Mencintai Dalam Diam

Mencintai Dalam Diam
MDD extra part 8


__ADS_3

"Mba Rose.......apa Satya pernah menyampaikan perasaan Satya untuk mba Rose?" tanya Bu Dewi.


"Maksud Ibu seperti apa ya.....?"


" Oh ya Pak.....Bu....panggil saja saya Rose,supaya lebih enak ngobrolnya." kata Rose.


"Baiklah.....aku panggil nak Rose ya.....lebih enak kedengarannya." jawab Bu Dewi.


" Nak.....apa nak Rose udah punya kekasih ?" tanya Bu Dewi.


"Rose pernah punya kekasih Bu.....bahkan tunangan. Tapi semuanya sudah berlalu dan tinggal menjadi kenangan. Kenapa Ibu menanyakan hal itu ya.....?"tanya balik Rose.

__ADS_1


"Satya selalu mengatakan kalau dirinya suka sama Nak Rose,hanya saja Nak Rose selalu tidak meresponnya. Kata Satya Nak Rose begitu dekat tapi tak bisa tersentuh. Itu keluhannya kalau pas pulang." jelas Bu Dewi.


"Apa Nak Rose berkeberatan hati kalau Satya menyukai Nak Rose....?" tanya Bu Dewi.


"Rose pernah gagal Bu....dan Rose tak ingin gagal lagi. Karena prinsip Rose....tidak ada istilah pacaran Bu....jika ada yang suka sama saya, harus serius. Karena orientasi saya bukan lagi pacaran seperti muda mudi jaman sekarang. Saya inginnya lelaki yang serius dan berkeinginan untuk berumah tangga. Walaupun tidak secepatnya,tapi yang mempunyai hubungan dengan saya,Rose harapkan punya tujuan ke arah sana." jawab Rose.


"Satya masih sangat muda Bu....pantas menjadi adik saya,walaupun selang satu tahun usia kami. Makanya,sekalipun Satya beberapa kali mengatakan perasaannya,saya mengabaikannya." jawab Rose.


"Apa itu Bu....jika Rose mampu memenuhinya,pasti akan saya berikan." jawab Rose .


" Jadilah kekasih anakku Satya jika berkenan. Tapi jawablah jujur dan berterus terang jika nak Rose menolaknya. Biarkan anak kami merasakan sakitnya di tolak dan bisa mundur mengubur perasaannya." kata Bu Dewi sembari menggenggam tangan Rose yang ada di sampingnya.

__ADS_1


"Maafkan saya Ibu.....jika selama ini mungkin membebani perasaan putra Ibu. Beri saya waktu sampai wisuda nanti untuk memikirkan hal ini. Dan saya berikan waktu juga untuk Satya. Jika di dalam waktu 3 bulan ini Satya menemukan gadis yang lebih baik dan cocok di hatinya, Rose tidak mengapa. Mungkin itu yang terbaik buat Satya dan saya." jawab Rose.


Tak di pungkiri oleh Rose. Ada rasa sayang,bahagia dan juga tenang di hati Rose manakala berdekatan dengan Satya. Namun Rose meragukan perasaannya,karena dirinya takut,jika perasaan itu muncul karena rasa kesepiannya karena jauh dan di tinggalkan Nugraha.


Rose tidak mau merasakan sakit berulang karena kekecewaan. Cukup bagi Rose di khianati Nugraha. Dan Rose masih merasa trauma untuk menjalin hubungan yang lebih serius dengan lelaki manapun,tak terkecuali Satya.


Namun perhatian dan kasih sayang Satya selama ini di rasakan Rose begitu nyata,bahkan terkadang muncul perasaan rindu yang lebih besar untuk Satya,di bandingkan untuk Nugraha saat masih menjadi tunangannya.


"Iya Nak Rose....kita sama-sama perempuan. Pasti ada rasa takut tersakiti untuk ke dua kalinya. Semoga Satya bisa bersamamu mengisi hari-hari dan berbagi suka lara bersama." jawab Bu Dewi sembari merengkuh pundak Rose ke dalam pelukannya.


Rose sebenarnya sangat bingung. Mengapa selalu saja ada campur tangan orang tua dari laki-laki yang mendekatinya untuk meyakinkan hatinya. Rasa hetan terkadang muncul dalam hatinya,seakan dirinya sangat istimewa,sehingga selalu saja para orang tua yang meminta untuk putra-putranya.

__ADS_1


__ADS_2