Mencintai Dalam Diam

Mencintai Dalam Diam
Episode 14


__ADS_3

...Pak Barkah...


Kenapa tadi kamu pergi tanpa bilang kesaya


Dan kamu belum jawab pertanyaan tadi Fitri


^^^Iya pak maap tadi saya kabur hehehe^^^


^^^rumah saya di Jl. Komplek cempaka No. 24^^^


^^^Emang buat apaan sih pak, aneh banget pake nanya-nanya rumah saya segala^^^


Buat ngelamar kamu.


JEDERRRRRR


Bagai tersambar petir melihat isi pesan terakhir dari Pak Barkah. Fitri terus melamun, ini bohongkan, ini mimpikan itu yang terus ada dipikiran Fitri. Ketika Fitri masih melamun ada telepon masuk dari Pak Barkah dan tentunya lewat instagram, lalu Fitri kembali sadar dan dia juga ingin menanyakan kebenarannya seperti apa, dia terus berpikiran kalau ini cuman bohongan.


"Hallo Fitri, saya tau kamu pasti kaget dan bertanya-tanya, tapi itu beneran saya akan melamar kamu setelah kamu lulus nanti" ucap Pak Barkah di telpon

__ADS_1


"Apaan sih pak kalo becanda jangan bawa-bawa gituan lah" ucap Fitri


"Saya tidak bercanda, dan masalah kuliah kamu saya tidak akan melarangnya" ucap Pak Barkah


"Pak gak bisa gitu dong, kenapa harus saya sih pak, padahal diluaran sana masih banyak cewe yang lebih cantik, atau bapak mau teman saya aja pak" ucap Fitri


"engga saya tidak mau yang lain, saya maunya kamu karena saya cinta sama kamu, dan untuk membuktikannya adalah dengan cara melamarmu lalu menikahimu." jawab Pak Barkah lalu mematikan panggilan telponnya, Fitri merasa kesal kenapa dia begitu kekehnya.


Fitri pun langsung mengirim pesan kepada Pak Barkah dan menyebutkan semua kekurangan dia, semoga saja dengan begitu Pak Barkah langsung menarik lagi omongannya dan ketikannya.


...Pak Barkah...


^^^Pak, nih ya saya itu gak bisa masak^^^


^^^udah deh pak jangan sama saya, nanti bapak nyesel loh^^^


Tidak apa-apa nanti juga kamu akan belajar kalo sudah menikah


Dengan saya, lagi pula nanti ada para pembantu yang akan membantu

__ADS_1


Kamu.


Dan saya tidak akan pernah menyesal dengan pilihan saya, ingat itu Fitri


^^^SERAH DEH^^^


Fitri sudah sangat kesal bisa-bisanya dia begitu yakin pada dirinya, dan bagaimana dia bilang kepada orang tuanya kalau nanti mau ada yang melamar dirinya, dan kakaknya akan menertawakannya karena dia yang awalnya tidak mau menikah eh ternyata ada yang melamar.


Fitri sangat bingung sekarang, dia sekali bercerita kepada teman-temannya tapi ini bukan waktu yang tepat untuk mereka tahu, mungkin Fitri akan memendamnya dulu sendirian.


"Meskipun dulu gue pernah suka sama dia, tapi kali ini urusannya berbeda dan meskipun gue sekarang masih menyukainya gue gak bakalan nerima dia karena gue belum siap untuk nikah, dan sekarang gue harus gimana" batin Fitri sambil melamun


Fitri sulit untuk tidur dia baru bisa tidur jam 03.00 pagi. Fitri bangun siang karena dia sekarang tidak akan kesekolah dan alasan lainnya adalah karena dia semalem tidak bisa tertidur. Fitri langsung mencuci muka dan turun kebawah untuk sarapan.


Ternyata dirumah tidak ada siapa-siapa ayah nya sudah pasti kerja, kakanya kekampus dan mungkin mamahnya pergi ke pasar. Fitri. makan sendirian dia hanya memakan nasi goreng dan susu.


Sesudah makan dia pergi kekamar lagi dan dia melihat handphonenya, melihat grup yang berisi Fani dan Nisa, dan mengajak mereka untuk main kerumah nya karena Fitri merasa gabut, dan mereka mengiyakannya.


...----------------...

__ADS_1


Segini dulu maap garing ya tapi semoga kalian suka.


Dan jangan lupa like, komen, dan vote hehehehe..


__ADS_2