Menikahi Kembaranku

Menikahi Kembaranku
Episode 58 : Mulai mencari tahu


__ADS_3

Besoknya,


Gio berangkat sekolah sendiri, melarang Gea untuk ikut. Dia akan mencari pelakunya hari ini, dan menyelidikinya.


Gio masih dengan percaya diri datang ke sekolah, walau mendapatkan tatapan aneh dari setiap anak yang melihatnya. Padahal biasanya tatapan kekaguman sekarang berubah jadi cacian dan makian.


Dengan ditemani ketiga sahabatnya Gio menyelusuri CCTV yang mengarah kantin. Mereka juga bertanya ibu kantin tapi tidak melihat siapapun.


Aneh rasanya.


Mereka datang ke kantin.


"Tapi dari enggel pengambilan gambar ini ada disini. " Gio menebak dengan mencari tahu dimana posisi si pengambil gambar.


Yaitu ada ditempat dagangan makanan ringan.


"Kemarin itu ibu sempat tinggal bentar ngambil es batu, terus dijaga sama anak ibu. Tapi sekarang dia lagi kuliah, nanti coba tak tanyakan ya. " Ibu kantin ingat.


"Kak Manda ada disini kemarin? " tanya Zico kaget.


"Iya, cuma bentar mampir gitu" bu kantin mengiyakan, " Bentar ya ibu harus menyiapkan dagangan dulu."


Bu kantin lalu masuk ke area penjual.


Mereka duduk.


"Ada kak manda Gi, lo nggak curiga sama dia? " Zico mengingatkan.

__ADS_1


"Kita belum tahu, kalau kita udah nanya pasti akan jelas nantinya" Gio menanggapi.


"Gue yakin itu cewek yang ngelakuin, dia itu kan image nya aja pendiam tapi mematikan. " Bisik Arya.


Langsung ditabok oleh Zico dan Bian bersamaan. "ada emaknya woi, bego! "


Lalu mereka memilih pindah tempat, ke Rooftop.


Gio mencoba menelpon manda, tapi tidak diangkat.


"Nggak diangkat"


"Terakhir kali lo bikin dia sakit hati ngapain dia angkat telpon dari lo" Zico mengingatkan.


Lalu Bian yang sedari kemarin mencoba melacak nomer pengirim video yang ada di grup kini sudah tersambung.


Bian memang menggunakan nomer lain, dan dia sangat terkejut karena itu nomer kekasihnya.


"Lo dimana? " Bian menahan emosi.


Yang lain kaget, dan bertanya ada apa.


"Gue tanya lo dimana anj***" Bian emosi


"Di kelas" Zara sepertinya ketakutan.


Lalu panggilan terputus.

__ADS_1


"Ada apa? siapa emang orangnya? " tanya Zico.


"Zara" Bian menjawab cepat, "Gue harus kejar itu jal***." dia berlari turun.


Karena tahu pasti Zara akan kabur.


"Jadi yang nyebarin video Zara gitu maksudnya? " Zico loading.


"Tapi saat itu dia nggak ada di kantin,dia ada di kelas. " Arya juga masih nggak percaya.


"Bisa disimpulkan Zara dapat itu dari si perekam." Gio berpendapat begitu.


"Ya udah ayo kita temua kak Manda" Zico usul.


"Kita tunggu kabar dari Bian dulu, ya kalau Manda orangnya kalau bukan?" Gio berhati-hati.


"Bener ayo kita susul Bian" Arya mengajak mereka menyusul Bian yang akan menemui Zara.


"Biarkan dulu, itu mereka pasangan loh. Gue percaya sama Bian, dia akan profesional " Gio tidak setuju


"Arya kayanya bener deh, Bian itu bucin abis sama Zara, entar dia pasti bakalan kalah. Lo jangan percaya gitu aja" Zico malah tidak percaya sama Bian.


"Dia setia, buktinya dia selama ini tahu tentang Gio dan Gea tapi mulutnya tidak lemes kaya lo. Mabok dikit aja udah ngumbar rahasia. Dia bisa bertahan nggak pernah cerita apapun walau Zara selalu mendesaknya. " Arya membela.


"Gue kalau kaya gini jadi khawatir sama hubungan mereka, kalian denger kan Bian tadi udah ngatain ceweknya apa? padahal selama ini dia jarang banget mengumpat apalagi sama cewek yang dia sayang" Gio merasa khawatir.


"Ya mungkin Bian ada alasannya. " Arya berpikir seperti itu.

__ADS_1


__ADS_2