
Udara pegunungan yang sejuk, dan hamparan hutan pinus dengan pohon yang tinggi menjulang, sangat menyejukkan mata. Tiupan angin yang menyapa terdengar hadirkan desau,bagaikan menyanyikan simphoni alam menghanyutkan jiwa.
Suara-suara burung berkicau seakan memuja alam dengan segala keindahannya. Sama halnya saat ini. Seulas senyum nampak melengkung indah di bibir sensual nan merekah. Kornea mata berwarna hitam yang nampak tajam memandang, dengan di bingkai sepasang alis yang tebal bak semut berarak,serta bulu mata melengkung nan cantik yang kadang mengerjap indah.
Lagi-lagi membuat Satya tersenyum bahagia,manakala tangan sang gadis pujaan membentang dan tubuhnya meloncat-loncat dan berputar,seakan ingin mengambil sebanyak-banyaknya udara segar untuk mengisi rongga dadanya. Rambut panjang terkepang ikut menari-nari mengikuti gerakan sang pemiliknya.
"Aku sangat bahagia melihatmu tersenyum. Dan tetaplah tersenyum karena dirimu berhak bahagia Rose.....!" kata hati Satya.
Di biarkannya Rose menikmati pesona alam yang yang seakan menyihirnya,dari raut penuh luka berubah dengan pesona penuh bahagia. Lelah menari-nari dan berputar-putar,Rose mencondongkan tubuhnya bertumpu pada bentangan pagar besi pengaman di sisi jalan.
Di edarkannya pandangan mata elangnya melihat sisi-sisi tebing. Dan tiba-tiba Rose menjerit gembira.
"Satya......lihatlah......di bawah sana ada wahana flyingfox...aku ingin kesana !" teriak Rose sambil menunjuk ke arah wahana yang di maksud.
__ADS_1
Satya yang melihat antusias Rose menawarkan untuk masuk ke wahana tersebut.
"Mba berani nggak kalau kita main di wahana itu?"tanya Satya.
"Siapa takut....aku suka wahana itu. Ayo kita kesana. Pasti akan sangat seru ." jawab Rose penuh semangat.
"Boleh....boleh......aku juga suka. Ayo mba kita mainkan !" jawab Satya tak kalah antusias. Keceriaan Rose menular ke hatinya. Satya benar-benar berharap,Rose akan selamanya penuh dengan rona bahagia.
Keduanya berjalan menuju arena wahana flyingfox. Ternyata di bawaha sana banyak wahana yang benar-benar memacu adrenalin mereka.
" Bisa per wahana bisa paket juga mas....mau ikut yang paket atau ikut yang per wahana apa mas?" tanya penjaga loket.
"Mba pingin main yang mana aja ?" tanya Satya kepada Rose.
__ADS_1
"Aku mau yang flying fox dan yang titian di seutas tali itu Sat.....,brapa tiketnya,biar aku bayarin. Kebetulan kemarin sore mba habis dapat gaji dari dokter Hadi !" kata Rose.
"Nggak usah mba pakai uangku saja.....!" kata Satya. Dia merasa nggak enak. Karena dia merasa yang mengajal Rose pergi jalan-jalan,maka prinsipnya dia yang harus bayar semuanya.
"Nggak bisa....kamu belum kerja. Jatah uang sakumu dari orang tuamu hanya untukmu, bukan untukku juga." kata Rose sambil mengaduk isi dalam tasnya dan akhirnya menemukan dompet warna hitamnya. Dan meloloskan lembaran uang warna biru dari dalam dompetnya serta di angsurkannya kepada Satya.
"Biar pakai uangku aja mba.....!" jawab Satya sambil mendorong tangan Rose yang mengangsurkan tangannya.
"Ya udah....kita balik aja.....nggak jadi main kalau gitu." jawab Rose sambil memanyunkan bibirnya.
"Hahaha......ya sudah...sini uangnya. Enak kalau seperti ini,main bareng kakaknya jadi dapat gratisan....!" seru Satya. Lebih baik mengalah daripada mengubah mood gadis pujaannya. "Mungkin dengan cara ini aku membahagiakannya." monolog hati Satya.
"Nha.....itu baru pintar......!" jawab Rose dengan mengacungkan ibu jarinya.
__ADS_1
"Baiklah mba'e.....ayo kita lets go.....mainkan adrenalinmu.....!" seru Satya sambil menggandeng tangan Rose dan berlari ke arah wahana. Keduanya nampak sangat bahagia.