Menikahi Kembaranku

Menikahi Kembaranku
Episode 27 : Cewek cantik


__ADS_3

Paginya Gea kesiangan, tapi masih ditungguin Gio yang sudah siap dari tadi.


"Ayo cepetan! " Gio menarik Gea ke motornya.


"Lah, ngapain gue naik motor lo? "


"Udah jangan bawel, kita udah telat ini" Gio maksa.


Dan mereka akhirnya berangkat bersama.


"Pegangan Ge! " Gio menarik tangan Gea.


Gea kali ini nurut, toh Gio kan suaminya juga.


"Keenakan lo dapet empuk-empuk" ledek Gea


"Apaan? kecil gitu" Gio nggak mau kalah.


"Loh elo kan udah pernah lihat, walau di balik kaos sih dan ini itu gede ya dan-"


"Udah nggak usah diperjelas kalau nggak mau ngasih" Gio memotong perkataan Gea.


Gea langsung kicep.


Sepanjang perjalanan Gea diam hingga sampai sekolah. Ini pertama kalinya Gio telat untungnya semua anak sudah masuk tinggal yang telat aja lima anak, itupun semua adik kelas.


"Tumben kamu telat Gio? " tanya pak Boy


"Iya Pak, maaf"


"Ya sudah berhubung kamu murid teladan masuk aja nanti ketinggalan kelas"


Anak yang lain iri.


"Gea juga ya pak, soalnya diakan murid kelas 3 jadi tidak boleh ketinggalan kelas. " tawar Gio


"Baiklah, Gea masuk aja sana" pak Boy setuju.


Gio dan Gea tidak berjalan beriringan tapi Gea didepan.


"Nanti pulang sama gue" Gio melewati Gea.

__ADS_1


Entah kenapa Gea malah tersenyum.


""""


Ketika makan siang,


Berhubung Gea nggak masak jadi makan di kantin dan dia mentraktir kedua temannya.


"Eh eh, cincin baru nih" Bella ternyata sadar.


"Iya gue dapet kado gitu"


Lalu Jonatan yang habis ngantri makanan bergabung sama mereka berdua


"Boleh duduk disini? " ijin Jo.


Mereka bertiga mengijinkan.


"Dari siapa cincinnya? kaya spesial. Nggak mungkin dari nyokap bokap lo" Dinda juga penasaran.


Entah kenapa Jonatan senyum-senyum sendiri sambil makan.


"Dari teman" jawab Gea


Gea hanya ngangguk


"Siapa? apa kita kenal? "


Gea ngangguk lagi


Dan entah kenapa Jonatan terus tersenyum nggak jelas.


Dibarengi diujung sana ada gengnya Gio juga hendak makan. Dan tidak sengaja mata mereka bertemu.


"Eh gue ke Gea dulu ya, boleh kan? " Zico minta ijin.


Zico belum dapat ijin langsung ke meja Gea.


"Gea sayang, selamat ulang tahun ya" Zico memberi selamat Gea.


"Hem"

__ADS_1


Dan suara Zico itu cukup keras dan bikin heboh plus penasaran se isi kantin.


"Ini buat lo" Zico ngasih ikat rambut ke Gea.


"Kok ikat rambut?"


"Ya kan kalau makan pasti kepanasan, sekali-kali ikat aja rambut lo biar enak. " jelas Zico.


Padahal tujuannya agar semua bisa melihat wajah asli Gea yang sangat cantik. Jadi selama ini Gea selalu menutupi wajahnya dengan menggerai rambutnya yang panjang se bahu. Dan juga ditambah lagi dia selalu menundukkan pandangannya jadi nggak akan ada yang ngeh kalau nggak dilihat dari dekat cewek cantik ini.


"Ok, makasih"


Seketika Gea mengikat rambutnya karena emang hari ini cuaca lagi panas plus dia makan pedas. Tadi sambal ditambah secara diam-diam oleh Bella buat ngerjain Gea.


Dan karena banyak mata yang sedari tadi penasaran sama sosok yang digoda Zico alhasil semua jadi tahu kalau cewek yang namanya Gea itu cantik paripurna.


Gio sadar kalau banyak yang lihat, dan sadar juga kalau Zico sengaja melakukan itu. Tapi kali ini dia santai karena emang Gea cantik berhak diketahui.


Zico balik lagi ke mejanya.


"Anj***, itu cewek cantik banget. Emang dia anak baru? " Arya ternyata juga terpesona.


"Bukan deh kayanya, itu cewek kan emang suka digodain Zico. Gue tahu kalau dia cantik tapi nggak ditonjolin gitu." Ternyata Bian selama ini juga sadar.


"Gimana kalian kagum kan sama itu cewek? " Zico membanggakan Gea


"Hem, kenalin ke gue dong" Arya semangat.


"Boleh, tapi langkahi dulu bos Gio" Zico nyeplos.


"Bankai lo! " Gio ngumpat.


Zico malah tertawa, sedangkan Arya dan Bian bingung.


"Sekarang banyak yang tahu kecantikan Gea. Jadi umumin ke publik sebelum banyak yang nikung. Termasuk mereka berdua yang sedari tadi ngiler lihat punya lo" Zico memberi saran.


"Jadi dia cewek lo Gio? " Bian penasaran.


"Kalian bisa jaga rahasiakan" Gio mengangguk.


"Eh buset, jadi gadis itu yang beruntung dapetin elo? " Arya menanggapi.

__ADS_1


"Gue yang beruntung dapetin dia"


__ADS_2