
Ana sangat khawatir,karena Nugraha masih mengingat sosok Rose,walaupun belum mampu mengingat namanya. Dan belum sadar siapa diri Rose yang sebenarnya. Ana ingin mengalihkan perhatian Nugraha supaya tak mengingat Rose lagi.
"Bapak....Ibu....silahkan istirahat dulu. Pasti sangat lelah. Biar kak Nugraha saya jaga dulu. Nanti setelah bapak dan ibu selesai istirahat dan makan,bisa bergantian jaga kak Nugraha." usir Ana secara halus.
"Iya Nak....terimakasih. Kami akan cari makan dulu." jawab pak Yudha.
"Nug....mama dan papa cari makan dulu ya,kamu di sini di temani nak Ana." pamit Bu Maria.
"Iya.....Ana cintanya Nugraha." jawab Nugraha. Bu Maria kembali terkejut dan menoleh ke arah Ana.Namun segera di abaikan. Nanti setelah Ana pulang akan di klarifikasi kepada Nugraha.
"Nak Ana sudah makan,nanti ibu beli sekalian untuk makan nak Ana ." bu Maria menawarkan.
"Saya sudah makan Bu....trima kasih,ibu dan bapak saja." jawab Ana. Pasangan suami istri itu berlalu untuk mencari makan di kantin rumah sakit.
"Pah.....mama merasa aneh dengan Nugraha. Papa dengar kata Nug barusan kan,jangan-jangan Nugraha sudah menyelingkuhi Rose selama ini." kata bu Maria.
__ADS_1
"Aku juga kaget Mah....tapi kita jangan terlalu jauh memikirkan itu,mungkin ini efek dari kecelakaan ." jawab Pak Yudha.
Sementara itu....di kamar inap Nugraha,Ana mendekati tempat tidur dan duduk di kursi.
"Kak Nug.....apa masih pusing?" tanya Ana. Tangannya mengelus punggung tangan Nugraha yang terpasang infus.
"Apa ini sakit....?" tanya Ana lagi dengan lembut.
" Tidak sakit. Ini yang sakit." jawab Nugraha sambil sedikit mengangkat tangan yang terpasang gips.
"Ana cintanya Nugraha.....apa kamu kekasihku....?" tanya Nugraha dengan mata menyelidik.
"Apa kakak telah melupakanku....?" alih-alih menjawab,Ana justru melemparkan pertanyaan lain.
"Maafkan jika aku belum bisa mengingatku" jawab Nugraha.
__ADS_1
"Terus siapa Rose yang di bicarakan mama?" tanya Nugraha menyelidik. Ana mengambil dompet Nugraha dan mengambil foto Rose dengan seragam perawatnya.
"Ini Rose....dia seorang perawat ." jawab Ana. Nugraha mengamati mata dalam foto Rose.
"Kakak kenal perawat ini....?" tanya Ana menyelidik..Ana penasaran sebesar apa Rose di hati Nugraha.
"Entahlah.....tapi aku seperti tak asing dengan mata itu." jawab Nugraha.
"Tak mengapa. Mungkin kakak hanya pernah melihatnya. Yang terpenting kakak ingat Ana." jawab Ana sambil mengelus wajah Nugraha.
"Apa kakak sayang sama Ana...."tanya Ana memancing perasaan Nugraha. Nugraha nampak bingung,akan tetapi dengan perhatian Ana kepadanya,membuat Nugraha memgambil kesimpulan jika Ana adalah kelasihnya.
"Maafkan aku....aku benar-benar belum bisa merasakan apapun. Tapi aku akan berusaha mengingatmu kalau kamu adalah kekasihku." jawab Nugraha. Dirinya merasa sangat bersalah karena tidak bisa mengingat Ana sebagai kekasihnya. Di raihnya tangan Ana dan di kecupnya punggung tangan Ana dengan lembut.
Di saat Nugraha dan Ana bersikap intim seperti itu,bersamaan dengan pak Yudha dan Bu Maria masuk ke dalam ruang inap Nugraha.
__ADS_1
Hati Bu Maria benar-benar kaget melihat pemandangan itu. Ternyata Nugraha selama ini sudah menselingkuhi Rose. Bu Ana merasa sangat kecewa kepada Nugraha,dan juga merasa berdosa karena tanpa di sadarinya telah menggantung perasaan Rose.