Mencintai Dalam Diam

Mencintai Dalam Diam
Episode 20


__ADS_3

"Jangan panggil saya bapak Fitri saya tidak setua itu, panggil mas saja"


"I-iya m-mas" ucap Fitri sambil menundukkan kepala karna malu.


Merekapun kembali kedalam dan keluarga Pak Barkah pamit pulang karna sudah malam.


"Cieeee yang minggu depan mau nikah uhuyyyy" usil Adam


"Iii kakaaa seneng banget ngusilin" Fitri langsung pergi ke kamarnya lalu disusul oleh kakaknya.


"Adik kesayangan abang sebentar lagi mau ninggalin rumah nih, pasti sepi nanti" ucapan sendu dari Adam


"Kakakk iii jangan gituuu, kan nanti aku juga sesekali kesini" ucap Dinda sambil memeluk kakaknya. Fitri pun sama sangat sedih akan meninggalkan keluarganya tapi mau bagaimana lagi, dia akan mengikuti suaminya kemanapun kalau sudah menikah.


"Kakak sayang adik"


"Adik juga sayang kakak" Mereka berpelukan sangat erat dan lama, ternyata ada mendengerin pembicaraan mereka, itu adalah orang tua. Mereka pun ikut sedih karna anak perempuan satu-satunya akan pergi meninggalkan rumah.


"Ayo mah kita tidur dikamar, sudah malem banget ini" ucap Pak Satria


Kedua orang tuanya pun pergi kekamarnya. Setalah berpelukan lama, Adam pun pergi kekamarnya untuk tidur, karna Fitri pun sudah lelah karena acara tadi.


Fitri mulai membersihkan wajahnya didepan cermin, dia melihat dirinya lalu tersenyum.


"Sebentar lagi gue akan jadi istrinya Pak Barkah, berarti suka ke Pak Barkah dulu terbalaskan hehehehe" Sesudah membersihkan wajahnya Fitri langsung mandi dan mengganti bajunya dengan piama.


Fitri sekarang sedang rebahan saja dikasur sambil melihat-lihat handphonenya ternyata ada banyak notif dari temannya. Fani dan Nisa mengucapkan banyak selamat atas lamaran tadi dan Fitri pun berterimakasih kepada mereka karna mau membantu dirinya diacara tadi. Fitri kaget ternyata Pak Barkah mengirim pesan lewat instagram karna mereka belum saling bertukar nomor whatsapp.


...Barkah Alfarizi...


Minta nomor whatsapp kamu, biar lebih enak komunikasinya


^^^089xxxxxxxx ini pak^^^


Nanti saya telpon..


^^^Iya pak^^^


"Gak di chat, gak di aslinya sama-sama dingin" dumel Fitri.


Fitri sekarang sedang asik nonton Film di televisi, tiba-tiba ada yang menelpon dia lewat whatsapp dan nomor yang tidak dikenal, Fitri tidak mengangkatnya karna dia takut itu orang jahat. Tapi ketika telponnya mati dia baru teringat kalo Pak Barkah akan menelponnya, dan jangan-jangan yang tadi itu Pak Barkah, selang lima menit hanphonenya bunyi lagi dan benar itu nomor tadi yang menelponnya, dia langsung mengangkatnya.


"Assalamualaikum, kenapa tadi tidak mengangkatnya Fitri" ucap Pak Barkah di sebrang telpon


"Waalaikumsalam, maap pak tadi saya kira orang jahat, sekali lagi maap pak" jawab Fitri


"Sudahlah lupakan, eh eh eh itu kenapa kamu bilang pak lagi kan udah saya bilang manggil mas"


"Iya massssssss barkahhhh, cerewet"

__ADS_1


"Cerewet cerewet juga nanti bakal jadi suami kamu"


"iii mas, mas belum tidur"


"Ini mau tidur, tapi mau nelpon dulu calon istri"


"Yaudah sana tidur udah malem gabaik gombalin gadis hahahahahah"


"Kamu juga jangan kemaleman tidur nya saya tidur dulu, Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


Sesudah mematikan telponnya Fitri senyum-senyum sendiri "Kirain Pak Barkah gabisa gombal ternyata bisa juga hihihihi" batin Fitri, lalu Fitripun mematikan tvnya lalu tidur dengan nyaman.


...----------------...


Hari senin sekarang adalah jadwal dimana Fitri harus daftar ulang, dan Alhamdulillahnya Fitri mendapatkan beasiswa full biaya. Fitri sudah siap-siap dan dia berangkat menggunakan ojek online.


Ketika sudah sampai Fitri masuk kedalam dan dia melihat ada seorang cewek yang menghampirinya.


