Menikahi Kembaranku

Menikahi Kembaranku
Episode 88 : Geandra


__ADS_3

8 Tahun kemudian


Gea masih berpikir kalau dia adalah janda yang ditinggal suami tanpa kejelasan yang jelas dan surat cerai. Namun dia tidak tertarik sama sekali memulai kisah cinta dengan pria lain. Walau banyak pria yang mendekatinya selama ini.


Dia tidak memikirkan sama sekali tentang kehidupan cintanya, yang dia pikirkan adalah kehidupan karirnya. Fokusnya selama ini hanya belajar dan karir yang diinginkannya.


Gea juga tidak menyangka kalau dia bisa fokus belajar dan lulus dengan nilai baik.


Hingga berhasil menjadi chef di sebuah hotel ternama di kota ini dan chef Selebritis terkenal berkat konten videonya memasak dan berbagi resep. Itu sudah dilakukan ketika menjadi mahasiswa transfer kredit di Perancis sekalian magang di sana juga. Gea memanfaatkannya dengan membuat chanel masakan nusantara, berkat itulah dia bisa terkenal.


Ketika tiba di Indonesia pun kadang diundang di acara televisi karena ke populernya dalam membawa masakan Indonesia ke negara lain.


*


Sekarang disinilah kegiatan rutin Gea. Di dapur salah satu hotel bintang lima di kota ini, hotel Rose.


"Chef,kabarnya hotel ini sudah dijual karena bangkrut. Apa benar itu? " Gea dikagetkan dengan keluhan salah satu karyawan hotel tempat dia bekerja.


"Aduh Sela jangan kemakan gosip dong. Kan belum tentu juga kabar itu." Gea menanggapi dengan sambil mengecek stok bahan yang ada di dapur hotel.

__ADS_1


"Tapi chef, itu beneran saya udah dikasih tahu sama pak Fuad. Kabarnya pemilik baru akan datang bulan depan. " Sela menggebu-gebu.


"Tapi belum ada pernyataan resmi dari Pak Haidar soal itu, kamu jangan nyebarin gosip dong. " Gea tidak mau kemakan gosip.


"Chef masih percaya sama pak Haidar yang pernah bilang cinta sama kamu tapi besoknya ngamar sama wanita lain? " Sela malah mengungkit masalah pribadi Gea.


Jadi General Manager hotel ini pernah naksir sama Gea waktu awal dia bekerja di hotel ini. Lalu Gea tolak, untung saja Pak Haidar ini profesional jadi walau ditolak tidak mempengaruhi pekerjaan sama sekali. Bahkan dia cepat sekali mendapatkan labuhan hati pengganti Gea yang tidak mau disinggahi.


"Kok jadi kesitu, kan beda urusannya. " Gea merasa agak emosi kenapa juga dikaitkan dengan masalah pribadinya.


Wanita yang dua tahun lebih muda dari Gea ini tersenyum kuda, " tapi kalau beneran nasib karyawan gimana chef, takutnya kita diganti alias di pecat dan si pemilik baru mengganti dengan karyawan barunya."


"Iya sih, ya udah saya lanjutin kerja ya chef"


Sela lalu pergi.


Tapi Gea malah teringat rumah sakit milik papa, yang sempat bangkrut. Dulu akibat hilangnya investor utama akibat Gio.


Ah, kenapa jadi teringat Gio? batin Gea yang melamun sendiri. Dan dia dikagetkan lagi,kali ini yang muncul asistennya.

__ADS_1


"Chef, kabarnya pemilik yang baru ganteng banget. " asistennya secara tiba-tiba bilang seperti itu.


"Astaga Jihan, ngapain sih tiba-tiba muncul dan bilang seperti itu? "nggak jelas.


"Chef Geandra,ini kan cantik jadi saya kasih tahu bahwa bakalan datang pemuda tampan ke hotel ini."


"Terus apa hubungannya sih? kita belum lihat jadi jangan bilang dulu dia ganteng apa tidak,kalau dia ganteng tapi sudah beristri ya nggak mungkin kamu bisa kegatelan. " Gea meletakkan bukunya di atas meja."Lagian belum tentu kabar itu, kenapa sih semua orang pada bingung akan gosip yang tidak mendasar. "


"Loh mendasar chef, banyak yang udah tahu dari pak Fuad. Katanya kita harus waspada gitu karena pemilik baru agak kejam katanya. Dia terkenal tampan tapi kalau soal pekerjaan dia tegas dan kami harus bersiap bakalan diganti sama karyawan dia sendiri. Gitu kata pak Fuad. " Jihan menjelaskan dasar omongannya.


Gea jadi agak emosi, dia yang jabatannya kepala chef disini saja tidak tahu menahu soal itu. Bahkan tidak ada yang bilang dari pihak management kalau mereka sudah pindah kepemimpinan. Yang Gea tahu emang hotel ini mengalami penurunan.


"Eh, ini sebenarnya tugas kamu tapi kamu malah kemana? pasti cari gosip kan? " kata Gea mengalihkan perhatian.


Gea mengambil buku tadi menyodorkan pada asistennya itu, kendati dia mengabaikan tugasnya.


"maaf chef, tapi rencana saya mau cek sekarang. Ternyata sudah keduluan sama chef Geandra. " Jihan menyesal.


Gea mengatur emosinya,dia bisa mengendalikan secepat kilat karena memang penyabar. "Eh, emang sudah pasti bakalan diganti pemiliknya? "

__ADS_1


__ADS_2