Menikahi Kembaranku

Menikahi Kembaranku
Episode 15 : Kebalik


__ADS_3

Gea malah ketiduran di kamar Gio. Sedangkan yang punya kamar ingin tidur jadi bingung. Kalau dia tidur disamping Gea pasti akan marah karena sedang sensitif. Akhirnya dia pilih ke kamar Gea saja.


Sampai pagi Gea bangun, dia baru sadar kalau tidur dikamar Gio.


Dia balik ke kamarnya, dan ada Gio yang masih tidur.


Gea hanya duduk memandangi wajah Gio yang menurutnya tampan tapi tidak pernah terpikir olehnya kalau laki-laki ini yang akan bersamanya seumur hidupnya.


Gio bangun.


"Udah bangun? kenapa nggak bangunin gue? " tanya Gio manis.


"Nggak sah sok manis lo! Udah pergi sana! " Gea dingin.


Gio menghela nafas, segera bangkit dan pergi dari kamar Gea.


***


Mereka sarapan tanpa Gea.


Ini untuk pertama kali Gea melewatkan sarapan dan tidak memasak juga. Dia hanya diam di kamarnya.


"Gimana sudah bicara sama Gea? " tanya papa


"Biarkan dia sendiri dulu pa, Gea mungkin butuh waktu" mama yang jawab.


"Nanti Gio akan bicara sama dia" Gio memaksakan makanan masuk.


Sampai seharian ini Gea tidak keluar kamar, semuanya jadi khawatir termasuk Gio yang sesekali mengetuk pintu kamar Gea yang dikunci


"Ge, bukain! lo seharian belum makan jangan kaya anak kecil lo" Gio mengetuk pintu kamar Gea.

__ADS_1


Gea tidak menyahut. Dia memang tidak makan tapi stok camilan di kamarnya banyak. Dan soal minum dia juga sudah ngambil tadi tanpa sepengetahuan mereka.


"Bukain Gea! atau gue dobrak ini pintu" Gio berteriak sambil mengancam.


Gea yang tidak mau pintunya rusak, terpaksa dia membuka pintu.


"Kenapa sih lo, tumben bawel. Biasanya nggak pernah peduli sama gue. " Gea marah saat membuka pintu kamar.


Gio bingung harus jawab apa. "Kalau lo sakit gue juga yang repot. " asal bicara.


"Sejak kapan lo repot saat gue sakit? gue sakit gue jatuh sampai pernah gue masuk rumah sakit aja lo nggak peduli kenapa sekarang jadi sok sokan? "


Gio diam,karena itu semua tidak benar. Kepedulian Gio tidak diperlihatkan selama ini.


"Kalau lo udah tenang mari kita bicara" lalu Gio meninggalkan Gea


***


Sampai besok nya mereka belum bicara dan sikap mereka kini terbalik . Yang biasanya Gio yang dingin kini gantian Gea yang dingin bahkan sama semuanya. Tapi Gea tetap masak buat mereka dan menyiapkan bekal makan siang untuknya dan juga Gio.


"Ayo bareng gue" ajak Gio saat sudah waktunya berangkat sekolah.


"Ogah,nanti diturunin di jalan lagi" tolak Gea sambil terus berjalan keluar rumah.


"Enggak, gue janji nggak akan nurunin elo di jalan" Gio memaksa.


Gea berhenti, "Yakin lo? lo bakalan kena skandal di sekolah kalau bareng gue"


Kalimat Gea membuat Gio tidak lagi memaksa Gea. Karena dia belum memikirkan bagaimana nantinya reaksi para penghuni sekolah kalau tahu dia boncengin cewek.


"Ya udah gue anter sampai depan ampe dapet bus" Gio masih ingin menawarkan bantuan.

__ADS_1


Gea tetap saja menolak dia terus saja berjalan bahkan agak sedikit berlari seperti biasanya agar tidak ketinggalan bis.


Gio mengikutinya hingga Gea sudah naik ke dalam bis.


""""


Disekolah,


Gea yang biasanya ceria kini diam saja, itu membuat Bella dan Dinda merasa aneh.


"Kenapa lo Gea? " tanya Bella saat mereka makan siang di dalam kelas.


"Nggak papa apa yang kenapa? "jawab Gea tanpa niat mau bercerita.


"Ada masalah? tumben" Dinda yang juga penasaran.


"Nggak ada, sejak kapan gue punya masalah. " Gea memang seperti tidak pernah punya masalah palingan masalahnya kalau sedang ulangan atau ujian dia akan pusing.


Sedangkan di kelasnya Gio yang sama-sama makan siang,tapi Gio cuma sama Zico.


Zico juga merasa aneh dengan Gio yang seperti banyak beban.


Kalau Zico tidak mau bertanya, dia nunggu sahabatnya itu bicara dulu dari pada kepo tapi di cuekin.


"Apa gue sama Gea itu tidak mirip? " pertanyaan random Gio.


"Mirip" Zico asal ngomong.


"Mirip apanya? "


Zico bingung, sebenarnya mereka sama sekali tidak terlihat kembar. Gio yang agak bule, sedangkan Gea yang agak oriental.Makanya tidak ada yang curiga mereka itu kembar.

__ADS_1


"Kenapa lo, lo berharap kalian bukan saudara kembar? " Zico tanya gitu aja.


"Kita emang nggak kembar."


__ADS_2