Menikahi Kembaranku

Menikahi Kembaranku
115 : Pesan mama dan mami


__ADS_3

"Kenapa kamu selalu pulang kesini Gea?" tanya mama ketika Gea pulang ke rumah.


"Mama nggak suka? " Gea tersenyum jawabnya.


"Bukannya kalian memutuskan tinggal berdua saja? kalian bertengkar? nggak boleh kaya gitu Gea, kalau pun ada pertengkaran nggak boleh kabur lalu pulang ke rumah orang tua begini. Kamu harus hadapi suamimu itu jadi istri yang baik! " mama nyerocos tidak memberi celah pada Gea untuk menjelaskan.


"Bukan gitu mama"


"Apa? kamu mau menyalahkan Gio dan nggak mau tinggal sama dia begitu? " mama tumben agak sinis.


"Mama dengerin aku dulu" rengek Gea.


Mama menarik nafas, "apa? emang apa yang terjadi? "


"Gea dan Gio sekarang pacaran, emm bukan sih pura-pura aja gitu. Lalu kita akan melewati beberapa bulan baru akan gelar pesta pernikahan. Ini dilakukan karena Gea, jadi kalau mendadak nikah sama pria tajir bakalan banyak gosip. " Gea menjelaskan.


"Aneh,kamu lebih mementingkan perasaan netizen dari pada perasaan suami kamu? " mama memberi pendapat.


"Nggak gitu ma, Gio mengerti dan juga sudah setuju kok"


"Ya iyalah dia setuju mau nggak mau, tapi kalian sudah menikah dan sudah waktunya punya anak gimana bisa kalian tinggal terpisah. " mama ngeyel.


"Aduh mama, ini itu cuma sementara. Kok malah jadi bahas anak? "


"Nggak bisa, sekarang kamu ke tempat suami kamu. Itu sudah kewajiban kamu Gea! " Mama memberi perintah.


"Mama ini aneh, dulu pas kita mau tinggal sendiri keluar dari rumah ini ditangisi. Sekarang Gea tinggal di rumah ini lagi malah diusir. " Gea protes.

__ADS_1


"Kalau kamu pulangnya sama Gio mama nggak masalah. Mama sekarang sudah sadar kalian harus punya waktu berdua terus untuk menebus waktu berpisah kalian. " Mama memberi alasan.


Gea diam, sebenarnya benar kata mama tapi dia jadi serba salah sekarang.


"Tapi ma, reportase Gea sebagai chef idola dipertaruhkan kalau aku tinggal bersama Gio dan tiba-tiba menikah. " Gea merunduk.


Mama mengelus rambut Gea, "Sayang, kamu harus sadar kamu adalah seorang istri,itu saja. Kamu renungkan dan cari tahu apa saja kewajiban seorang istri. Mama baru bilang sekarang karena memang sekarang waktunya kamu sadar itu."


"Iya ma"


"Mama juga wanita karir sebelumnya tapi mama tetap memperhatikan kalian, tidak mengabaikan tugas mama sebagai istri dan ibu. Dan selalu mengutamakan kepentingan kalian bukan karir mama kan? " Mama menceritakan dirinya.


Gea memeluk mamanya ini. Wanita yang telah merawat dan membesarkan dirinya sejak bayi dengan kasih sayang berlimpah. Hubungan mama dan papa juga sangat harmonis walau sama-sama sibuk, tidak pernah egois.


"Kalau masalah karir selebriti kamu tanya maminya Gio, dia bahkan jauh lebih terkenal daripada kamu. Dan dia rela melepas kepopuleran nya untuk keluarganya. " Mama memberitahu.


"Iya nanti aku coba minta saran ke mami. "


****


Gea benar-benar mendatangi apartemen mertuanya itu.


"Eh, ada Gea? " sambut Mami ramah dan senang menantunya datang.


"Hallo mam, maaf nggak pernah berkunjung. "


Mereka saling berpelukan.

__ADS_1


"Biasa orang sibuk, mami paham kok. Bahkan Gio aja nggak pernah kesini. " Mami maklum.


Lalu mereka mengobrol diruang tengah sambil minum teh.


"Papi mana, mam? " tanya Gea tidak melihat papinya.


"Menikmati udara lapangan golf, dasar alasan aja mungkin lagi cuci mata. " Mami jawab santai.


"Mami nggak ikutin aja, entar kecantol cewek lagi. "


"Nggak akan, tenang saja. Mami percaya kok." Mami tersenyum.


Lalu hening sejenak, karena memang mereka tidak terlalu sering berinteraksi jadi sedikit canggung.


"Mami sudah tahu kalau kami menunda pesta? " tanya Gea hati-hati.


"Tahu, dan mami sebenarnya juga mau tanyakan itu.Kenapa? "


"Aku jadi malu mengatakan nya mam" Gea merunduk.


"Hemm, nggak usah malu. " Mami mengelus lengan Gea. "Gio bilang untuk menjaga reportase kamu karena kamu chef selebriti yang sedang populer. Begitukah? "


"Iya"


"Mami tahu kamu lagi semangat-semangatnya dalam karir kamu. Tapi kamu tetap seorang istri, jadi akan lebih baik mementingkan suami dan keluarga dulu. Kamu sudah mencapai puncak cita-cita kamu. Menjadi chef terkenal dan head chef di sebuah hotel bintang lima. Lalu penggemar kamu juga banyak, yang jelas penggemar kamu malah lebih ke orang dewasa yang tertarik akan masak iya kan? "Mami mengelus tangan Gea pelan.


Gea hanya manggut-manggut pelan karena apa yang dibilang mami itu benar.

__ADS_1


"Pasti pikiran mereka lebih dewasa menerima kehidupan pribadi kamu, lagian kamu terkenal baik nggak mungkin hanya perkara sudah tiba-tiba diketahui menikah dengan pria kaya terus dihujat. "


__ADS_2