Menikahi Kembaranku

Menikahi Kembaranku
Episode 29: Akhirnya


__ADS_3

Gea tetap keluar.


Gio bilang ke teman-temannya. " Sorry, kayanya ini masalah gue. Nggak jadi ngeliatin kalian"


Dan semuanya kecewa.


"Itu beneran ceweknya bang Gio? " tanya Dino anak kelas 2.


"Hem, jadi mulai sekarang kita harus melindungi itu cewek. Namanya Gea. " jelas Zico.


"Tapi beneran apa cuma gebetan?"kali ini yang namanya Hito anak kelas 2 juga ikut nanya.


" Beneran lah"


"Gue pikir cewek itu pacar lo bang?kan sering bareng sama elo? "kini ada Ofi anak kelas 1 yang selalu jadi suruhan Zico tapi malah deket jadi tahu semuanya.


"Ya gue hanya jagain jodoh orang gitu" jawaban Zico bikin semuanya tertawa.


"Tapi penampilannya kaya cewek baik-baik" Hito ternyata mengamati penampilan Gea.


"Lo pikir Gio mau sama cewek yang nggak baik, nyet" Kali ini Arya yang jawab.


"Gue juga masih heran, Gea kok bisa betah ya berpenampilan culun sedangkan muka dia cantik. Jadi ketutup kan cantiknya" Bian malah muji terus.


"Biar nggak bisa dilihat sama garangan kaya lo lo semua ini" Zico menunjuk-nunjuk mereka. Padahal dia lah raja garangannya.


####


Sedangkan diluar gedung masih terjadi perdebatan sengit antara Gio dan Gea yang nggak mau diantar pulang.

__ADS_1


"Lo kalau nggak nurut perintah suami dosa loh" Ancam Gio.


Dan berhasil, Gea akhirnya mau di boncengan Gio.


Mereka menuju ke rumah karena Gea nggak mau mampir kemanapun lagi.


Begitu sampai rumah Gea langsung masuk kamar, ganti baju. Lalu masuk kamar Gio membawa kompres air dingin.


Gio masih telanjang dada, cuma menggunakan bokser.


"Kebiasaan lo ya Ge! "


"Bodo amat,sini lo" Gea nunjuk tempat tidur.


Gio jadi berpikir yang tidak-tidak.


"Otak lo terlalu encer hingga ngeres"


Gea mengompres pipi Gio dan mengambil obat luka di laci Gio.


"Ya kirain" Gio menikmati perawatan Gea.


Gea mengobati luka Gio.


"Jadi, gimana perasaan lo? kalau misal kita belum nikah apa lo mau nerima Jonatan? " Gio penasaran juga. Sambil mengambil kemeja asal karena tidak mau berlama-lamaan telanjang dada di depan Gea.


Gea menggeleng pasti.


"Kata lo dulu Jonatan baik, dan masuk kriteria lo"

__ADS_1


"Ya karena gue nggak ada perasaan sama dia Gio" Jelas Gea.


"Terus lo suka sama siapa? " Gio memancing.


"Nggak ada, gue mau berusaha suka sama lo." Gea mode serius. Dia juga sudah berhenti mengobati Gio.


Jangan tanya jantung Gio sudah berpindah ke lambung karena perutnya bergejolak. Dia senang sekali.


"Lalu apa lo mau melupakan cewek yang lo suka itu untuk berusaha cinta sama gue? " Gea pakai nanya gitu lagi.


Bikin Gio kepancing buat mengutarakan perasaannya.


"Tidak, gue nggak akan melupakan cewek itu. Sejak dulu gue cinta sama dia dan selamanya gue akan tetap cinta sama dia. " jawaban Gio bikin Gea kecewa.


"Jadi hubungan kita akan tetap hanya status sampai akhir? " Gea kecewa bahkan menitikan air mata.


Gio menggeleng. "Tidak, kita akan saling mencintai. Karena cewek itu adalah elo Gea. "


Gea kaget.


"Gue udah cinta sama lo sejak dulu"Gio mengusap air mata yang sedikit membasahi pipi Gea.


Gea menatap Gio, tidak ada tanda kebohongan melainkan ketulusan yang tersirat dimatanya.


Kemudian, tangan Gio berpindah keatas leher Gea dan memajukan wajahnya lalu mengecup bibir Gea.


Gio menatap Gea yang tidak ada penolakan, dia meneruskan dengan memberi ciuman pada bibir Gea lagi. Kali ini sangat dalam dan hangat.


__ADS_1


__ADS_2