Menikahi Kembaranku

Menikahi Kembaranku
Episode 50 :Kok gue tidur disini?


__ADS_3

"Bangun Gea, udah pagi woi! " Gio membangunkan gadis yang masih tidur nyenyak berselimut itu.


Gea cuma menggeliat.


Melihat itu Gio membuka tirai jendelanya. Otomatis sinar matahari pagi mengenai Gea.


"Duh, apa ini? kenapa ada matahari masuk ih" Gea sedikit bingung gimana bisa ada matahari di kamarnya di pagi hari.


Kamar Gea jendelanya tidak bisa melihat matahari terbit karena disisi barat. Kalau kamar Gio sebaliknya, karena Gio suka berolahraga di balkon dengan matahari terbit.


Jadi sebenarnya Gea semalam ketiduran lagi di kamar Gio ketika dia menunggu sang suami pulang. Dan tadi malam tidak dibangunkan oleh Gio.


"Hah?" Gea bangun karena kaget tidur di kamar Gio. " Kok gue tidur disini? "


Gio sedang mengeringkan rambutnya, sudah rapi dengan setelan seragam sekolahnya.


"Kenapa tanya gue?"


"Lo kok nggak bangunin gue semalam? atau lo pindahin gitu ke kamar gue"


Gio sudah selesai, dia mendekati Gea dengan cara memajukan wajahnya.


"Capek gue, lagian lo beberapa hari ini nyaman tidur disini. Mendingan lo pindah aja deh kesini sekalian." Gio menjawab.


"Ihh, males. Gue nggak suka model kamar lo ini" Gea melihat sekeliling kamar. "Kamar lo emang lebih gede sih, tapi kalau gue boleh merubah modelnya gue mau tukeran kamar"


"Yeee, enak aja. Gue suruh lo pindah ke sini biar bisa tidur bareng, kaya pasangan pada umumnya. Dan jangan sampai lo merubah apapun apalagi modelnya kaya kamar lo yang kaya kelas anak tk itu. " Gio memperingatkan.

__ADS_1


"Bagus loh padahal" Gea nggak Terima " Lucu, nggak garing kaya kamar ini, semuanya hitam. Rasanya gelap banget. "


"Pada akhirnya lo juga akan pindah kesini" cibir Gio.


"Udah cepetan lo mandi sana, keenakan ya lo tidur disini sampai kesiangan lupa bikin sarapan. "


"Oh, ya ampun iya. " Gwa terperanjat, " Eh tapi gue nggak ke sekolah hari ini, nggak ada kegiatan. Males gue" Gea kembali duduk.


"Gue ada pertandingan basket, lo nggak mau lihat? "


"Ngapain gue lihat lo? " Gea malah merebahkan dirinya.


"Ya siapa tahu mau lihat perform idol sekolah main basket. " Gio kini hendak keluar, karena sudah selesai.


Gea berpikir, kalau main basket berarti dihalaman sekolah. Dan lapangan basket itu spot cuci mata bagi semua kelas karena bisa dilihat dari berbagai penjuru.


"Aaaaaaa" Gea nggak rela Gio selalu dipuja manusia berjenis kelamin sama kaya dia.


Akhirnya Gea bergegas dan langsung berlari begitu Gio sudah masuk mobil.


Gea masih menyisir rambutnya.


"Katanya nggak mau ke sekolah" Gio bingung.


"Gue baru ingat kalau yang main kelas gue juga" alasan Gea yang bisa diterima karena memang benar kelas Gio akan melawan kelas ips 5.


Gio menjalankan mobilnya.

__ADS_1


"Nanti kalau gue menang lo mau ngasih gue hadiah nggak? " tanya Gio.


"Males, kayak anak kecil aja"


"Baiklah, kalau gue menang. Kita liburan berdua gimana?" Gio yang malah menawari.


"Idih ngapain berdua sama lo, enggak mau gue. " Gea sok nggak mau padahal kalau dengar kata liburan dia seneng banget.


"Aelah Gea, hari sabtu besok masa lo mau dirumah aja"


###


Di sekolah,


Kelas ips 5 heboh perkara pertandingan basket yang awalnya pagi diganti agak siang jam 10an bertepatan istirahat.


"Padahal cuaca lagi panasnya kenapa diundur sih" gerutu salah satu murid.


"Tau"


Gea juga penasaran, karena ini masih jam 8 masih dua jam lagi pertandingannya.


"Emang kenapa Bel kok ditunda? " tanya Gea pada Bella yang selalu tahu tentang sekolah ini.


"Sekolah nggak mau nanti adik-adik kelas pada nggak konsen belajarnya kalau IPA 1 main basket, ya secara banyak visualnya. Apalagi ada Gio wahhh gue aja nggak sabar lihat dia main basket" Bella mengakhiri kalimat dengan berjingkrak.


Gea cuma menghela nafas.

__ADS_1


"Eh, ke kantin aja yuk, laper gue. Belum sarapan tadi" ajak Gea pada kedua sahabatnya itu. Males banget denger Bella kejang ngomongin Gio.


"Ayo" Dinda setuju, begitu juga Bella juga ngikut.


__ADS_2