Menikahi Kembaranku

Menikahi Kembaranku
Episode 52 :Biarkan mereka tahu


__ADS_3

Bella dan Dinda malah bereaksi nggak menyenangkan karena Gea selama ini berbohong sama mereka. Mereka berdua marah, lalu meninggalkan kantin.


"Tuh kan mereka marah, ihhh kalian ini mah. Lo terutama! " Gea mendorong Gio.


"Ayolah, biarkan mereka tahu." Gio memohon.


"Mereka udah tahu, dan sebentar lagi seluruh sekolah akan tahu." Gea emosi.


"Nggak masalah, lagian gue bangga kok punya istri elo"


"Awas ya kalau lo bilang kita udah nikah! " Gea mengancam.


Lalu pergi, meninggalkan mereka.


"Gea! lo cantik kok pede aja! " Zico yang berteriak.


"Heh, lo mau cari mati suka banget muji istri orang" Gio sengak.


"Yah habisnya dia nggak pede gitu, padahal dia cantik banget. " Zico meluruskan hanya memberi dukungan.


***


"Please ya jangan bilang ke siapapun tentang ini. " Gea memohon pada Bella dan Dinda didepan kelas.


"Ngapain sih lo harus rahasiakan dari kita? lo nggak percaya ke kita? " Bella sudah agak tenang.


"Bukan gitu, kalian itu fannya Gio dan kalian tahu kalau gue nggak sebanding dengan idola kalian itu. Kalian lihat kan gue nggak menarik sama sekali. Kalian para fans nya Gio pasti berekspetasi tinggi akan ceweknya Gio. Sedangkan gue jauh dari kata serasi sama dia. " Gea panjang lebar merendahkan dirinya.


"Lo cantik, hanya lo tutupin. Kita kecewa karena lo nggak cerita, kesannya lo nggak nganggep kita sahabat lo, Gea" Dinda memeluk Gea.

__ADS_1


"Maaf, maafin gue. " Gea dan kedua sahabatnya berpelukan.


Lalu para cowok kelas mereka keluar, hendak ke lapangan.


"Eh tunggu, lihat kesini kalian! " Bella ngajak bicara para cowok.


"Apaan? " tanya salah satu murid.


"Kalian lihat deh, Gea ini cantik apa tidak? " Tanya Bella langsung.


Gea yang denger aja syok, bisa-bisanya Bella tanya itu ke mereka.


"Cantik banget" Yang jawab Jonatan.


"Selain Jo, gimana? " Dinda ikut penasaran.


"Cantik, emang kenapa sih nggak jelas. " ada yang memberi pendapat.


Tapi diluar kelas masih pada ngobrol.


"Gue sering memandang dia kalau pas pelajaran, ternyata dia beneran cantik dan menarik." ada yang bilang gitu.


"Gue sebenarnya mau ngajakin dia pacaran tapi pasti dia udah punya secara cewek cantik kaya gitu loh"


"Gue aja ditolak apa lagi elo" Jo yang bilang.


Lalu semuanya tertawa.


"Jadi kalian sebenarnya ngakuin kalau Gea cantik tapi kok pada diem aja gitu nggak heboh" Bella menyimpulkan.

__ADS_1


"Gea aset kelas kita, cukup kita aja yang tahu."


"Bukan sih, itu karena Jonatan aja ditolak secara dia yang paling pintar dikelas dan yang paling ganteng. "


"Ok, baiklah anak-anak baik. Terima kasih, semoga kalian menang! " Dinda mengakhiri nya.


###


Di kelas, Gea bengong merasa khawatir apa yang akan selanjutnya terjadi.


"Ayo Ge, kita nonton basket bentar lagi dimulai" ajak Bella tersenyum.


Gea sudah tidak mood lagi nonton. " Gue dikelas aja"


"Yah kok gitu, pacar lo yang main loh" Dinda membujuk.


"Gio bukan pacar gue" Gea mempertegas.


"Ah, serah deh" Bella menarik tangan Gea


"Gue aja belum suka sama dia, kalian harus tahu itu. Kita nggak pacaran. " Gea masih ngomong saat di lorong menuju lapangan.


"Ih, iya iya kita tahu kok. Jadi Gio itu lagi pedekatean sama elo gitu ya ceritanya? " Dinda paham.


Gea diam, karena bingung soalnya nggak ada usaha Gio buat bikin dia jatuh cinta sama dia juga.


"Apaan, jangan percaya sama Gea. Mana ada baru pedekatean tapi berani nyium bibir. Gue lebih percaya Gio. " Bella ngeyel.


"Ayolah, tapi jangan disebar ya pokoknya. " Gea khawatir itu sejak tadi.

__ADS_1


"Kabar bagus kenapa mesti diumpetin" Bella ngeyel.


"Bella ih, kok gitu"


__ADS_2