
Beberapa detik kemudian Barkah terbangun dengan mata yang melotot kaget. Fitri melihat Barkah terbangun hanya cekikikan sendiri.
"Mas ini buburnya udah jangan ngelamun terus nanti kesambet loh" ucap Fitri
Barkah mulai tersadar dan ia pun mengambil mangkuk bubur yang berada di tangan Fitri, ia mulai melahap buburnya.
"Kenapa dia kaya gitu kaget banget" batinnya
"Ngelamun terus" Ucap Fitri dengan nada agak meninggi, karna ia kesal Barkah hanya diam melamun sambil sesekali menyuapkan bubur kedalam mulutnya.
"Engga kok ini lagi makan buburnya" jawabnya
Fitri mendengar itu pun hanya berdehem dan pergi keluar kamar, karna ia akan membereskan perabotan yang sudah ia pakai tadi. Sedang asik-asiknya Fitri mencuci piring tiba-tiba ada tangan yang melingkar di pinggangnya, siapa lagi kalau bukan Barkah.
"Loh mas kok disini, kan lagi sakit udah diem aja dikamar istirahat" ucap Fitri
Barkah tidak mendengarkan ucapan Fitri malah ia mempererat pelukannya.
"Massssss, aku lagi nyuci piring jangan kaya gini ish" ucap Fitri kesal
__ADS_1
"Gapapa biarin aja kaya gini sayang, muach" ucap Barkah sambil mencium leher belakang Fitri.
Blushh, Fitri merasa pasti pipinya sudah merah bak kepiting rebus.
"Aaaaaaa gak bisa gak bisa ini terlalu romantis" batin Fitri berteriak
"A-awas dulu mas ini udah mau selesai biar cepet" ucapnya terbata-bata
"Yaudah deh nanti kalo udah cepet kekamar lagi ya aku tungguin" ucap Barkah lalu ia pergi meninggalkan Fitri sendirian di dapur.
"AAAA GUE GAK KUAT jantung gue serasa marathon, dan tunggu apa tadi dia bilang dia nungguin gue, mau ngapain woe" Histeris Fitri ketika Barkah sudah menghilang dari tatapan.
"Jangan dulu main handphone mas, banyakin istirahat dulu sekarang" ucap Fitri
"Iya sebentar, ini lagi ngurusin sebentar ya sayang" ucapnya dan kembali fokus ke handphonenya, Fitri bingung mau melakukan apa jadinya ia membuka handphone dan membaca novel disalah satu aplikasi.
1 jam kemudian...
"Wah ternyata istriku ketiduran, maap yah lama" ucap Barkah sambil mencium kening Fitri, memeluknya dan ia pun ikut tertidur.
__ADS_1
Siang sudah berganti sore, kedua pasutri ini masih terlelap dari tidurnya. Fitri mulai terbangun dan melihat didepannya ada Barkah yang sedang tidur dan memeluknya. Fitri terus menatap wajah suaminya dengan seksama.
"Kenapa hmm liatinnya ko gitu banget"
Ternyata Barkah juga sudah terbangun dan ia melihat wajah Fitri kaget hanya tersenyum.
"Ih apasih siapa juga yang liatin mas, orang aku liat itu apa sih itu jendela luar" ucap Fitri meleset dengan kenyataan
"Hmmm jendela ya oke deh"
Fitri mulai beranjak dari ranjang ia pun masuk kekamar mandi dan akan mandi karna sudah sore. Sesudahnya ia menghampiri suaminya lagi yang sedang nonton film.
"Mas makan malam mau makan sama apa? " tanya Fitri
"Beli aja, udah kamu gak usah masak disini aja kita nonton film" ucapnya
Fitri pun mengiyakan dan ia duduk lagi diranjang, Barkah mulai mencari film lain yang seru untuk ditonton bersama istrinya. Ketika Film sudah dimulai Fitri dan Barkah mulai menikmati filmnya dalam diam ketika berada di tengah-tengah durasi ada cuplikan dua orang dewasa sedang kissing. Fitri langsung menutup matanya dengan selimut yang dipakainya, Barkah hanya melotot iya kaget dan ia pikir tadi ini cuman film komedi ternyata ditengah-tengah durasi ada adegan yang membuat mereka merasakan tak karuan.
"Hmm udah gak ada kok, gapapa kan kamu juga sudah pernah merasakannya, apa mau mencoba lagi"
__ADS_1