gak usah dipikirin,!" jawab Baim


"iya kamu betul, ngapai kita mikirin mereka bertiga,," jawab Cindy


"oiya Baim, apa yang waktu itu datang ke Cafe, itu orang tua kamu,, masih terlihat muda ya,,!" kata Cindy


"ya begitulah mereka, selalu terlihat muda diusianya,," jawab Baim singkat


"untuk apa mereka datang ke Cafe mu waktu itu,,? ha-ha-ha aduh kelepasan gak perlu dijawab Baim,, he-he-he ini mulut emang suka kepo,,,?!" jerit Cindy pelan


"ha-ha-ha, masa mulut disalahin atas kekepoan pikiran mu,, mereka datang untuk meminta ku pergi bersama mereka, dan mereka juga meminta ku untuk melanjutkan bisnis mereka bersama kakak ku,,!" jawab Baim


"iya aku, punya kakak perempuan, kamu dua bersaudara, dari kecil keluarga ku sudah tinggal diluar negeri dengan kakak, hanya aku yang memilih kembali ke Indonesia, dan keluar jalur dari usaha keluarga." jawab Baim


"apa kamu gak ingin kembali ke keluarga mu, dan berbakti pada mereka,,?" tanya Cindy


"entahlah,, aku masih bingung. nanti disini usahaku siapa yang akan menjalankan, lalu yang paling penting aku gak bisa meninggalkan gadis yang aku suka sendiri.." jawab Baim


"oh gitu ya,, tapi kan bisa kamu ajak gadis itu pergi bersama mu, dengan kamu menikahi dia.." saran Cindy polos


" aku gak tau, karena walaupun aku sudah memberikan sinyal-sinyal tentang hati ku, gadis itu tetap saja tidak mengerti,," jawab Baim lesu


"sabar ya Baim,, kalau memang kamu suka dengan gadis itu, kamu buktikan padanya, kamu berbakti lah kepada orang tua mu, mungkin gadis itu akan menoleh padamy,,!" jawab Cindy


"Cindy aku suka sama kamu,,!" ucap Baim


Hah,,, Cindy kaget ternyata gadis yang dimaksud Baim adalah dirinya.

__ADS_1


"aahh,, jangan bercanda Baim, jadi gadis yang kamu maksud itu aku,, ya ampun Baim, jangan sama aku, aku ini hanyalah remah-remah gorengan, gak pantas buat kamu, kamu bisa mendapatkan gadis yang cantik, dan sederajat dengan kamu. jangan aku." jawab Cindy


"ha-ha-ha,,, apa kamu bilang remah-remah gorengan, itu seperti apa sih,,? gorengan nya enak remah-remah juga pasti enak." jawab Baim


"biarpun kamu remah-remah gorengan, renyek-renyekan kerupuk, ehmm apa lagi ya aku suka sama kamu Cindy,, kamu mau jadi pacarku,?!" tanya Baim


Cindy malah manyun,, malah makin banyak ungkapan buat dia.


"aku kasih tau ya sama kamu,,biarpun aku itu seperti yang tadi kamu sebutkan jangan salah banyak yang naksir aku loh,, tapi jawaban aku tetap sama tunggu aku sukses seperti kalian. aku kan masih muda, pengen merasa kan jadi orang kaya ha-ha-ha,,,!!" jawab Cindy ngakak


" oke aku akan tunggu kamu sampai kamu sukses,," jawab Baim


Mereka pun sampai didepan halaman rumah Bella, segera turun dan berjalan menuju pintu.


Cindy melihat jam ditangannya menunjukkan pukul 03:00 dini hari.


"ko diam ketuk lah pintunya,,!" ucap Baim


"nanti mengganggu gak ya, mereka pasti sedang pulas-pulasnya,," jawab Cindy


"terus kamu mau nunggu mereka bangun sampai pagi didepan pintu ini gitu,,?" tanya Baim


"ya gak juga sih,, gimana dong,,?" Cindy galau


"oke,, aku kasih saran ya begini,,," ucap Baim yang langsung mengetuk pintu beberapa kali.


Karena jujur Baim ingin pulang karena dia pun lelah dan ngantuk,, tapi tak bisa meninggalkan Cindy pulang, sebelum bertemu orang rumah.


Pintu dibuka oleh Bella.


"Cindy, ayoo masuk, terimakasih Baim sudah mengantarkan Cindy pulang.besok bisa kamu datang kesini, mba butuh penjelasan kamu,," ucap Bella


Cindy yang sudah masuk kekamar mandi, untuk bersih-bersih kembali kekamar untuk tidur.


"oke mba,,saya pamit pulang," jawab Baim

__ADS_1


Baim meninggalkan rumah, Bella kembali menutup pintu dan kekamar ya untuk tidur.


__ADS_2