
"sayang, " panggil Nesa.
"apa lagi? kalau minta nanas lagi mending gk usah manggil, " jawab Xavier datar.
Nesa yang mendengar itu cemberut, bukan kali ini ia bukan menginginkan nanas melainkan strawberry asal Korea yang ukurannya besar-besar, saat menonton televisi tadi sempat ada iklan strawberry membuatnya jadi ingin makan buah itu juga.
Nesa bangun dari duduknya dan menghampiri Xavier yang tengah duduk di meja rias Nesa. lalu Nesa memeluk Xavier dari belakang namun tidak di hiraukan oleh Xavier karena laki-laki itu tengah fokus dengan handphonenya.
"ihh, dengerin aku dulu!! aku bukan mau nanas mass, " ujar Nesa manja.
Xavier mendengar panggilan manja dari Nesa langsung mengangkat wajahnya dan menatap Nesa dari kaca, terlihat Nesa yang memanyunkan bibirnya dan matanya pun mulai berkaca-kaca membuat Xavier menghela napas dan mengelus pelan kepala Nesa agar wanita itu tidak menangis.
"ya sudah apa? kamu mau apa? " tanya Xavier pada akhirnya.
"beneran? " tanya Nesa memastikan.
Xavier mengangguk menjawab pertanyaan Nesa. Nesa yang melihat itu pun sangat senang dan memeluk laki-laki itu dengan erat dan sesekali mengecup pipi Xavier membuat Xavier terkekeh menggeleng melihat tingkah Nesa yang seperti anak kecil.
"jadi apa? kamu mau apa hmm? " tanya Xavier lagi.
"aku mau strawberry Korea, kamu tahu kan? yang ukurannya besar tapi tetap manis, " ujar Nesa memberi tahu.
"ouh, ya sudah pesan online saja sana aku yang bayar, " jawab Xavier.
__ADS_1
"oke, maacih sayangku, " ucap Nesa membuat Xavier bergidik mendengar nada bicara Nesa menjadi alay.
Nesa langsung kembali ke tempat duduknya dan memesan strawberry Korea lewat aplikasi hijau dan menunggu pesanannya datang, sedangkan Xavier sempat memperhatikan Nesa sebentar namun kembali fokus dengan handphonenya karena ada laporan jika uang sudah di kembalikan.
mungkin besok pagi mereka akan melakukan rapat mengenai sistem keamanan yang baru. selama di dalam kamar kedua sejoli itu hanya diam-diaman Xavier yang fokus dengan handphonenya sedangkan Nesa yang asik majan strawberry Korea yang baru saja datang.
"mas, kamu tidak mau? " tanya Nesa sambil mengangkat satu buah strawberry.
Xavier menoleh dan menggeleng, lalu laki-laki itu bangkit dari duduknya dan menaruh handphone untuk di charger setelah itu menghampiri Nesa yang asik makan strawberry sambil menonton televisi.
"tidak kamu makan sendiri saja dan juga sebenarnya kamu mau memanggilku dengan sebutan apa sih? hmm, " jawab Xavier dan bertanya.
"hehe, tidak tahu apapun itu asal kamu hehe, " jawab Nesa sambil cengengesan.
...****************...
"bagaimana? apa sudah terlihat janinnya? " tanya ayah kepada bunda karena ayah pulang lebih cepat hanya ingin tahu keadaan janin yang ada di dalam kandungan Nesa.
"Alhamdulilah sehat mas, aku tidak menyangka Nesa akan hamil secepat ini dan kita juga akan segera di berikan cucu, " jawab bunda dengan senang .
"oh iya bunda, bilang ke mereka jangan punya anak hanya satu buat dia atau tiga, "
"tenang dana, nanti setelah Nesa melahirkan aku akan membicarakan hal ini, "
__ADS_1
"baiklah, padahal aku juga berharap jika mereka akan tetap tinggal di sini, tapi mengingat Xavier anak yang keras kepala sepertinya itu tidak akan terjadi, "
"sabar saja, setelah nanti mereka pindah aku akan menyuruh mereka rajin main ke sini bersama anak-anak mereka, "
"baiklah, sudah yuk kita ke kamar hari sudah sore aku ingin mandi, "
"baiklah yuk, "
lalu kedua paru baya itu kembali ke kamar mereka, setelah kepergian kedua paru baya itu Nesa datang ke dapur untuk mengambil air minum di temani Xavier, Xavier takut jika Nesa akan kenapa-kenapa padahal hanya ke dapur saja.
"aku hanya ke dapur loh, kenapa kamu ikut juga? " tanya Nesa sambil menunggu air ke dalam gelas.
"ya aku hanya jaga-jaga sayang, oh ya mau berjalan-jalan keliling komplek tidak? " jawab Xavier dan mengajak Nesa.
"emm, boleh tuh tapi nanti ya aku mau buat salat buah dulu, "
"ya sudah, buat yang banyakan aku juga mau, "
"baiklah pak bos, "
*******************
halo guyss author bawa rekomendasi nih, jangan lupa mampir ya.
__ADS_1