
Popularitas Gio semakin hari semakin naik,padahal dia bukan seleb tapi hanya karena anak seleb aja dan kebetulan tampan jadi viral. Foto-foto can did Gio banyak tersebar, dia tetap terlihat tampan walau hanya foto tidak berpose.
Gea tidak peduli.
Gea benar-benar tidak mau berhubungan lagi dengan Gio. Dia bahkan mengganti nomer HP nya.
Sakit hati untuk pertama kalinya kini ia rasakan. Dia tidak nyangka kalau kembarannya yang dinikahinya kini membuatnya menjadi janda diusianya masih muda. Menurutnya Gio hanya mantan brengsek yang egois hanya demi mengejar hidup enak dan pendidikan baik dia rela meninggalkan ia sendiri.
Gea selalu ingat kata-kata papa,
"Gio sudah menemukan keluarganya yang lebih kaya. Mr. Mark sudah memberikan uang pada papa untuk memulihkan kembali rumah sakit. Sebagai gantinya dia mengambil anaknya kembali. Dengan itu pernikahan kalian yang tidak ada gunanya lagi kini sudah berakhir. Jadi mulai sekarang lupakan Gio. Anggap kalian tidak pernah menikah."
Hanya menerima semuanya tanpa mendengar dari Gio bagaimana yang sebenarnya.
*
Saat ditanya soal kuliah Gea tetap dengan pendiriannya tidak mau melanjutkan pendidikannya itu.
Papa memaksa setiap hari
"Kamu itu satu-satunya harapan kami sebagai penerus rumah sakit. Mau jadi apa kamu tidak kuliah? " ucap papa yang selalu masuk kuping Gea.
"Papa bisa urus sendiri, maaf Gea tidak sanggup dan tidak minat. " begitulah tanggapan Gea.
*
__ADS_1
Mama dan papa sedang membahas tentang keputusan Gea itu di kamar mereka.
"Mama harus bujuk Gea buat kuliah apapun caranya. Dia itu akan mewariskan rumah sakit gimana bisa dia diam diri di rumah begitu. " papa memulai.
"Lah anaknya nggak mau ya jangan dipaksa pa" mama lembut dan santai.
"Mama, kok gitu? " papa malah nyolot.
"Papa yang kok gitu, papa itu ngusir Gio yang jelas anak pintar dan siap mewarisi rumah sakit kebanggaan papa itu lah sekarang malah maksa Gea yang dari dulu minat aja enggak." mama membalas.
"Papa lebih memilih rumah sakit dari pada anak-anak, sadar itu pa. Mereka kita rawat untuk melengkapi kebahagian kita. Tapi papa malah menyakiti dan mempermainkan perasaan mereka. "
Mama ternyata mendebat papa yang hanya diam saja.
"Apa papa pikir hati Gea setelah ditinggal Gio yang status mereka sudah menikah itu baik-baik saja? coba pikirkan itu pa. Sedangkan Gea sudah membalas perasaan Gio eh malah dipisahkan. "
"Halah, mama pikir tidak tahu. Papa berbohong kepada Gea kalau hubungan mereka sudah berakhir kan?agar apa pa? " mama yang selama ini pendiam akhirnya mendebat suaminya itu.
"Ya agar Gea menemukan pria yang lebih baik dari si brandal itu. "
"Papa salah,Gio anak yang baik tapi cuma karena dia bikin rumah sakit papa itu bangkrut papa jadi membencinya. " mama memang benar.
Terbukti papa hanya diam saja.
"Sekarang jangan sampai papa melukai Gea lagi, dia itu anak malang yang nggak punya siapa-siapa selain kita. Jadi jangan memaksa apapun lagi. " Mama memberi keputusan.
__ADS_1
Papa merenungkan, "Tapi papa nggak mau mereka bertemu kembali. "
"Baik, mama akan diam tapi biarkan Gea memilih jalan hidupnya sendiri mau jadi apa. Lagian papa masih cukup kuat untuk mengurus rumah sakit papa itu. " mama menerimanya.
"Mama, kenapa kamu jadi kaya gini sih? " papa merasa mama lebih bawel.
"Tentu saja, karena mama seorang ibu yang tidak mau anaknya disakiti lagi. Soal Gio mama diam karena memang ditangan tuan Mark dia akan menjadi hebat dan lagi pula mereka orang tua kandung Gio. Tapi kalau Gea mama tidak akan biarkan papa lagi." Mama benar-benar menggetarkan hati papa yang kalah berdebat kali.
*
Rutinitas Gea masih sama, hal yang selalu bikin perasaan nya senang dikala berada di dapur.
Hingga tercetus ide dibenak mama,saat melihat Gea berkutat dengan peralatan memasak itu.
"Kenapa nggak kuliah jurusan tata boga saja dek? "mama mengatakan dengan hati-hati.
Gea diam, memikirkan ide mama yang cemerlang.
" Palingan papa nggak setuju. " Gea merengut.
"Jadi kalau jurusan masak adek mau kuliah? " mama masih tenang dengan senyum mengembang.
"Bisa dipikirkan, karena Gea suka dunia memasak jadi mungkin akan lebih mudah kali"
"Sip, mama akan dukung kamu pokoknya asal kamu mau kuliah apapun jurusan yang akan kamu ambil." mama senang.
__ADS_1
"Papa gimana? " Gea ragu.
"Gampanglah"