
Akhir pekan adalah hari bebas nasional bagi warga asrama putri yang di tempati Rose dan kawan-kawannya tinggal saat ini. Dan itu berlaku juga Rose. Kegiatan mencuci pakain seragam sudah ia lakukan hari kemarin sepulang dari kegiatan praktek lapangan. Pagi ini selepas subuh Rose berniat keluar asrama untuk sekedar jalan-jalan pagi,sekaligus berbelanja kebutuhan pesanan makanan.
Ya....
Setelah kepulangannya ke kampung halaman sebulan yang lalu,Rose mempunyai kegiatan baru di akhir pekan. Membuat makanan yang bisa di jadikan lauk di jam kritis dan di jual ke teman-teman yang membutuhkan. Hasilnya lumayan,bisa untuk memperpanjang usia uang saku dari kedua orang tuanya. Selama di asrama Rose dan kawan-kawan sudah di siapkan makan 3 kali sehari oleh petugas gizi yang di asarama tersebut. Namun tak jarang kami masih harus mencari makanan lain untuk mengganjal perut di jam-jam kritis.
Sepulang jalan-jalan pagi mengitari asramanya,Rose berbelanja kebutuhan yang akan di masak hari ini. Kebetulan ada pesanan kering tempe teri kacang. Rasa pedas manislah yang selalu di serbu teman-temannya. Rose memang sedikit bisa memasak. Dan rasanya bisa di kategorikan enak.
Siang itu selepas membuat pesanan dan mengemasnya,Rose sedang setrika baju seragamnya. Kebetulan hari sangat cerah,sehingga cucian Rose selesai cepat. Dering telephon di blok 2 berbunyi dan diangkat oleh salah satu penghuni asrama.
"Yu Rose.....ada tamu di bawah menunggu...!" nyaring suara Anna mengabarkan jika Rose ada tamu yang berkunjung
__ADS_1
"Nggak salah An.....tamu siapa ya....kan aku nggak punya saudara di sini. Orang tuaku nggak bakalan lah.....berkunjung ke asrama." jawab Rose sembari merapikan setrikaannya yang sudah selesai.
"Ada yang mau nyambung setrika nggak nich....klo nggak ada mau aku cabut!" seru Rose mengabarkan ke teman-temannya.
"Jangan di cabut Yu....aku mau setrika juga" jawab Wulan dari kamarnya.
"Ok....aku tinggal ya Wul...." jawab Rose setelah Wulan membawa keranjang baju bakal setrikaannya.
Rose bergegas turun setelah selesai merapikan diri. Dengan penasaran Rose menuju ruang tamu yang disiapkan untuk penghuni asrama menerima kunjungan keluarga.
"Apa kabarnya Ma....Pa...." lanjut Rose sembari menjabat dan mencium punggung tangan kedua orang tua Nugraha bergantian.
__ADS_1
"Mama kangen.....!" sambut bu Maria memeluk erat Rose sambil menggoyang-goyangkan tubuh Rose.
"Rose juga kangen Ma....." jawab Rose kepada bu Maria.
"Nggak.....kamu nggak kangen mama....nyatanya kemarin pulang nggak mampir ke rumah mama." rajuk Bu Maria mendengar jawaban Rose. Dan Rose hanya tersenyum simpul menanggapi perkataan bu Maria.
"Maaf Ma....Pa....saat itu Rose nggak mampir. Waktunya mepet. Jadi nggak sempat kemana-mana. Hanya di rumah saja."jawab Rose menjelaskan.
"Mama Papa dan keluarga sehat-sehat kan?" pertanyaan Rose menutupi rasa sungkannya.
"Mama Papa sehat Rose....ini kebetulan mama minta di temenin belanja di kota ini. Makanya papa dan mama mampir. Nggak ngeganggu kan Rose"kata pak Yudha menjelaskan kedatangannya ke asrama. Hanya sekedar mampir.
__ADS_1
"Oh nggak koq Pa....hari ini kan libur kegiatan. Jadi Rose hanya santai-santai saja di asrama."jawab Rose.Mereka berkomunikasi mengalir seperti layaknya orang tua dan anaknya. Kadang di selingi canda dan tawa diantara mereka. Hingga akhirnya
"Rose.....ada yang mau papa dan mama bicarakan sama kamu."kata pak Yudha. Volume suara agak di rendahkan,namun demikian masih terdengar oleh kami. Selain kami yang ada di ruang tamu masih ada 2 keluarga yang berkunjung. Dan untungnya tidak berdekatan dengan meja kami. Sehingga privacy pembicaraan kami masih terjaga.