Menikahi Kembaranku

Menikahi Kembaranku
Episode 25 : Lo jadian sama Jonatan?


__ADS_3

Gea diantar Jonatan sampai rumah. Ketika Jonatan sudah pergi lalu Gio tiba. Gea mengelus dada 'untung mereka nggak ketemu. '


Gio melewati Gea begitu saja.


"Pulang sama siapa lo? gue cariin nggak ada, sama cowok mana lagi?" Ternyata Gio nungguin diruang tamu.


"Sama Jo, emang elo yang suka ganti-ganti cewek" Gea memberi jawaban dengan tetap berjalan.


"Lo cemburu? "


Gea berhenti, "Apa? siapa? gue? nggak banget ya gue cemburu. Serah lo mau sama cewek siapapun gue nggak peduli."


"Yakin? "


"Yakin banget, bukankah ini sudah kesepakatan kita. Jadi kalau gue deket sama cowok jangan ikut campur juga" Gea sedikit yakin.


***


Habis itu Gea setiap hari diantar Jonatan.


"Biasanya kalau lo ultah dirayakan sama keluarga lo? " tanya Jo


"Heem"


"Oh, ya udah happy birthday ya Gea" Jo memberikan sebuah kado kecil.


"Tapi kan masih besok" Gea belum menerimanya.


"Kan biar gue yang pertama ngucapin"


"Aneh, ya udah thanks ya" Gea menerima kado itu.


Kemudian Jo pergi.


Ternyata didalam rumah Gio menyaksikan kejadian itu tadi.

__ADS_1


"Senengnya dapet kado,nggak ingat suami nunggu di rumah kelaparan" ejek Gio


Gea hanya nyengir, " cemburu kan lo? " nggak mau kalah.


"Bukan level gue cemburu sama si culun. "


"Culun apaan, dia bahkan pernah jadi ketua OSIS tahun lalu. Lo itu yang culun,nggak bisa dengan satu cewek doang bisanya cuma mempermainkan cewek. Sama kaya temen-temen lo itu semua. Geng fuckboy aja bangga." Gea menjelekan Gio dan gengnya.


"Ya habis lo nggak mau go publik, kalau lo mau kan gue jadi milik lo satu-satunya"


"Males" lalu menuju kamarnya.


"Cepetan gue beneran laper. " Gio berteriak.


Gea sampai kamar, meletakkan kado dari Jonatan di meja. Kemudian dia ganti baju, setelah selesai langsung turun masak.


"Baru jam 6 udah kelaparan? " Gea ngomel, karena biasanya mereka makan malam jam 7an menunggu papa dan mama pulang.


"Tadi gue cuma makan mie ayam doang di kantin, bekal gue dimakan sama Arya pagi dia lupa nggak sarapan. " cerita Gio.


"Emang bisa se enak masakan elo? " balik nanya.


Gio memang jarang makan diluar apalagi nasi.


Ketika makanan siap, mereka makan bersama.


"Lo jadian sama Jonatan? " tanya Gio sambil makan.


"Enggak lah, gila aja gue. Gue kan udah nikah. Ya kali gue selingkuh"


"Lo nggak suka gitu sama dia? " Gio penasaran.


"Enggak,kita cuma teman. Gue cuma menikmati hidup muda gue bersama teman-teman gue aja. Bukankah kita udah sepakat? "


Gio sejenak diam lalu berkata lagi "Kalau Jonatan suka sama elo gimana? "

__ADS_1


"Ya gue hargain dia, lagian dia nggak suka sama gue kok"


"Gue berani taruhan, dia itu suka sama elo." sambil ngode minta di ambilin minum.


Gea nurut, dia memberikan gelas berisi air putih.


"Ya biarin, yang jelas yang harus gue sukai dan cintai itu elo bukan cowok lain. "


Gio sampai keselek mendengarnya.


"Lo suka sama gue? " tanya Gio


"Lo pelajaran bahasa Indonesia dapat berapa sih? bukannya lo super pintar. Lo nggak bisa memahami kalimat gue tadi? "


Gio menyudahi makannya karena sudah habis. Lalu piring kotornya diambil oleh Gea diletakkan di tempat cuci piring.


"Jadi lo berencana suka sama gue? belum suka gitu? " Gio penasaran.


"Ya kali gue suka sama cowok lain sedangkan gue punya suami" Gea geregetan.


Gio tertawa.


"Nggak sah ngegas nyonya Gio" ledek Gio yang malah bikin Gea makin cemberut.


"Eh, besok minta hadiah apa? "


"Apa ya?"


"Cepetan, kasih tahu apapun gue kasih buat istri gue"


"Apa ya? " Gea masih berpikir. "Kalau minta cerai lo mau kasih? " candanya.


"Hus, jangan bilang gitu Gea. Yang lain,ah lo mah niatnya jelek. " Gio meng sedih. " Kita nikah cuma sekali, apapun yang terjadi kita akan tetap bersama."


Gea tertawa renyah.

__ADS_1


__ADS_2