"Hai nama aku Zara, kamu ngambil jurusan apa kalo boleh tau?" ucapnya


"Hai nama aku Fitri, aku ngambil jurusan management bisnis" jawab Fitri


"Wah iya kita sama, apakah boleh kita menjadi teman" ucap Zara sambil menggantungkan tangannya dan Fitri menerimanya


Zara terkejut dengan apa yang Fitri bicarakan bahwa dia akan menikah, masih belum terbayang tapi Zara senang dia diundang dalam acaranya padahal dia baru kenal beberapa jam dengannya.


"Wahhh, kamu mau nikah oke deh aku bakalan dateng yakali engga hahahahha" ucap Zara sambil diiringi tertawa. Mereka pun melanjutkan bercerita tentang sekolah dulu di SMA dan lain-lain.


Hari sudah menuju sore, Fitri mengusulkan untuk pulang dan Zara oun mengiyakannya. Mereka pun pulang kerumahnya masing-masing, Zara sudah menawarkan pulang bareng karna dia membawa mobil, tapi Fitri tidak enak karna itu akan merepotkan Zara jadi Fitri menolaknya dan dia pulang menggunakan ojek online lagi.


Sesampainya dirumah Fitri langsung bersih-bersih dan mandi, Fitri langsung kebawah melihat ibunya didapur sedang memasak, dan Fitri akan membantu ibunya.


"Mah sini aku bantuin" ucap Fitri


"Tumben, ouh iya kan mau nikah jadi harus banyak-banyak masak biar tau hahahaha" usil Bu Yati


"Ish mamah,aku mau bantuin mamah aja gak ada niatan lain"


"Yasudah itu potong-potong wortel sama kolnya, kita buat sayur sop kesukaan kamu ya sayang" ucap Bu Yati


"Oke mah" ucap Fitri antusias, ketika sedang memotong Fitri berpikir bahwa benar juga kata mamahnya, dia harus banyak belajar memasak karna nanti dia harus memasak untuk suaminya.


Fitri selesai memotongnya lalu mencucinya, dia mulai memanaskan air dan memasukkan daging ayamnya dan lain-lain. Fitri sedikitnya bisa memasak tapi karna jarang memasak jadi kadang dia lupa.


Masakan sup ayam Fitri sudah jadi, dia meletakkannya di meja makan. Lalu dia mencuci alat masak yang tadi dia pakai, sekarang ibunya ada di belakang mengambil baju di jemuran.


Fitri sekarang duduk di ruang tamu, sambil memainkan hp dia hanya menonton youtube dan tiktok. Tak terasa sudah adzan maghrib Fitri kekamarnya dan melaksanakan sholat maghib lalu membaca al-quran.

__ADS_1


Sekarang sudah memasuki makan malam. Pak Satria, Bu Yati, Adam dan juga Fitri sudah ada di meja makan, mereka makan dengan khitmat dan sesudahnya mereka pergi ke ruang keluarga untuk bersantai.


"Gimana tadi daftar ulangnya dek?" tanya Pak Satria


"Lancar Yah. Aku juga dapet beasiswa full, dan tau gak pah tadi ada yang mau kenalan sama aku dan akhirnya kita temenan deh" ucap Fitri antusias


"Ouh yah alhamdulillah, ikut seneng Ayah kamu udah ada temen" ucap Pk Satria


"Dek kamu uda fitting baju belum?" tanya Bu yati


"Belum mah, Mas Barkah belum ngabarin lagi" jawab Fitri


"Cieeee udah panggil mas mas" usil kakak nya siapa lagi kalau bukan Adam


"Iiiii kakakkk, mah liat tuh kakak" rengek Fitri


"Kakkkkk" ucap mamahnya


"Hahahahahaha, Aku kekamar dulu" Fitri langsung pergi ke kamarnya, lalu dia melihat handphonenya, dia tadinya mau menanyakan fitting baju ke Pak Barkah tapi dia tidak seberani itu, maka dia akan menunggu Pak Barkah menghubunginya saja.


Fitri sekarang hanya scroll scroll tiktok, tiba-tiba ada yang menelponnya dan itu adalah dari Pak Barkah yang dari tadi Fitri tunggu, lalu Fitri mengangkatnya.


"Assalamualaikum, Fitri kamu sedang apa?"


"Lagi duduk aja mas"


"Besok kamu santai gak?"


"Iya, kenapa gitu?


"Oke besok saya akan ngajakin kamu ke butik nanti saya jemput jam 3 sore yah"


"Iya mas"


"Yasudah, jangan tidur terlalu malam saya tutup telponnya. Assalamualaikum"


"Iya mas, waalaikumsalam"


Ketika telponnya sudah mati, Fitri melihat handphonenya agak lama.


...----------------...


Semoga terhibur, ambil sisi positifnya dan buang sisi negatifnya.


Saya sangat menantikan saran dan kritik nya.


Jangan lupa like, komen dan vote ya.


see u

__ADS_1


__ADS_2