
"Lo sekarang berani ya ngerjain gue!" Bentak Gio saat tiba di rumah tepatnya di kamar Gea.
"Sorry Gio. " Gea agak takut.
"Brengsek lo ya, awas kalau lo ulangi lagi. Gue nggak terima ini lo harus dihukum atas perbuatan lo. Lo udah berani bohong sekarang hah?!"
Gea kali ini beneran takut. Dia tidak bisa memikirkan apa hukuman yang akan ia terima.
"Gio, gue beneran minta maaf. Gue ngelakuin ini demi elo juga. Mereka ingin sekali ketemu sama lo Gio. Jadi gue hanya bantuin." Gea mencoba menjelaskan alasannya.
Gio mengatur nafasnya.
"Sekarang kalau lo diposisi gue apa lo bisa dengan mudah menerima mereka yang dulu telah ngebuang lo?"
"Gue iri sama lo karena lo masih bisa punya kesempatan bertemu orang tua kandung lo. Lo tahu kan orang tua kandung gue sudah meninggal semuanya. Bahkan nggak ada yang tahu asal usul mereka dan keluarga mereka." Gea malah nangis.
"Mending kaya gitu, dengan itu orang tua gue tetap hanya papa dan mama tidak ada orang lain. "
Lalu mereka diam sesaat.
"Apalagi saat tahu gue ini hasil dari perbuatan diluar nikah, rasanya benci banget sama mereka. Mereka mau berbuat tapi tidak mau bertanggung jawab. Enak bikinnya tapi nggak mau ngerawat anaknya." Gio masih tidak menerima mereka.
Gea hanya mampu mendengar kekesalan Gio dan memeluknya erat sebagai tanda dukungan akan perasaannya yang sakit.
***
Gea lalu menceritakan apa yang Gio ceritakan ke mama. Karena mama dan papa tadi juga tahu pertemuan Gio dan kedua orang tua kandungnya.
__ADS_1
"Kasihan mas Gio, tapi dia belum mendengar cerita lengkapnya. Nanti mama akan mencoba bicara dan kasih tahu betapa sulitnya Veronika melalui hidupnya sendiri didunia ini tanpa keluarga yang ada di sampingnya. " mama menanggapi demikian.
"Maksud mama apa? "
"Coba kamu baca biografi Veronika, ada kok artikel yang menulis. Dan itu benar adanya hanya saja tidak dijelaskan dia hamil dan melahirkan bayi. " mama menjelaskan.
*
Dikamar Gea mencoba cari biografi artis tersebut.
Dijelaskan bahwa dia berasal dari panti asuhan dan setelah 17 tahun dia harus pergi dari panti dan hidup sendiri diluar. Dia masih sma dan mempunyai cita-cita menjadi publik figur. Bakatnya memang di sana makanya dia mulai ikut berbagai macam audisi model dan pembawa acara. Hingga dia berhasil menjadi model setelah lulus SMA. Kisah cintanya juga tidak berjalan mulus karena status sosial mereka. Jadi dia memilih melupakan cinta pertamanya itu dan menjalani karirnya hingga saat ini.
Di artikel terbaru juga dijelasin kalau Veronika bertemu kembali dengan Mark. Dan keduanya kini menjalin hubungan lagi, status sosial mereka sudah hampir sama jadi tidak ada halangan apapun kalau mereka melanjutkan ke jenjang pernikahan.
Lalu ada lagi,
Gea merasa terharu dengan perjuangan mami Veronika yang berjuang dari nol hingga sukses seperti sekarang ini.
Lalu buru-buru dia ke kamar Gio, dia pikir dia harus tahu kalau mami nya itu wanita hebat.
"Gio coba deh lihat biografi mami lo pasti lo tersentuh sama kisahnya. " Gea langsung bicara padahal Gio sendang bermain game di hpnya.
"Berisik lo! "
"Ih, coba intip aja deh." Gea tidak putus asa membujuk.
"Anjrit lo ganggu gue, pergi lo! "
__ADS_1
"Ayolah" Gea malah mengambil HP Gio.
Tentu saja itu membuat yang punya HP murka.
"GEA! balikin! "
Gea tidak mau, dia malah menyembunyikan hpnya disaku bajunya. Jadi baju piyama Gea ini ada sakunya di dada kirinya.
"Emang lo pikir gue nggak berani ambil dari saku lo? " Gio ingin ambil
Tapi buru-buru Gea pindah ke dalam piyama nya.
"Wah, lo nantangin gue? " Gio tidak putus asa.
"Lo berani ambil dalam baju gue? " Gea nantangin.
"Bego! " Gio langsung menyelusup ke dalam baju Gea, dia nggak peduli mau kena apa nantinya.
"GIO! jangan macam-macam lo ya! " teriak Gea.
"Salah sendiri" Gio tetap mencari dan menggelitik perut Gea.
Yang punya perut tentu saja kegelian.
HP nya ternyata diselipkan dibalik bra. Gio nggak takut, dia malah menyenggol dada Gea.
"GIO! mesum! " Gea berteriak lagi tapi tangan satu Gio segera membungkamnya.
__ADS_1