Menikahi Kembaranku

Menikahi Kembaranku
Episode 114 : Kita sekarang pacaran


__ADS_3

Kali ini Gio bertemu Gea di sebuah mall tepatnya di depan bioskop.


"Katanya nggak mau ketahuan nikah sama gue malah maksa gue kesini?" Gio protes sambil nyender tembok malas.


"Kita sekarang pacaran. " Gea menautkan tangannya kelengan Gio.


"Hah? "


"Jadi skenario Lily, kita bertemu saat lo jadi tamu hotel Rose dan lo tertarik sama gue lalu nembak gue lalu kita pacaran." Gea menjelaskan dengan di akhiri cengiran.


"Gilak! kok gitu? " Gio belum menerimanya.


"Ya katanya itu lebih baik, jadi hubungan asmara gue terkesan normal dan nggak aneh dimata orang. " Gea meyakinkan.


"Nggak bisa gitu, bilangnya jangan gue dong yang nembak duluan. Kesannya gue yang naksir elo duluan. " Gio malah nyeleneh.


Gea melotot,"HEH! emang kaya gitu kan yang sebenarnya? lo yang naksir gue duluan. Padahal gue kembaran lo waktu itu. Dasar cowok nggak normal, bisa-bisanya kembaran sendiri di taksir. Sekarang mau nggak ngaku, gitu? "


Gio cuma cengar-cengir aja, "Biasa aja kali nggak usah ngegas, ya mau gimana lagi kembaran gue cantik dan bodoh sih jadi selain gue siapa lagi yang naksir. "


Gea malah bingung sendiri, Gio ini lagi memuji apa menghina sih.


"Agak aneh sebenarnya, udah nikah pakai acara pacaran. " Gio masih belum menerima juga.


"Pura-pura mas Gio, udah ya ayo kita kencan sekarang. " Gea membujuk sambil menyeretnya masuk bioskop.


Gio suka kalau di panggil 'Mas' sama istrinya ini.

__ADS_1


*


Mereka duduk menyaksikan film dengan tenang.


"Kita kan nggak pernah pacaran Gio, ini menyenangkan. " Gea menyenderkan kepalanya di lengan Gio.


"Padahal hal ini juga bisa dilakukan sama pasangan suami istri. Ngapain juga mesti pacaran segala, aneh. " Gio mengecup puncak kepala wanita ini.


"Please, kali ini nurut aja nggak usah protes. "


Gio tersenyum, menandakan kalau dia setuju dengan ide ini.


Tapi beratnya mereka harus tinggal terpisah, Gea balik ke rumah papa dan Gio menetap di Penthouse.


***


Hingga sampai ke staf hotel rose juga.


"Cheffff, ini bukannya Pak Gio? " Jihan memperlihatkan foto Gea dan Gio tapi agak kabur. "Serius? jadi chef pacar pak Gio gitu? "


Gea harus siap akan komentar para pegawai hotel, dia harus kuat kalau dihujat macam-macam.


"I-iya Jihan, mata kamu jeli banget. " Gea menjawab.


Jihan senyum-senyum menggoda, "Ya iyalah chef, saya ini pengagum Pak Gio walau dari belakang aja saya hafal. Oh tidak dari jauh saja saya sudah tahu dia, dari baunya aja udah beuhh wangi bwangettt. "


Gea mengernyitkan matanya, "lebay."

__ADS_1


"Enggak chef, saya penggemar chef Geandra mendukung 1000% kalian. Kalian cocok banget" Jihan memuji.


"Masa? "


"Iya, jadi sekarang cerita dong gimana Pak CEO itu nembak chef Geandra. Saya jadi penasaran, pasti romantis banget ya? " Jihan kegirangan.


"Nggak ada, udah Jihan ngapain aku harus cerita sama kamu. Udah ayo kerja. "


Jihan menggerutu dalam diam, padahal ingin kepo tapi nggak dapet apa-apa.


*


Ada lagi tanggapan dari Haidar, dia memang tidak mengikuti media sosial tapi dengar dari para karyawan tentang kencannya Gio dan Gea.


"Chef bisa saya tanya sesuatu? " tanya Haidar.


"Apa pak? "


"Apa benar kamu pacaran dengan pak Gio? CEO kita? " Haidar langsung tanya menekan kata CEO.


"Memangnya kenapa? " kedengarannya buat Gea kalau Haidar mengingatkan dirinya kalau Gio itu CEO hotel ini dan nggak pantas buat dirinya.


Haidar menggeleng, "Hanya bertanya, soalnya aku penasaran. Ternyata selera kamu sekelas Gio. "


Gea cuma diam, rasanya males banget menjawab seharian ini pertanyaan itu. Kebanyakan mereka mendukung tapi hanya orang ini yang rada keberatan, dengan mengutarakan secara halus mengingatkan tentang kedudukan Gio dan Gea jauh berbeda.


"Aku sudah bercerai resmi kemarin, aku pikir masih ada harapan buat deketin kamu. Ternyata sudah keduluan sama Gio, dan aku nggak mungkin bisa bersaing dengannya. " Haidar merasa kecewa.

__ADS_1


"Maaf ya pak, kita cuma dipertemukan jadi partner kerja saja tidak lebih. Bekerja dengan anda yang seorang pemimpin terbaik membuat saya bangga. "


__ADS_2