Mencintai Dalam Diam

Mencintai Dalam Diam
MDD episode 97


__ADS_3

Senja mulai turun. Warna jingga di ujung langit nampak sangat cantik terpantul di air danau yang tenang. Nampak seorang gadis berambut panjang terurai duduk di atas batu di tepian danau,memandang sepasang angsa putih yang memadu kasih.


Nugraha menangkap siluet gadis itu,dan bertanya dalam hatinya


" Siapa gadis itu......mengapa duduk sendiri di hari yang hampir gelap. Apakah hatinya sedang terluka ?" tanya Nugraha dalam hati.


Penasaran dengan pemandangan di depannya,Nugraha berjalan medekat dan berdiri persis di belakang gadis itu.Tiba-tiba angin semilir menerpa tubuh mereka. Aroma wangi menguar dari kibaran rambut gadis itu. Sangat harum. Dan wangi itu terasa tak asing di indra penciuman Nugraha. Bagaikan ada magnet yang menggerakkan tangan Nugraha untuk membelai rambut terurai gadis di depannya.


Manakala tangan Nugraha membelai lembut rambut panjang tergerai,gadis itu menoleh. Dan pandangan mata yang begitu tajam,dengan kornea mata yang hitam terasa menusuk di hati Nugraha.


Tak berasa sakit,namun ada desir aneh yang menggelitik di relung hatinya.

__ADS_1


Gadis itu tersenyum,tangannya terulur menggapai tangan Nugraha. Keduanya saling bertautan tangan. Tak sepatah katapun keluar dari bibir nan ranum dari gadis yang berdiri di depan matanya. Lidah Nugrahapun berasa kelu,tak mampu untuk bertanya,walaupun hatinya mengatakan sangat ingin menyapa. Hanya dari sorot mata mereka yang seakan mengucapkan seribu kata yang penuh makna.


Nugraha merasa sangat nyaman berpandangan dengan gadis di depannya. Wajahnya yang begitu ayu...dengan pandangan mata yamg sangat teduh , begitu menghanyutkan hati Nugraha. Seakan ada dawai-dawai yang berdenting mengalun indah.


Dan anehnya lagi,Nugraha sangat nyaman berdekatan dengan gadis itu. Hatinya mengatakan jika dirinya sangat mengenal dan dekat dengannya.


Tangan gadis itu terulur menyentuh rahang tegas Nugraha,begitu lembut dan sangat menggetarkan hati Nugraha. Tangan Nugraha menangkup kedua tangan gadis itu dan tetap membiarkannya membingkai wajahnya. Mata Nugraha terpejam menikmati sentuhan lembut itu. Tak ada nafsu yang menggebu namun hanya perasaan yang sangat nyaman yang di rasakan Nugraha.


Gadis itu perlahan mundur menjauh,pandangan matanya berubah sendu. Nampak ada luka menganga di dalam hatinya


"Tunggu.....jangan tinggalkan aku......kembalilah....kembalilah......" tangan Nugraha ingin meraih gadis itu,namun tangannya di pegang erat oleh Ana.

__ADS_1


" Tunggu.....jangan pergi dariku......" jerit Nugraha dan mencoba melepaskan diri dari Ana.


Hingga akhirnya Nugraha terbangun dari tidurnya. Rupanya Nugraha bermimpi.


"Siapa gadis itu sebenarnya. Mengapa sampai saat ini hatiku masih bisa merasakan kehangatan dari sinar matanya. " tanya hati Nugraha.


Nugraha merasakan jika antara dia dan gadis yang hadir dalam mimpinya mempunyai ikatan yang sangat kuat. Hanya melihatnya dalam mimpi saja sudah mampi memporak porandakan hatinya.


Nugraha bisa membandingkan dengan kedekatannya yang di alam nyata bersama Ana,tak pernah mampu menggetarkan jiwanya. Kedekatannya dengan Ana dan tindakannya selama ini hanya murni dirasakan karena gairah nafsu yang menggoda dari penampilan Ana.


Hati Nugraha merasa sangat frustasi. Apalagi jika teringat perkataan ibunya,yang mengatakan jika dirinya telah bertunangan. Kepala Nugraha semakin merasa pusing jika harus berfikir berat. Nugraha mengambil obat nyeri dan meminumnya. Hingga akhirnya dia tertidur kembali.

__ADS_1


__ADS_2