Mencintai Dalam Diam

Mencintai Dalam Diam
MDD episode 99


__ADS_3

"Kita makan buburnya di rumah kakak aja ya.....biar santai." kata Ana sambil bergelayut manja di lengan Nugraha.


"Boleh.....berarti kita pesan untuk di bawa pulang aja.."jawab Nugraha. Sambil memandang Ana yang kini aset kembarnya terasa menempel di lengan Nugraha. Dengan kausnya yang sexie dan celana pendek diatas lutut memaparkan kulitnya yang putih mulus.Jiwa lelakinya tersulut tapi masih mampu di kontrolnya.


Kini di meja ruang tamu sudah tersedia dua bungkus bubur. Ana masuk ke dalam dapur menyusul Nugraha yang tadi ijin untuk ambil piring juga air minum. Alih-alih ingin membantu Nugraha,Ana memeluk Nugraha dari belakang. Cumbuan Nugraha sudah menjadi candu banginya. Setiap ada Nugraha rasa hati Ana ingin selalu berada di dekatnya.


"Kak......kangen....?" kata Ana sambil merengkuh pinggang Nugraha. Aroma keringat dari Nugraha sehabis olah raga membuat Ana semakin bergairah.


Nugraha menghentikan kegiatannya. Diletakkannya gelas dan teko yang tadinya akan di bawa ke ruang tamu,di kembalikan ke atas meja di dapurnya.


" Kamu genit ya.......?" sambil membalikkan badannya dan merengkuh pundak Ana. Di jawilnya hidung mancung Ana sambil terkekeh.


"Genitnya kan sama kak Nug aja....." jawab Ana sambil mengerlingkan matanya. Keduanya saling bertatapan dan wajah malu Ana tiba-tiba ia sembunyikan di dada bidang Nugraha.


"Jangan seperti ini,nanti ada tetanhga yang tahu bagaimana?" kata Nugraha sambil mengurai pelukan Ana. Mendengar kata-kata Nugraha membiat wajah Ana memberengut. Bibir tipisnnya mengerucut,membuat Nugraha gemas melihatnya. Dan....


Cup....

__ADS_1


Sekilas di kecupnya bibir Ana sambil terkekeh dan kembali menyambar gelas dan teko dan di bawanya ke ruang tamu.


Ana yang mendapatkan serangan tiba-tiba terus mengejar ke arah Nugraha yang sudah sampai ruang tamu


"Curang.......!" rajuk Ana sambil meninju lengan Nugraha.


"Apa....kurang.....?" tanya Nugraha menggoda Ana. Nugraha senang melihat Ana yang manja dan agresif. Jiwa lelakinya tak menolak godaan Ana.


"ich....kakak......Ana malu nich......?" manja Ana lagi-lagi sambil merengkuh lengan Nugraha dalam dekapannya. Nugraha membiarkan dan menikmati tingkah agresif Ana.


Ana kemudian meraih bubur miliknya dan menyantapnya sambil sesekali menyuapi Nugraha.


"Makan sendiri aja....ini punyaku juga masih belum habis." kata Nugraha. Ana masih mengacak-acak buburnya seakan tak selera. Maksud hatinya ingin mesra-mesra dengan Nugraha,tapi yang di suapi menolak.


"Knapa.....nggak enak ?"


"Habisin....aku tinggal mandi dulu. Badanku udah gerah ." pamit Nugraha sambil meninggalkan Ana di ruang tamu.

__ADS_1


Ana menghabiskan makanannya walaupun enggan. Mendengar Nugraha pamit mandi,bayangan liarnya bermain. Ana membayangkan tubuh Nugraha yang tinggi tegap dan atletis. Bayangan lengan kokoh dan perut sixpack Nugraha menari-nari di pelupuk matanya . Bibir Ana menyunggingkan senyum. Ia bergegas ke dapur untuk mencuci piring dan gelas bekas sarapan.


Nugraha keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya. Nugraha kaget melihat Ana ada di dapur rumah dinasnya. Begitu juga Ana. Mata Ana mandangi tubuh Nugraha,menikmati pahatan dari tangan Tuhan yang begitu sempurna menurutnya.


"Kenapa nggak bawa baju sekalian.?" tanya Ana masih memandangi tubuh Nugraha penuh pesona.


"Biasanya juga nggak bawa baju,kan aku di rumah sendiri. Jadi bebas nggak ada yang lihatin?" jawab Nugraha sambil menggoda Ana dengan kedipan matanya. Ana tersipu.


Ruangan yang tidak terlalu luas membuat saling berdekatan. Detak jantung Ana seakan bertalu. Mencium aroma maskulin yang menguar dari tubuh Nugraha,pandangannya terkunci melihat ketampanan Nugraha.


Nugraha yang melihat Ana sedang terpesona dengan dirinya,berjalan mendekatinya dan ******* bibir Ana yang saat ini sedikit terbuka.


*******-******* yang semakin dalam dan menggelora. Keduanya hampir lepas kendali.


Namun tiba-tiba Nugraha teringat dengan kata-kata Agus tentang dirinya yang sudah bertunangan.


" Maaf aku khilaf ." kata Nugraha mengakhiri aktifitasnya dan masuk ke kamarnya.

__ADS_1


__ADS_2