Menikahi Kembaranku

Menikahi Kembaranku
Episode 43 : Gue nggak punya cewek


__ADS_3

"Bukankah lebih baik lo seharusnya nggak usah sembunyiin Gea? dia cantik, cantik banget malahan. Kalau lo malu menunjukan dia itu istri lo ya lo go publik sebagai pacar lo aja. Ngapain juga lo kaya gini? " Arya malah berpendapat demikian.


Padahal Bian dan Zico aja nggak mau komen tentang hubungan mereka.


"Iya sih, tapi Gea nggak mau." Gio ternyata nggak tersinggung.


"Gue juga mikir gitu,lagian kita udah nggak sekolah tiap hari juga. Bentar lagi kita lulus, lo nggak mau ke pesta kelulusan bareng Gea? " Bian menambahkan.


"Gea mau ke pesta sama gue" Zico menyela dan akibatnya dapet tabokan dari Gio.


"Mau mati lo! "


Zico cuma tertawa digituin.


###


Pulang sekolah Gio mau futsal dulu tapi Gea nggak mau nunggu. Akhirnya Gio membiarkan istrinya itu pulang sendiri.


Gea sedang nunggu bis, lalu ada Jo menawari tumpangan.


Karena tak mau menolak kebaikan cowok itu ia pun pulang bareng Jo.


"Makan dulu yuk, gue laper nih. Nanti paling di rumah gue nggak ada makanan semua pada pergi soalnya" Ajak Jo saat dijalan.


Karena merasa kasihan orang ini bakalan kelaparan Gea pun setuju.


Mereka makan di restoran ala-ala Korea.


"Mau makan apa? "tanya Jo


" Lo aja deh, gue nggak. Lo kan yang laper" jawab Gea jujur. Karena memang ini masih jam 11 jadi dia belum lapar.


"Oh baiklah"


Gea pikir dia tidak dipesankan makanan tapi begitu hidangan disajikan ternyata Jo memesankan Ttabokki dan didepan Jo ada mie hitam juga kimbab sepiring.


"Ayo makan" Jo mempersilahkan lalu makan dengan lahapnya. Dia memang tadi belum sarapan jadi beneran kelaparan.

__ADS_1


Gea tetap makan, untungnya porsinya tidak terlalu banyak.


"Apa nggak sebaiknya lo lupain Gio aja?" Jo ngajakin ngobrol.


"Kenapa lo bilang gitu? "


"Emm posisi lo itu kan sama kaya cewek yang lain yang cuma dekat aja sama dia? lo bukan pacarnya kan? " Jo menjelaskan.


"Bukan tapi kita ini... " Gea tak melanjutkannya.


"Katanya dia punya pacar, jadi lepasin dia. Hubungan kalian aneh, katanya dekat tapi malah bilang ke orang kalian itu kembar." Jo serius.


Gea tak mau komentar lagi. Lalu Jo mengantarkan Gea pulang.


Tiba di depan rumah, ada mobil yang masuk ke halaman rumah dan parkir didepan garansi.


Itu Gio, dia turun dengan perasaan mendidih.


Jonatan juga heran ada Gio yang masuk rumah Gea.


Gio menghampiri, seketika menarik kerah Jonatan.


"Heh, anj*** ngapain lo! "


Hendak memukul, tapi dicegah Gea.


"Weih santai bro. Maafin gue selama ini,gue nggak tahu kalau lo beneran saudaranya Gea. "Jo meminta maaf.


"Jo,lo pulang aja. " Gea menyarankan.


Jo dilepaskan dengan didorong. Mata Gio semakin memancarkan amarah.


Jo menahan amarah, memilih pergi.


Gea masuk


Gio menyusul,

__ADS_1


"Ngapain lo pulang bareng sama dia? "


"Cuma pulang bareng doang, lagian lumayan kan ngirit ongkos" Gea santai terus berjalan ke kamarnya.


"Ngirit ongkos lo bilang? lo juga gue kasih uang. " makin emosional


Gea berhenti,menatap Gio yang sudah masih merah matanya.


"Katanya lo punya cewek, siapa?" Gea bertanya dengan berusaha santai.


"Hah? " Gio terkejut dengan pertanyaan gadis ini. "Pertanyaan macam apa itu, nggak usah ngalihin topik deh lo"


"Disekolah ramai ngomongin itu. Jadi siapa? "


Tak mendapat jawaban Gea melanjutkan langkahnya naik ke atas.


Gio mengikuti.


"Gue udah pernah bilang,gue nggak punya cewek. Lo jangan kemakan gosip" Gio menjelaskan.


Gea masuk kamar, masih diikuti Gio.


"Gue nggak peduli, kita kan emang sepakat tetap menjalani kehidupan masing-masing" Gea membuka kemejanya menyisakan tengtop.


"Tapi gue nggak rela lo dekat sama cowok lain. Nggak akan pernah gue biarin itu! "


Gea duduk dipinggir kasur.


"Terus lo bebas punya cewek gitu? "


"Astaga Gea, lo goblok apa tolol sih. Gue rasa lo nggak lulus nanti. Bisa-bisanya nggak nyadar jadi bahan gosip. Itu yang mereka maksud itu elo goblok!" Gio emosional sampai merendahkan Gea.


Gea sampai bergetar karena dikata-katain.


Gio sadar ini nggak benar, dia mengatur nafasnya berusaha tenang.


"Itu gara-gara mulutnya Zico dia keceplosan, seharusnya dia sebut nama lo sekalian biar jelas. Biar lo nggak salah paham" Gio menjelaskan dengan tenang kali ini.

__ADS_1


__ADS_2