Mencintai Dalam Diam

Mencintai Dalam Diam
MDD episode 43


__ADS_3

Perasaan lega di rasakan oleh Rose hari ini. Setidak-tidaknya dari ujian semester dalam sepekan ini,yang telah di jalaninya tidak ada remidi. Sebentar lagi akan liburan semesteran.


"Apa aku sudah benar-benar berani mengambil keputusan ini. Bertunangan denganmu Nug.....aku yakin bisa menunggumu. Namun apakah kita akan bisa bersama dengan kondisimu, sebagai abdi negara yang siap dan wajib menerima keputusan pimpinan,di manapun harus si tempatkan?" monolog Rose dalam hati. Pikirannya terkadang harus berpetualang jauh,memikirkan kehidupan yang akan di jalaninya mendatang.


"Hai....mikirin apa sich Yu.....koq dari tadi diem melamun." tanya Janti. Ia melihat temannya duduk terpekur tanpa melakukan apapun.


"Eh....ngagetin aja.....


udahan nyucinya?" tanya balik Rose dan memgabaikan keingin tahuan temannnya.


"Kebiasaan......di tanya bukannya jawab,malah balik tanya. Aku tuch.....pingin Yu Rose cerita. Siapa tahu aku bisa bantu,kalau ada masalah,nggak baik kalau di pendem sendiri. Kita kan satu kamar,kalau ada apa-apa,nanti kita juga yang di salahin sama bu Ati. Di kiranya kita nggak perhatian sama teman lah.....nggak respek lah......individual lah......." kata Janti ngedumel.


"Udah menyanyinya.......?" jawab Rose mengomentari mulut ceriwisnya Janti.

__ADS_1


"Ish.....kamu itu nggak asyik Yu......ngomong bener-bener malah dianggap menyanyi."sungut Janti sambil melempar bantal ke tubuh Rose. Keduanya tertawa berderai. Rose dan Janti memang sangat akrab,kata teman-teman satu asrama,mereka sering dikatakan saudara kembar. Karena kemana-mana Janti selalu mengekor Rose.


" Liburan semester ini aku mau tunangan......" kata Rose tanpa menoleh ke Janti.


"Apa Yu.....sumpah.......trus bagaimana kuliahmu. Mau putus di jalan. Eman-eman Yu.....ngapain juga kemarin daftar kuliah kalau unung-ujungnya nikah muda juga.Gila banget sich lu......!"jawab Janti nyerocos. Dia tidak terima dengan pernyataan Rose.


" Apaan sich......riweh banget. Nggak usah kenceng-kenceng juga ngomongnya kenapa......? Lagian kita satu kamar,ngomong koq kaya pakai toa." jawab Rose


"Hehehehe......kaget aku Yu.....denger yu Rose mau tunangan kesannya bagaimana gitu....


"Berisik luh.....nggak ada guna cerita,ujung-ujungnya malah nggak percaya juga." kata Rose sambil bangkit dan meraih sebuah buku tulis.


"Jangan marah Yu......maaf......" kata Janti sambil memeluk Rose dari belakang dan menggoyang-goyangkan tubuh Rose.

__ADS_1


" Si item kenapa......mau minta gendong yu Rose......?"


minta apa si item Yu......koq bergelayut kaya yang suka makan pisang?" komentar Yeni yang baru masuk kamar. Heran melihat keabsurd an Janti.


"Si item.....si item.....walaupun aku item kan item-item kereta api. Banyak yang menanti.....!" seru Janti sambil melepaskan pelukannya ke Rose dan berjalan ke arah tempat tidurnya. Ia langsung duduk sambil mendekap bantal.


" Aku tuch.....lagi kaget aja. Denger yu Rose liburan semesteran mau........."


"Janti.....kita beli mie ayam ke depan yuck....." kata Rose. Belum sempat Janti menyelesaikan kata-katanya sudah terpotong oleh perkataan Rosw yang saat itu sambil menggeplak lengan Janti dengan buku.


"Mau apa Jan.....yu Rose mau ngapain ?" tanya Yeni penasaran.


"Mau liburan dan pulang kampung." jawab Rose datar.

__ADS_1


"Ye......itu sich bukan hal aneh. Aku juga mau pulang. Ngapain di asrama klo liburan." kata Yeni.


" Hehehe.....iya juga." kata Janti. Sambil memandang wajah Rose seakan-akan meminta maaf atas kelakuannya yang hampir saja keceplosan bicara.


__ADS_2