Menikahi Kembaranku

Menikahi Kembaranku
Episode 35 : Ujian


__ADS_3

Berkat Gio, sekarang banyak kemajuan dalam akademi Gea. Dia bisa mengerti dan menjawab soal walau nggak sempurna. Lalu banyak juga yang menawari contekan. Padahal dulu itu susah banget dapat contekan, sejak Gea dikenal kembaranya Gio dia jadi lebih istimewa di sekolah.


"Gimana bisa kan? " Tanya Gio saat sudah selesai ujian dihari pertama. Dia segera ke kelas Gea begitu sudah selesai tadi.


Ketika bertemu kedua tangan mereka disatukan, karena senang bisa bertemu.


"Bisa sih, yah lumayanlah mungkin ada sih yang salah gue pusing soalnya" jawab Gea yang ragu-ragu.


Gio merapikan rambut Gea, yang memang sedikit berantakan. Memang tadi pas ujian sesekali itu rambut diacak-acak karena pusing.


"Nggak papa, pasti bisa kok" Gio mengelus rambut Gea dengan senyum tulus.


Lalu ada Jonatan yang melihat interaksi keduanya.


"Mana ada saudara pegangan tangan" sindir Jo melihat kemesraan mereka.


"Serah kita dong" Gio malah merangkul pundak Gea.


Gea tahu ini masih didepan kelas, lalu ngajak Gio buat cari tempat untuk mengisi perutnya setelah tadi menguras otak.


Sekolah memang agak sepi karena adik kelas semua libur, jadi Gio dan Gea makan di kantin saja.


"Yang lain mana? " Gea tanya sambil makan siomay.


"Zico maksud lo? " Gio curiga


"Ngapain gue tanya Zico? "


"Karna lo kenalnya kan Zico doang" Gio juga menikmati makanannya.


Saos kacang yang dimakan Gea ada yang tertinggal dibibirnya. Jadi karena nurani Gio mengusap dengan jari jempolnya, lalu menjilatnya.


"Ish"


Tidak diduga Zico dan lainnya melihat adegan tersebut.


"Anj*** yang lain ngontrak! " Zico mengumpat.


"Tuh anjing teriak anjing datang" Gio membalas.


Bian dan Arya sudah tahu yang sebenarnya bahkan tahu kalau Gea adalah istrinya Gio. Jadi mereka juga harus jaga rahasia ini.

__ADS_1


"Biasa lah Zico kan jomblo jadi ngiri apalagi ada pasangan halal" Bian keceplosan.


Untung saja tidak ada yang memperhatikan mereka.


"Goblok kan itu mulut! " Gio sedikit emosi


"Sudah,Gio" Gea menenangkan.


"Maaf bos" Bian menyesal.


Zico malah salah fokus dengan Gio yang langsung tenang saat Gea yang minta.


"Bucin abis" komentarnya.


***


Ujian selanjutnya Gea lebih bersemangat dan lebih yakin akan jawaban yang ia jawab.


Tapi tetap ada rasa kekhawatiran juga.


"Udah nggak usah khawatir, lo udah lakuin yang terbaik. " Gio menenangkan saat mereka dalam perjalanan pulang, sambil memegang tangan Gea.


"Hem, gue pede kok" Gea mengeratkan genggaman Gio.


"Mau kemana? " tanya Gea


"Mau ke markas, anak-anak ngumpul di sana."


"Gue nggak boleh ikut? "


Gio menggeleng.


"Kalian mau merayakan karena udah selesai ujian? "


Gio mengangguk.


"Nggak ada yang cewek ya? "


Gio mengangguk lagi.


Lalu mengecup bibi Gea.

__ADS_1


"Cuma bentar kok. "


"Ok" Gea turun.


Lalu masuk ke dalam rumah.


***


Tiba di markas sudah banyak yang datang, semuanya anak kelas 3 yang ikut geng itu. Yang adik kelas tidak ada yang ikut.


Dan tidak disangka ada Mika juga datang bersama Zara pacarnya Bian dari SMA lain tapi juga kelas 3.


"Wuih pemeran utama kita datang" Mika menurut Gio degan merentangkan tangan.


"Apaan lo" Gio menghindar.


Dia lalu duduk ditempat kosong.


Dimeja sudah tersaji berbagai camilan snack dan makanan cepat saji juga minuman. Bahkan ada minuman beralkohol juga.


"Ayo kita berpesta! " Zico berteriak.


"Baru juga selesai ujian belum juga lulus" Gio nyinyir.


"Nggak asik lo! " Zico nggak mau kalah.


Lalu Gio tetap menikmati pesta kacil-kecilan itu. Dia bahkan juga minum alkohol.


Mika mendekati Gio, dia tahu kalau Gio tidak akan kuat minum di gelas ketiganya.


"Lo pasti nggak kuat minum kan?dasar cemen, nyali aja kuat tapi gampang mabok" Dia sengaja memprovokasi Gio untuk terus minum.


"Kata siapa? gue kuat. Lo lihat aja yah"


Alhasil Gio mabok tidak kuat lagi.


Mika memanfaatkan keadaannya.


"Lo mabok Gio, mending lo istirahat di kamar dulu baru bisa pulang" saran Mika.


Tidak ada yang peduli karena semuanya menikmati pesta.

__ADS_1


Mika memapah Gio menuju kamar, karena jarak diantara kedua dekat dan menempel ini dijadikan kesempatan Mika buat berfoto selfi.


Bahkan dia ngelive di media sosialnya.


__ADS_2