Mencintai Dalam Diam

Mencintai Dalam Diam
MDD episode 120


__ADS_3

" Dari hasil rontgent......di bagian coles ada fraktur komplet. Untuk kasus seperti ini ada dua alternatif tindakan yang bisa di lakukan. Pertama dengan pemasangan wire dan pemasangan gips." "kata dr Yanti menjelaskan. Rose yang di temani Arum saat itu di ruang IGD mendengarkan denfan seksama penjelasan dari dokter yang menanganinya.


"Kalau pasang gips kira-kira berapa lama Dok....?" tanya Rose.


"Untuk kasusmu nanti sampai 3 bulan baru boleh di lepas. Masalahnya frakturnya komplet dan renggangnya lumayan jauh. Makanya haris di imobilisasikan supaya cepet pulih. Tapi kalau di pasang wire nanti tanpa pemasangan gips. Hanya menggunakan armsling saja buat imobilisasi." jawab dr. Yanti.


"Saya ambil alternatif kedua saja Dok....pasang gips saja. Karena saya disini sendiri jauh dari orang tua. Lagipula kasihan orang tua kalau operasi biayanya lebih besar. Kalau pasang gips saya masih bisa pakai uang tabungan saya sendiri tanpa membebani orang tua."jawab Rose.


"Ya nggak papa.....habis ini kita pasang gips nya. Nanti kamu tanda tangan dulu untuk inform consent dan lain-lainnya.." jelas dr. Yanti. Kebetulan saat itu mba Amy sedang berjaga sebagai asisten dr. Yanti.


"Koq bisa sampai seperti ini sich Rose.....nggak hati-hati kamu ?" tanya mba Amy.


"Yah....namanya lagi apes mba....di tawarin juga nggak bakal mau lah aku.....!" jawab Rose.


"Bisa buat tanda tangan nggak ini....kalau nggak bisa,Arum juga nggak papa yang tanda tangan,yang penting kamu setuju di pasang gips" jelas mba Amy.

__ADS_1


"Kaku dan sakit mba,mungkin karena oedemanya.....tapi aku coba lah mba...." jawab Rose sembari mau meraih pena di meja.


"Biar aku saja yang tanda tangan persetujuannya." terdengar suara bariton dan terkesan dingin menjawab di belakang Rose.


"Ech Sat....kamu koq kesini....tahu dari siapa aku disini.?" tanya Rose begitu mengenali suara Satya di belakangnya. Dan yang di tanya hanya melirik sinis sambil membubuhkan tanda tangannya.


"Kenapa jadi orang suka banget ngeyel...?" tanya Satya. Nada bicaranya terdengar ada kemarahan di sana.


Melihat hal itu Arum dan Amy menyingkir dari ruang periksa dan meninggalkan mereka berdua.


"Kan aku udah bilang,ada butuh apa-apa tinggal ngomong. Nanti aku yang anter ke atas. Kenapa nekad turun sendiri " tanya Satya masih dengan mode marahnya. Sebenarnya kemarahan Satya karena khawatir akan kondisi Rose.


"Aku hanya nggak mau ngerepotin kamu terus Sat.....selama ini kamu selalu manjain aku. Dan itu nggak aku banget. Aku biasa apa-apa sendiri. Lagipula kamu kan juga ada kegiatan praktek juga. Aku nggak mau tugas kamu jadi keteter gara-gara bantuin aku terus." jawab Rose.


Tiba-tiba Satya membungkam bibir Rose dengan bagian tubuh yang sama milik Satya. Walaupun tak ada pergerakan apapun,namun mampu membuat beku suasana dan tanpa ada perlawanan dari Rose. Tangan kanannya yang sakit dan tangan kirinya yang terhimpit tubuhnya dan tubuh Satya sehingga tak mampu untuk berontak.

__ADS_1


"Sekali lagi menjawab dan membantahku,aku bisa melakukkan lebih dari yang tadi." ancam Satya.


Rose tak mampu berkata-kata. Wajahnya nampak memerah menahan malu. Matanya yang biasa nampak garang,kini di palingkannya ke arah lain.


"Aku nggak suka kamu lakukan itu kepadaku. Aku akan marah ke kamu selamanya.!" rajuk Rose. Suaranya terdengar bergetar tapi bukan nada kemarahan yang terlontar.


Satya terkekeh melihat tingkah Rose yang sok garang.


"Aku bener-bener mengkhawatirkanmu Rose.....aku nggak mau kamu celaka. Maaf nggak bisa jagain kamu terus." kata Satya sembari mengelus-elus kepala Rose.


" Apa kamu pikir aku bayi yang harus di jaga. Buat apa jagain aku,bahkan aku usianya lebih tua dari kamu. Udahlah.....nggak usah perlakukan aku seperti barang istimewa ." sungut Rose.


"Karena kamu memang sangat-sangat istimewa buat ku,jadi jangan salahkan aku untuk memperlakukan kamu dengan sangat istimewa " jawab Satya lagi.


Rose yang masih ingin menjawab tiba-tiba mengurungkan niatnya karena takut ancaman Satya. Rose berusaha menenangkan hatinya dan menata pikirannya.

__ADS_1


__ADS_2