
* Flash back off*
"Itu artinya Nug sekarang dalam masa tahanan Ar......?" tanya Rose . Air matanya mengalir deras. Bahunya berguncang menahan tangis.
"Nggak usah di tangisi manusia laknat seperti dia mba......!" seru Arya.
"Dia sangat pantas menerima hukuman itu. Dia sudah mengkhianatimu mba.....dia nggak punya hati.....!" geram Arya. Emosinya meletup-letup mengingat kelakuan Nugraha.
"Jangan pernah membencinya Ar.....ini di luar kemampuannya. Justru kamu harus memberikan dukungan dan support untuk Nug.....siapa yang akan mau mengalami seperti dia,nggak ada Ar....." jawab Rose dalam tangisnya.
"Aku heran sama mba Rose.....kak Nug sudah menyelingkuhimu lho mba.....dia khianat.....masih saja mba Rose bela...." protes Arya.
"Aku sebagai tunangan memang sakit hati Ar.....sangat-sangat sakit malah. Penantianku selama ini sia-sia. Perasaan cintaku yang selalu aku jaga seperti menjaga harta karun yang tak ternilai harganya,kini tak ada artinya."
"Tapi aku sebagai sahabat Nug.....ikut merasakan kesakitan yang dia rasa. Andaikan mba ada di dekatnya saat itu,pasti mba akan merawatnya. Akan menjaganya."
__ADS_1
"Tapi kita juga tidak bisa melawan takdir dan ketetapan Allah Ar.....kita harus bisa memafkaannya ." jawab Rose dengan suara pilu.
"Untuk saat ini aku belum bisa mba.....aku sangat sakit hati dengan kelakuan kak Nug mengkhianati mba Rose ." jawab Arya.
" Terima kasih Arya mau membela mba...tapi kalau mba boleh meminta,maafkan Nug kali ini. Dia benar-benar butuh support dari orang-orang terdekat seperti kamu. Apalagi saat ini dia di luar pulau. Perjuangan untuk hidupnya juga sangat sulit dengan kondisinya saat ini. "
"Sampaikan salamku kepadanya jika Arya datang menemui Nug......katakan padanya kalau Rose menunggunya ." kata Rose. Ada nada getir dari kata yang di ucapkannya.
"Apa mba Rose masih mau menerima kak Nug sebagai calon suami ?" tanya Arya penasaran.
"Aku nggak tahu Ar.....tapi yang pasti,Nug adalah sahabatku. Dan akan selamanya seperti itu. " jawab Rose. Rasa sakit hati yang kini menggerogotinya tak serta merta mampu membenci Nugraha.
"Aamiin......" jawab Rose menyahuti doa Arya untuknya.
"Aku pamit ya mba......maaf kalau Arya lancang menyampaikan berita ini kepada mba Rose. Ini Arya lakukan karena Arya ingin mba Rose tahu yang sebenarnya. " jawab Arya. Di pandanginya wajah calon kakak iparnya,ada seraut luka yang tergambar di sinar matanya,namun masih saja mampu menyunggingkan senyum untuk membalut laranya.
__ADS_1
"Iya Ar....mau pulang ke kost apa balik ke rumah ?" tanya Rose.
" Kalau balik ke rumah,tolong sampaikan ke mama dan papa,Rose menunggu kehadiran mama papa di rumah mba Rose saat liburan semester nanti." kata Rose penuh harap.
" Nanti Arya sampaikan ke mama papa mba....kapan mba mulai liburan...?" tanya Arya memaatikan.
"Nanti mba kabari kalau mba sudah sampai rumah pas liburan. " jelas Rose.
"Iya mba....yang sabar ya mba......"
"Maaf.....Arya malah menambahi beban pikiran mba Rose manakala mendekati ujian." kata Arya meminta maaf .
"Nggak mengapa,justru mba yang berterima kasih. Mba Rose jadi tahu,penyebab kenapa selana ini kami los kontak." jelas Rose.
"Pesan mba buat Arya.....jangan benci Nug ya.....maafkan dia dan support dia. " kata Rose. Kristal bening nampak mengambang di pelupuk matanya.
__ADS_1
"Iya mba....aku pamit dulu. Yang sabar ya mba...." jawab Arya sembari memeluk calon kakak iparnya.
" Mba nggak bisa antar Arya sampai depan. Nggak mengapa ya Ar.....hati-hati di jalan. !" kata Rose melepas kepergian Arya. Pandangan matanya nanar. Tubuhnya limbung. Dan akhirnya luruh tak berdaya seorang diri.