Menikahi Kembaranku

Menikahi Kembaranku
Episode 9 : Kelakuan Zico


__ADS_3

Zico mengantar Gea pulang sampai di rumah. Dia mampir dulu ke kamar Gio untuk melaporkan bahwa tugasnya beres. Zico menceritakan sedetail mungkin hingga percakapan dia dan Gea aja ditirukan sama dia.


"Tunggu,jadi lo juga suka sama Gea? " Gio merasa aneh.


"Apa gue berani saingan sama elo? " Zico menjawab dengan pertanyaan balik. " Tapi gue rasa Jonatan anaknya baik dan cocok sama Gea." Zico lanjutkan dengan memanasi hati Gio.


Jadi hanya Zico yang tahu bagaimana perasaan Gio terhadap Gea. Dia juga ikut terheran bagaimana Gio suka sama kembarannya sendiri.


Waktu itu bermula Gio setiap hari menceritakan tentang Gea tapi tanpa menyebut namanya. Hingga Zico curiga kalau orangnya adalah Gea. Karena Gio selalu menyuruh Zico ini itu buat Gea.


Zico sangat terkejut waktu itu karena mempunyai teman yang tidak normal. Namun, karena Gio sahabat yang baik makanya dia dukung siapapun yang dia suka.


"Tidak bisa Jonatan hanya peringkat di kelasnya bahkan kelas ips 5 kelas tertinggal. Dia harus dapat cowok yang lebih dari gue." kata Gio.


"Gea bakalan jadi prawan tua kalau kaya gitu." Zico bercanda. " Yang benar itu relakan Gea sama gue. "


"Langkahin gue dulu baru lo bisa dapatkan dia" Gio malah serius.


"Hooo takut"


Gio memang ditakuti Zico,mereka pernah gelut ketika pertama kali bertemu itupun juga karena Gea.


Gio kan dulu pernah nurunin Gea di jalan saat berangkat sekolah. Waktu itu kebetulan karena Gea marah-marah di bahu jalan alhasil terserempet motor. Dan yang membawa motor tersebut adalah Zico.


Gio tahu itu lalu dia menghadang Zico dan memukulnya tanpa ampun. Zico kalah telak bahkan kalau Gea tidak datang untuk melerai Gio tidak akan ia lepaskan.


Sejak saat itulah Zico jadi tahu kalau mereka itu kembar tapi Gio nya tidak normal.


"Gimana kalau lo periksa kejiwaan aja Gi? " Zico mengusulkan.

__ADS_1


"Itu lagi itu lagi, lo kira gue gila? " Gio selalu marah kalau disuruh periksa ke dokter.


"Iya, lo pikir lagi sekarang. Emang lo udah melupakan kembaran lo itu setelah lo berusaha nyuekin dia sok mengabaikan atau bersikap dingin lah menghindar lah. Perasaan lo emang hilang? " Zico agak tegas.


Gio diam, karena yang Zico bilang itu benar adanya.


"Mungkin kalau Gea nanti sudah menemukan pria yang tepat gue pasti sudah bisa melupakannya"


"Bulsit, lo aja selalu ngalangin Gea buat deket sama cowok" Zico membicarakan fakta.


"Ya kan kita masih sekolah, beda nanti kalau udah dewasa. Mungkin kalau Gea nikah gue baru berhenti. " Gio agak sedih nadanya.


"Kita lihat aja nanti kedepannya. Tapi saran gue lo mesti priksa karena itu kayanya penyakit" antara serius dan bercanda Zico bilangnya.


Gio seketika memukul kepala Zico.


,,,


"Ini pasti Gea" Zico segera ke dapur.


Dan benar perkiraan Zico, Gea sedang memasak sesuatu yang enak.


"Wah enak nih kayanya" Zico mendekati Gea


"Lo belum pulang? "


"Icip dikit dong" Zico tidak menjawab pertanyaan malah bersikap sok imut biar dikasih makan.


Gea sedang bikin martabak manis yang sangat menggoda dimata Zico.

__ADS_1


Gea mengerucutkan bibirnya,tapi tetap memotong martabak manis tersebut buat Zico.


"Nih,sekalian bawa aja ke atas"


Zico langsung mengambil satu potong, " ngapain orang gue mau pulang" lalu melahap nya.


"Yaelah."


"Panggil aja Gio sendiri" Zico ngambil lagi bahkan dia kini malah duduk di mini bar dapur menikmati makanan itu.


"GIOOOO, gue buat martabak manis nih" Gea berteriak memanggil "Kalau lo nggak turun dihabisin sama Zico nih"


Tidak ada sautan melainkan suara hentakan kaki yang datang.


Seketika Gio sudah ada disamping Zico. Dan Zico pun tertawa nyaring.


"Ngindarin orangnya tapi doyan makanannya" Zico setengah berbisik.


Gea tidak dengar dia sibuk membereskan peralatan yang ia pakai buat masak tadi.


Gio menanggapinya dengan menggeplak kepala Zico.


"Diem lo! "


Gea yang lihat merasa heran sama Zico yang seorang ketua geng motor tapi sama Gio aja takut.


"Gea, kalau lulus jadi istri gue aja ya? lo pinter banget masak" Zico bercanda.


"Ya kalau didunia ini nggak ada cowok lagi yah" Gea asal bicara.

__ADS_1


Gio cuma melototin Zico.


"Ah, pulang ah takut gue" Zico sok sokan takut.


__ADS_2